10 Manfaat Jahe yang Diakui Dunia Medis

Jahe merupakan salah satu rempah-rempah yang sudah tak asing lagi keberadaannya di tanah air. Pada ulasan kali ini, kita akan menyimak bersama apa saja manfaat jahe dipandang dari sudut pandang medis.

Rempah yang memiliki nama latin Zingiber officinale ini sebenarnya masih 1 keluarga dengan kunyit dan kapulaga. Oleh karena itu tak heran jika jahe juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Di India dan China sendiri, jahe kerap diberdayakan sebagai minuman tonik untuk mengobati berbagai penyakit ringan sejak 4700 tahun silam.

manfaat jahe

Lantas kandungan nutrisi apa yang membuat jahe begitu bermanfaat? Dari sekitar 115 jenis zat berbeda yang terkandung dalam akar jahe, gingerol merupakan agen antioksidan dan anti-radang yang paling berpotensi.

Manfaat Jahe bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Jahe sendiri adalah sebagai berikut:

  1. Melawan penyakit jantung dan stroke
  2. Meredakan masalah pencernaan serta mual
  3. Membantu penyerapan nutrisi
  4. Mendongkrak fungsi pernafasan dan imunitas tubuh
  5. Mencegah infeksi akibat bakteri
  6. Menjauhkan infeksi karena jamur
  7. Menyembuhkan bisul pada lambung
  8. Mengurangi rasa sakit
  9. Mencegah kanker
  10. Mencegah komplikasi pada penderita diabetes

Untuk penjelasan lebih lanjut, mari kita simak ulasannya berikut.

  1. Melawan penyakit jantung dan stroke

Jahe dapat menjauhkan penyakit jantung dan stroke, khususnya bila dikonsumsi dengan makanan super lainnya seperti bawang putih & merah. Ketiganya memiliki kemampuan untuk mencegah penyumbatan darah sehingga bila dikonsumsi bersamaan, pastinya penyakit jantung atau stroke takkan berani mendekat.

  1. Meredakan masalah pencernaan serta mual

Entah gangguan sakit perut biasa, mual, hingga morning sickness yang dialami oleh ibu hamil, semua itu dapat diatasi oleh jahe. Baru-baru ini para ilmuwan dari Taiwan bahkan mendapati 3 kapsul (total 1.2 gram) jahe bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh penderita gangguan pencernaan jenis dispepsia atau maag.

Sama seperti gangguan lain seperti kembung atau konstipasi, jahe akan merilekskan otot saluran cerna sekaligus membantu proses pencernaan makanan. Untuk mendapatkan manfaat jahe guna meredakan gangguan pencernaan, Anda dapat mengonsumsi jahe secara langsung, membuat jus jahe, atau menghirup aromanya melalui minyak esensial.

  1. Membantu penyerapan nutrisi

Normalnya makanan yang masuk dari mulut ke saluran cerna akan dicerna dan diserap, kemudian sisanya akan dibuang melalui anus. Namun bila ada makanan yang terjebak dan tidak sampai ke usus besar, maka itu akan meragi, membusuk, bahkan menimbulkan gangguan yang dapat mengancam nyawa seseorang.

Akan tetapi kalau proses cerna tidak berlangsung sempurna maka itu juga bisa mengganggu percampuran dari nutrisi makanan yang disantap. Kedua hal ini akan mengganggu jalannya penyerapan nutrisi makanan, menyebabkan tubuh kurang gizi.

  1. Mendongkrak fungsi pernafasan dan imunitas tubuh

Jahe dapat menghangatkan tubuh sehingga mampu mengikis timbunan toksin yang bersarang dalam organ-organ tubuh. Tak hanya itu, rempah super ini juga bisa membersihkan limpa sehingga tak ada lagi toksin yang tertinggal dalam tubuh. Dengan demikian tubuh bebas infeksi, terutama di saluran pernafasan. Bagi Anda yang mengalami gangguan pernafasan belakangan ini atau kerap sakit-sakitan, hiruplah campuran antara minyak jahe dan eucalyptus.

  1. Mencegah infeksi akibat bakteri

Pihak Journal of Microbiology and Antimicrobials membagikan hasil studi pada tahun 2011 yang menunjukkan betapa efektifnya jahe dalam mendongkrak sistem kekebalan tubuh. Ketimbang memakai antiobiotik, jahe bisa membunuh bakteri berbahaya yang biasanya menimbulkan komplikasi di rumah sakit yaitu Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes.

Oleh sebab itu, kapanpun Anda berkunjung ke rumah sakit, bawalah minyak esensial jahe dan bubuhkan beberapa tetes pada air minum agar Anda tidak mudah terkena infeksi.

  1. Menjauhkan infeksi karena jamur

Bukan hanya bakteri berbahaya saja yang tidak tahan menghadapi jahe, namun jamur juga. Untuk mendapatkan manfaat ini, campurkan beberapa tetes minyak esensial jahe murni dengan tea tree dan 1 sdt minyak kelapa, lalu aplikasikan 3 kali sehari.

  1. Menyembuhkan tukak lambung dan GERD

Sejak 1980, para ahli sudah membuktikan bahwa jahe dapat menyembuhkan tukak atau luka pada lambung. Menurut hasil studi yang dipublikasikan jurnal Molecular Nutrition and Food Research, jahe bahkan 6-8 kali lebih kuat timbang Prevacid, jenis obat yang biasa dipakai untuk mengobati asam lambung.

  1. Mengurangi rasa sakit

Sama halnya dengan capsaicin yang terdapat dalam cabe, jahe juga dapat mengurangi rasa sakit karena gingerol berperan sebagai reseptor yang terletak di ujung saraf. Rasa pedas atau panas saat makan cabe mungkin akan dirasakan ketika mengonsumsi jahe, namun ini akan cepat hilang. Dan sebagai gantinya, rasa sakit yang Anda rasakan akibat peradangan akan segera hilang.

  1. Mencegah kanker

Pihak peneliti dari Universitas Minnesota menemukan bahwa mengonsumsi jahe dapat menghambat pertumbuhan sel kanker rahim. Basil Roufogalis selaku pimpinan eksekutif Herbal Medicine Research and Education Centre menyarankan konsumsi teh jahe beberapa kali sehari untuk menghilangkan rasa sakit. Untuk manfaat jahe lebih maksimal, setiap hari Anda bisa mengonsumsi bubuk akar jahe 1000 mg, atau 2 tetes minyak esensial jahe 2 kali sehari.

  1. Mencegah komplikasi pada penderita diabetes

Gingerol dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Berbekal dari pengetahuan tersebut, sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry mendapati bahwa jahe juga bisa menekan akumulasi sorbitol dalam sel darah manusia. Intinya, rempah berwarna coklat ini tak hanya mencegah dan menjungkirbalikkan diabetes, namun juga melindungi penderitanya dari komplikasi.

Baca juga: Manfaat jahe sebagai obat herbal diabetes

Cara Menggunakan Jahe agar Bermanfaat

Kita sudah menyimak deretan manfaat jahe di atas, lalu bagaimanakah cara menggunakannya?

  • Teh jahe. Saat mual mendera, perut mengalami gangguan, atau sekedar ingin rileks, konsumsilah secangkir teh jahe 2-3 kali sehari. Anda bisa menambahkan madu alami dan lemon sebagai pemanis yang sehat.
  • Jahe mentah. Anda bisa mencampurkan potongan jahe mentah ke dalam smoothie setiap pagi atau menggunakannya sebagai bagian dari jus sayuran.
  • Minyak esensial jahe. Bentuk jahe yang paling potensial adalah minyak esensial jahe dikarenakan tingginya kandungan gingerol di dalamnya. Untuk pengobatan, ada baiknya Anda membekali diri dengan minyak ajaib ini. Selain digosokkan di area yang sakit, Anda juga bisa meneteskannya ke dalam segelas air untuk dikonsumsi.
  • Bubuk jahe. Menyertakan bubuk jahe dalam masakan sangatlah disarankan bila Anda ingin memetik beragam manfaat jahe yang menyehatkan.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer