Obat Acyclovir salep adalah obat berbentuk krim atau salep yang biasa diresepkan untuk mengobati infeksi virus, misalnya Herpes Simpleks dan Varisela Zoster yang biasa terjadi di sekitar bibir atau wajah. Herpes Simpleks bisa memicu serangan penyakit luka melepuh di daerah bibir (cold sore) dan penyakit herpes genital. Varisela Zoster merupakan virus yang mengakibatkan penyakit cacar api dan herpes zoster. Pada artikel kali ini akan dibahas secara lebih rinci mengenai pertanyaan yang sring diajukan, Acyclovir salep obat apa? beserta hal terkait lainnya mengenai obat ini.

Baca: Penyebab dan Jenis-jenis Herpes

Mengenal Acyclovir

Acyclovir merupakan zat antivirus yang sangat aktif secara in vitro melawan virus Herpes Simpleks (HSV) baik tipe I maupun tipe II, serta virus Varisela Zoster. Setelah masuk ke dalam sel yang terinfeksi, Acyclovir akan terfosforilasi membentuk senyawa aktif Acyclovir trifosfate, proses ini tergantung pada enzim viral-coded thymidine kinase. Acyclovir trifosfate yang terbentuk kemudian berperan sebagai inhibitor dan sebagai substrat palsu bagi herpes-specified DNA polymerase yang akan mencegah sintesis DNA virus tanpa mempengaruhi proses sintesis DNA sel normal.

herpes acyclovir salep

Sebagai analog nukleosida purin Acyclovir akan bekerja menghambat perkembangbiakan dan pertumbuhan virus sehingga tubuh bisa lebih efektif melawan infeksi. Namun Acyclovir tidak bisa menyembuhkan penyakit, tidak bisa mencegah penyebaran penyakit pada orang lain, dan tidak bisa mencegah penyakit agar tidak kambuh. Acyclovir salep juga dapat digunakan untuk membantu meredakan rasa sakit dan gejala yang muncul, serta membantu mempercepat penyembuhan luka.

Indikasi atau Kegunaan

Acyclovir salep kulit 5 % dapat digunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh herpes simpleks pada kulit dan membran mukosa termasuk herpes genital awal maupun kambuhan, pengobatan infeksi herpes zoster, dan pencegahan infeksi herpes simpleks pada pasien immuno-compromised. Sementara Acyclovir salep 3 %  dapat digunakan untuk pengobatan keratitis akibat herpes simpleks.

Kontraindikasi

Acyclovir salep tidak dapat digunakan oleh penderita yang diketahui :

  • memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap bahan obat ini
  • memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Valacyclovir

Dosis Acyclovir Salep

Acyclovir salep di apotik tersedia dalam bentuk Acyclovir salep kulit 5 % dan Acyclovir salep 3 %. Acyclovir salep kulit 5 % dapat dioleskan pada kulit yang teinfeksi dengan dosis anak dan dewasa sekitar 1 cm salep sebanyak  5 – 7 kali sehari selama 5-10 hari. Sedangkan Acyclovir salep kulit 3 % dapat dioleskan pada kulit sekitar mata dengan dosis anak dan dewasa  sekitar 1 cm salep sebanyak 5 kali sehari selama 7 hari dan dilanjutkan hingga 3 hari setelah sembuh sempurna.

Pastikan untuk selalu membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran yang disampaikan dokter dalam menggunakan acyclovir salep. Jika infeksi tidak membaik setelah menyelesaikan dosis yang diresepkan, segera temui dokter.

Sebelum mengoleskan salep, cucilah tangan dengan sabun dan air, kemudian bersihkan dan keringkan daerah yang akan diolesi. Jika memungkinkan, gunakan sarung tangan karet sekali pakai untuk mengoleskan obat pada luka untuk mencegah penyebaran infeksi. Oleskan obat secara perlahan-lahan hingga menutupi daerah yang terinfeksi. Setelah mengoleskan salep cuci tangan kembali dengan sabun dan air. Agar efek obat ini tidak hilang, jangan mandi atau berenang setelah menggunakannya.

Efek Samping

Setiap obat dapat menimbulkan efek samping, namun reaksi orang terhadap masing-masing obat dapat berbeda-beda. Pada kebanyakan orang pemakaian Acyclovir salep tidak menimbulkan efek samping atau hanya menimbulkan efek samping ringan pada lokasi pemakaian seperti :

  • Kulit membengkak
  • Kulit terasa nyeri
  • Kulit terasa seperti terbakar
  • Kulit terasa gatal-gatal
  • Kulit kering atau mengelupas

Informasi Keamanan

  • Ini bukanlah obat penyembuh infeksi herpes simpleks. Oleh karena itu hindari berhubungan seksual ketika gejala atau lesi muncul untuk mencegah penularan pada pasangan anda
  • Acyclovir salep hanya boleh digunakan untuk penggunaan luar yaitu pada kulit. Oleh karena itu hindari penggunaan salep pada mata, hidung, atau mulut. Bila terkena segera cuci dengan air
  • Bahan-bahan yang terkandung dalam obat ini dapat menimbulkan bahaya jika ditelan. Bila terjadi segera temui dokter
  • Salep antivirus ini tidak boleh digunakan untuk mencegah infeksi yang belum terjadi
  • Jangan lupa untuk selalu membersihkan tangan dengan rutin sebelum dan setelah mengoleskan Acyclovir salep ke bagian tubuh yang terinfeksi agar tidak menularkan virus ke bagian tubuh lain atau ke orang lain.
  • Sebaiknya jangan digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.
  • Penggunaan Acyclovir salep untuk anak-anak harus sesuai dengan petunjuk yang diberikan dokter.
  • Apabila gejala yang ditimbulkan penyakit tidak membaik dalam satu minggu, segera temui dokter.
  • Apabila terjadi terjadi reaksi alergi atau efek samping berat lainnya, segera temui dokter.