Amlodipine adalah obat antihipertensi (obat darah tinggi) golongan penghambat kanal kalsium. Obat ini merupakan obat antihipertensi yang paling sering diresepkan oleh dokter di Indonesia setelah captopril. Artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai amlodipin obat apa berserta fungsinya secara rinci.

Mengenal Obat Amlodipine

Obat Amlodipine merupakan penghambat kanal kalsium yang termasuk golongan dihidropiridin. Obat ini bekerja dengan menghambat masuknya ion kalsium melalui membran sel ke dalam sel otot polos vaskular dan sel otot jantung yang akan mempengaruhi kontraksi otot polos vaskular dan kontraksi otot jantung. obat ini menghambat masuknya ion kalsium secara selektif lebih ke otot polos vaskular dibandingkan dengan otot jantung.

obat amlodipine

Efek antihipertensi obat amlodipine terjadi secara langsung melalui vasodilatasi arteri perifer yang akan menyebabkan pterjadinya enurunan resistensi vaskular dan penurunan tekanan darah. Obat ini mula kerjanya perlahan namun memberikan efek antihipertensi yang dapat bertahan hingga 24 jam sehingga cukup diberikan satu kali sehari.

Efek antiangina obat amlodipine terjadi melalui dilatasi pada arteriol perifer yang akan menurunkan resistensi perifer secara total, sehingga beban jantung ikut berkurang. Obat ini tidak begitu mempengaruhi frekuensi denyut jantung, namun pengurangan pada beban jantung akan menyebabkan terjadinya penurunan kebutuhan oksigen miokardial dan peurunan kebutuhan energi. Obat ini juga dapat menyebabkan dilatasi pada arteri dan arteriol koroner baik pada keadaan oksigenisasi yang normal maupun pada keadaan iskemia, sehingga dapat digunakan pada keadaan serangan jantung.

Indikasi

Obat ini dapat digunakan pada beberapa keadaan berikut :

  • pengobatan hipertensi dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau kombinasi dengan obat antihipertensi lain seperti diuretik tiazid, beta blocker, atau ACE inhibitor.
  • pengobatan iskemia miokardia termasuk pengobatan angina pektoris dan atau vasokonstriksi pembuluh darah koroner.
  • pengobatan penyakit arteri koroner.

Mengenal Penyakit Jantung Koroner

Kontraindikasi

Obat amlodipine tidak dapat digunakan pada beberapa keadaan berikut :

  • penderita yang memiliki riwayat hipersensitif atau riwayat alergi terhadap amlodipine atau calcium channel blockers lain.
  • penderita yang mengalami syok kardiogenik, stenosis aorta, atau angina pektoris yang tidak stabil.
  • penderita yang tekanan darah rendah yaitu kurag dari 90/60 mmHg).
  • penderita yang sedang hamil dan menyusui.

Dosis Amlodipine

Amlodipine di apotik tersedia dalam bentuk tablet, kaplet, atau kapsul komposisi amlodipine 5 mg dan amlodipine 10 mg. Adapun dosis amlodipine yang dianjurkan yaitu :

  • dosis awal pengobatan dengan amlodipine adalah 2.5 mg satu kali sehari, kemudian dapat ditingkatkan menjadi 5 mg satu kali sehari
  • dosis maksimum adalah 10 mg satu kali sehari.

Efek Samping Amlodipine

Efek samping amlodipine yang pernah dilaporkan terjadi yaitu :

  • Efek samping yang sering dapat berupa sakit kepala, pusing, mengantuk, kelelahan, mual, nyeri perut, kulit merah, berdebar.
  • Efek samping yang jarang dapat berupa kelainan darah, depresi, insomnia, takikardia, dan impotensi.
  • Efek samping yang sangat jarang yaitu penyakit kuning yang dapat berakibat fatal.

Informasi Keamanan

  • Obat ini harus digunakan secara hati-hati pada penderita dengan gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, gagal jantung kongestif dan pasien lanjut usia.
  • Obat ini harus digunakan sesuai resep dokter karena penyakit angina dan infark miokardial dapat memburuk dengan cepat apabila penggunaan dosis tidak tepat
  • Obat ini harus dihentikan secara bertahap karena penghentian obat secara mendadak dapat meningkatkan frekuensi dan durasi nyeri dada
  • Obat ini dapat menimbulkan rasa pusing dan mengantuk oleh karena itu Jangan menyalakan mesin atau mengendarai kendaraan
  • obat anti jamur azol dan conivaptan dapat meningkatkan konsentrasi amlodipine dalam plasma.
  • Obat protease inhibitor seperti ritonavir dapat meningkatkan efek farmakologi amlodipine.