Seperti telah dijelaskan sebeumnya, bahwa ada banyak faktor yang bisa menyebabkan diare, seperti infeksi, intoleransi makanan, obat-obatan, penyakit tertentu dan sebagainya. Berikut penjelasannya.

Infeksi

Beberapa mikroorganisme patogen dapat menjadi penyebab diare diantaranya infeksi virus, bakteri, atau parasit yang masuk ke tubuh melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Disamping itu dapat pula melalui kontak dengan penderita.

Penyebab diare karena infeksi bakteri yang paling sering adalah bakteri Salmonella, Shigella, Escherichia coli, dan Campylobacter jejuni. Bakteri E. coli dapat menyebabkan diare dengan cara menyerang dinding usus atau dengan memproduksi racun yang menghambat kemampuan usus untuk menyerap air dan elektrolit. Bahkan beberapa racun yang dihasilkan oleh bakteri malah dapat membuat usus mengeluarkan air dan elektrolit bukannya menyerap. Diare karena E. coli ini telah sering dilaporkan dapat menyebabkan wabah diare dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Adapun penyebab diare karena virus, paling sering disebabkan oleh rotavirus atau virus Norwalk. Virus ini menyerang manusia dengan cara merusak selaput lendir yang melapisi usus, dan mengganggu penyerapan cairan. Rotavirus merupakan penyebab diare paling sering pada anak-anak. Bahkan, sebagian besar anak-anak telah mengalami infeksi rotavirus pada saat mereka berusia empat atau lima tahun, meskipun mereka mungkin tidak selalu menunjukkan gejala. Sedangkan pada dewasa penyebab diare lebih sering oleh virus Norwalk. Virus ini dapat ditemukan dalam air minum, atau dalam makanan seperti kerang yang terkontaminasi. Virus lain yang dapat menyebabkan diare termasuk cytomegalovirus, virus herpes simplex, dan virus hepatitis.

Selain bakteri dan virus, parasit yang masuk ke dalam tubuh juga dapat menyerang sistem pencernaan sehingga menyebabkan diare. Parasit yang dimaksud antara lain Giardia lamblia, Entamoeba histolytica, dan Cryptosporidium. Giardia menyebar melalui pasokan air yang terkontaminasi, dan dapat menyabar ke anak-anak di pusat penitipan anak.

penyebab diare

Intoleransi Makanan

Ketidakmampuan untuk mencerna zat makanan tertentu, seperti laktosa (jenis gula yang ditemukan pada produk susu), gandum, atau biji-bijian lainnya, juga dapat menyebabkan diare; diare kronis dapat disebabkan oleh alergi makanan atau makanan tambahan, seperti sorbitol dan fruktosa.

Obat Penyebab Diare

Diare dapat disebabkan oleh reaksi terhadap obat-obatan. Banyak obat dapat menyebabkan diare, yang paing sering adalah antibiotik, beberapa obat tekanan darah, obat kemoterapi, dan antasida yang mengandung magnesium. Obat lain yang dapat menyebabkan diare termasuk digitalis (digunakan untuk mengobati penyakit jantung), diuretik (digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan pemebengkakan), obat penurun kolesterol, lithium (yang digunakan untuk mengobati gangguan bipolar), teofilin (obat sesak napas karena asma), hormon tiroid, dan colchicine (digunakan untuk mengobati asam urat). Diare kronis kemungkinan besar disebabkan oleh antibiotik, obat untuk tekanan darah tinggi, dan obat kanker.

Penyakit Penyebab Diare

Berbagai penyakit juga dapat menyebabkan diare. Penyakit usus seperti penyakit radang usus (termasuk ulcerative colitis atau penyakit Crohn) atau penyakit celiac (ketidakmampuan untuk mencerna gandum dan biji-bijian). Penyakit yang mempengaruhi kelenjar tubuh (sistem endokrin) juga bisa menjadi penyebab diare. Beberapa contoh adalah penyakit tiroid, diabetes, penyakit adrenal, dan sindrom Zollinger-Ellison, tumor pankreas yang menyebabkan tukak di saluran pencernaan bagian atas. Penyakit yang mengganggu fungsi usus, seperti sindrom iritasi usus, juga dapat menyebabkan diare. Diare akut dan kronis mungkin efek samping dari infeksi HIV atau AIDS. Orang-orang yang baru saja menerima transplantasi organ mungkin berisiko lebih tinggi terkena diare.

Diare Akibat Operasi

Beberapa prosedur bedah dapat menyebabkan diare karena mempengaruhi pergerakan makanan melalui sistem pencernaan. Jika bagian dari usus dibuang, maka pasien dapat mengembangkan sindrom usus pendek. Dalam sindrom ini, usus pendek tidak mampu menyerap semua makanan yang dimakan akibatnya timbullah diare. Operasi Kandung empedu dan lambung juga dapat menyebabkan diare.

Penyebab Diare Lainnya

Hal-hal lain yang dapat menjadi penyebab diare termasuk racun seperti insektisida, jamur psychedelic, arsenik, dan terlalu sering minum alkohol atau kafein.

Penyebab diare akut dan kronis tidak selalu dapat diidentifikasi. Jika diare hilang dalam beberapa hari, biasanya tidak perlu bagi kita untuk mencari tahu penyebabnya. Diare akut dapat berkembang menjadi diare kronis jika diperlakukan tidak benar.

Oleh karena itu, jika diare datang danĀ  tak kunjung sembuh atau Anda mengalami dehidrasi maka segeralah mencari pertolongan medis.