Disflatyl adalah merek obat berbentuk tablet yang mengandung bahan aktif  Dimetilpolisiloksan (DMPS). Obat ini digunakan untuk mengatasi keluhan ketidaknyamanan pada perut akibat gas yang berlebihan pada saluran cerna, seperti kembung, sering bersendawa, perut terasa penuh, begah, dan mudah kenyang.

Mengenal Obat Disflatyl

Di apotek obat ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah dengan rasa peppermint yang segar, dalam setiap tablet mengandung dimetilpolisiloksan aktif 40 mg. Disflatyl termasuk dalam golongan obat bebas sehingga bisa Anda dapatkan tanpa memerlukan resep dokter.

disflatyl

Dimetilpolisiloksan (DMPS) atau simethicone (baca: simetikon) merupakan anti foaming agen yang dapat mencegah terbentuknya gelembung-gelembung yang dicetuskan oleh asam lambung dalam lambung dan usus 12 jari. Inilah yang membuat dimetilpolisiloksan digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan ketidaknyamanan akibat gas pada saluran cerna.

Dalam obat Disflatyl, Dimetilpolisiloksan (DMPS) tidak dikombinasikan dengan antasida seperti pada Polysilane. Hal ini bertujuan agar kerja anti foamingnya (anti gelembung) bekerja lebih efektif. Alasan lainnya, karena penambahan antasida berpotensi menimbulkan efek samping berupa konstipasi ataupun diare dan rentan terhadap interaksi dengan obat lainnya.

Indikasi

Disflatyl obat apa? Berdasarkan mekanisme kerja obat yang telah diutarakan sebelumnya, maka obat Disflatyl dapat digunakan pada kasus-kasus di bawah ini:

  • Penumpukan gas pada saluran cerna akibat proses pencernaan makanan yang tidak sempurna, misalnya intoleransi makanan.
  • Rasa penuh dan sumpek pada lambung yang terasa pada perut bagian atas.
  • Perut kembung pada pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Meteorismus atau penumpukan gas pada lambung dan usus setelah menjalani operasi akibat pengaruh zat anastesi (bius) atau pada pasien rawat inap.
  • Premedikasi sebelum pemeriksaan rongsen (X-ray) dan pemeriksaan teropong lambung (gastroscopy).

Baca juga: Penyebab Perut Kembung dan Cara Mengatasinya

Kontraindikasi

Meskipun tergolong aman, namun tidak semua orang boleh menggunakan obat ini. Obat Disflatyl tidak boleh digunakan pada kondisi-kondisi sebagai berikut:

  • Aritmia atau detak jantung tidak normal, tidak teratur, bisa lebih cepat atau lebih lambatdari normal.
  • Hipokalsemia atau tingginya kadar kalsium dalam darah.
  • Hipomagnesia atau rendahnya kadar magnesium dalam darah.
  • CHF atau Congestive Heart Failure ( gagal jantung kongestif).
  • Penyakit Jantung Iskemik, terjadi akibat gangguan aliran darah ke otot-otot jantung, seperti pada penyakit jantung koroner.

Dosis Disflatyl dan Cara Penggunaan

Berikut ini merupakan dosis obat Disflatyl yang direkomendasikan berdasarkan usia dan tujuan penggunaan. Perlu difahami bahwa, dosis bisa berubah tergantung banyak faktor, oleh sebab itu ikuti petunjuk dokter Anda.

  • Untuk mengatasi gangguan lambung fungsional, kembung pasca operasi dan perut kembung: Dosis dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 40-125 mg per hari atau setara dengan Disflatyl 1-3 tablet, diberikan secara oral setelah makan dan sebelum tidur.
  • Untuk premedikasi Gostroskopi atau Endoskopi: Dosis dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 67 mg atau setara dengan Disflatyl 1-2 tablet, diberikan sebelum dilakukan pemeriksaan.

Ingat! Obat Disflatyl merupakan tablet kunyah, maka dari itu harus dikunyah terlebih dahulu sampai halus sebelum ditelan.

Efek Samping Disflatyl

Pada kasus yang jarang terjadi efek samping yang berhubungan dengan tablet Disflatyl telah dilaporkan. Ketika efek samping ini terjadi, maka carilah bantuan medis segera.

Reaksi alergi bisa terjadi pada orang-orang yang rentan; berupa iritasi kulit, gatal-gatal ruam kulit, kemerahan, kesulitan bernafas, pembengkakan, dan nyeri dada, dan pembengkakan pada wajah, lidah bibir atau tenggorokan.

Efek samping yang umum termasuk sakit kepala, mual, muntah, sembelit, diare dan kram perut. Konsultasikan dengan dokter jika salah satu efek samping dari tablet Disflatyl terus berlangsung dan menyusahkan.

Informasi Keamanan

  • Hindari penggunaan obat ini jika Anda alergi terhadap simetikon atau dimetilpolisiloksan.
  • Gunakan obat ini setelah makan, pada waktu tidur atau ikuti petunjuk yang diresepkan oleh dokter. Penting sekali untuk menjaga pola makan yang diresepkan oleh dokter bersama dengan penggunaan obat untuk hasil yang efektif. Konsultasikan dengan dokter mengenai daftar makanan apa saja yang harus Anda menghindari untuk mengendalikan penyakit.
  • Simetikon yang terkandung dalam Disflatyl dapat berinteraksi dengan obat lain dan menyebabkan efek samping yang parah, olah sebab itu beritahu dokter jika Anda menggunakan obat lain, suplemen vitamin atau obat herbal untuk penyakit tertentu.
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Disflatyl tablet  untuk ibu hamil atau menyusui.
  • Hindari overdosis; gunakan dosis sesuai instruksi dokter. Jika overdosis terjadi, segera hentikan obat dan mencari pertolongan medis segera.
  • Simpanlah Disflatyl tablet pada suhu kamar dan jauh dari sinar matahari langsung. Amankan dari jangkauan anak-anak.
  • Obat ini dapat menyebabkan mengantuk, hindari menggunakannya saat mengemudi atau mengoperasikan mesin berat.