FG Troches Meiji adalah obat tablet hisap yang mengandung dua antibiotik; Fradiomycin dan Gramicidin. Obat ini digunakan untuk membunuh bakteri penyebab sariawan, radang tenggorokan, amandel, dan berbagai jenis infeksi bakteri pada gusi dan mulut.

Meskipun bentuknya tablet hisap seperti permen, namun obat ini tidak boleh digunakan sembarangan. Penggunaan antibiotik harus hati-hati sesuai indikasi, oleh sebab itu FG Troches Meiji hanya bisa diperoleh dengan resep dokter. Tidak seperti Degirol yang dijual bebas.

Mengenal Obat FG Troches Meiji

Obat yang diproduksi oleh PT. Meiji Indonesia ini tersedia dalam bentuk tablet hisap. Bentuknya seperti donat yaitu lingkaran dengan lubang ditengahnya. Dalam setiap tablet FG Troches mengandung bahan aktif sebagai berikut:

  • Fradiomisin Sulfat 2,5 mg
  • Gramisidin-S HCl 1 mg

FG troches meiji

Fradiomycin dan Gramicidin adalah dua jenis antibiotik yang mempunyai efek membunuh bakteri (bakterisidal) dengan Spektrum luas. Fradiomisin efektif membunuh bakteri Gram negatif, sedangkan Gramisidin efektif membunuh bakteri Gram positif. Kedua jenis antibiotik ini terbukti efektif dalam melawan jenis-jenis bakteri seperti Staphylococci dan Streptococci yang sering menyerang rongga mulut dan tenggorokan.

Dengan sediaan tablet hisap, maka diharapkan antibiotik yang terkandung dalam FG Troches Meiji bisa berkontak dengan bakteri secara langsung sehingga efektifitasnya bisa lebih optimal.

Indikasi

FG Troches obat apa? Seperti telah dijelaskan sebelumnya, maka obat ini digunakan untuk membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi pada rongga mulut dan tenggorokan seperti:

  • Gingivitis atau radang gusi
  • Stomatitis atau radang rongga mulut termasuk sariawan
  • Faringitis atau radang tenggorokan
  • Tonsilitis atau radang amandel
  • Angina Vincent (radang selaput lendir mulut dengan tukak-tukak berselaput)
  • Difteria faringeal (Difteri)
  • Periodontitis geraham bungsu.
  • Bronkhitis (radang bronkhus/cabang-cabang tenggorok).

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, FG Troches tidak boleh diberikan kepada:

  • Orang yang memiliki alergi (hipersensitif) terhadap komponen yang terkandung dalam FG Troches
  • Orang yang memiliki alergi terhadap obat antibiotik golongan aminoglikosida seperti streptomisin, gentamisin, kanamisin, fradiomisin, atau bacitracin.
  • Harus digunakan dengan hati – hati pada Lansia karena berisiko mengalami avitaminosis atau kondisi akibat kekurangan vitamin.

Dosis FG Troches dan Cara Pemakaian

Dosis yang tepat sesuai dengan petunjuk dokter. Adapun dosis lazin yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

  • Dewasa : 1 – 2 tablet hisap sebanyak 4 – 5 kali sehari.
  • Anak-anak : 1 tablet hisap sebanyak 4 – 5 kali sehari.

Penggunaannya cukup mudah, yaitu dihisap di dalam mulut hingga habis seperti halnya makan permen.

Efek Samping FG Troches Meiji

Obat ini umumnya aman dan jarang menimbulkan efek samping yang serius. Meskipun demikian, potensi efek samping bisa saja terjadi. Beberapa efek samping antara lain:

  • Kehitaman pada lidah, mukosa mulut berwarna kemerahan, dan glossitis,
  • Defisiensi vitamin K yang ditandai dengan resiko pendarahan (jarang)
  • Defisiensi vitamin B seperti glositis, stomatitis (sariawan), tidak nafsu makan, dan nyeri-nyeri pada saraf.

Umumnya gejala efek samping di atas terjadi pada Lansia dan orang-orang dengan gizi kurang.

Informasi Keamanan

Sebelum dan selama menggunakan obat FG Troches Meiji harap perhatikan aspek-aspek keamanan berikut ini:

  • Layaknya penggunaan antibiotik lain, maka sebelum memutuskan untuk menggunakan obat ini, sebaiknya dilakukann uji sensitivitas dan resistensi bakteri. Kemudian hanya gunakan apabila bakteri penyebab infeksi sensitif terhadap FG Troches. Tujuannya agar penggunaan obat ini tepat sasaran.
  • Tidak boleh digunakan jangka panjang, gunakanlah tidak lebih dari 1 minggu.
  • Apabila terjadi reaksi alergi seperti gatal, kemerahan, pembengkakan, dan kesulitan bernafas, maka segera hentikan penggunaan dan temui dokter.
  • Seperti telah disinggung sebelumnya, harap berhati-hati menggunakan FG Troches Meiji pada Lansia, karena risiko terjadinya avitaminosis.