Aneka Manfaat Wortel dan Jus Wortel yang Mengejutkan

Pada ulasan kali ini, kita akan menyimak bersama apa saja manfaat wortel dan jus wortel yang mungkin belum pernah Anda duga. Wortel tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan mata, tetapi juga berperan dalam mencegah kanker dan masih banyak manfaat yang lainnya.

Berbeda dengan sayuran lain seperti asparagus misalnya, wortel merupakan salah satu jenis sayuran yang keberadaannya sudah mendunia. Kebanyakan kita mengenal wortel sebagai sayuran yang khas dengan warna oranye-nya. Sayuran ini dapat dinikmati langsung tanpa dimasak karena rasanya yang sudah enak, namun lebih nikmat lagi dikonsumsi sebagai jus atau jenis olahan masakan lainnya.

manfaat wortel

Seperti kita ketahui bersama, warna orange yang ada pada wortel tak lain disebabkan karena kandungan antioksidan jenis beta karoten yang terdapat di dalamnya. Banyak studi memaparkan bahwa beta karoten sangat penting untuk kesehatan mata, sistem imun tubuh, kulit, serta jantung. Di samping itu, beragam nutrisi dalam wortel juga berjasa dalam mempertahankan keseimbangan gula darah, meningkatkan kesehatan darah, hingga membersihkan ginjal.

Kandungan dan Manfaat Wortel dan Jus Wortel

Sebelum kita membahas tentang manfaat wortel dan jus wortel, ada baiknya kita simak lebih dulu apa saja nutrisi yang terkandung dalam 128 gram wortel.

  1. Vitamin A 428% (21383IU)
  2. Vitamin K 21% (16.9 mcg)
  3. Vitamin C 13% (7.6 mcg)
  4. Potassium 12% (88.3 mg)
  5. Mangan 9% (0.2 mg)
  6. Vitamin B6 9% (0.2 mg)
  7. Thiamin 6% (0.1 mg)
  8. Niacin 6% (1.3 mg)
  9. Folat 6% (24.3 mg)

Dan berikut ini beberapa manfaat wortel dan jus wortel yang perlu Anda simak.

  1. Menjaga kesehatan mata

Tiga kandungan nutrisi penting yang terdapat dalam wortel yaitu beta karoten, lutein, serta zeaxanthin sangat berjasa dalam menjaga kesehatan mata. Tanpa adanya beta karoten selaku perwujudan dari vitamin A, maka berbagai gangguan mata seperti degenerasi makula hingga kebutaan bisa dialami seseorang. Sementara fungsi lutein serta zeaxanthin mampu mengurangi resiko menurunnya daya penglihatan akibat bertambahnya usia.

  1. Sumber antioksidan

Tak hanya terdapat dalam wortel saja, karotenoid sebenarnya juga bisa ditemukan dalam sayuran berwarna orange lainnya. Antioksidan jenis ini terbukti dapat menguatkan sistem imun seseorang sehingga ia tak mudah jatuh sakit.

Di samping itu, karotenoid juga berguna dalam melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, bakteri serta virus berbahaya, hingga iritasi/ peradangan. Kerusakan DNA akibat sel kanker juga dapat diminimalisir bila Anda rutin mengonsumsi wortel yang juga kaya akan vitamin D, E, serta likopen tersebut.

  1. Menurunkan resiko jantung dan stroke

Mengonsumsi sayuran berwarna orange seperti wortel terbukti mampu menurunkan resiko sakit jantung, khususnya bagi wanita dewasa. Hal ini dikarenakan wortel bisa menurunkan stres oksidatif (kondisi dimana kadar radikal bebas dalam tubuh melebihi kemampuan tubuh untuk mengatasinya) serta meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai gangguan kardiovaskular.

Selain dapat diandalkan untuk menurunkan kolesterol, sayuran yang juga mengandung kalsium ini mampu mendongkrak produksi cairan empedu sehingga kemampuan tubuh menjadi lebih baik saat mencerna lemak. Konsumsi wortel pun tak hanya dapat memaksimalkan penyerapan nutrisi dari makanan yang masuk, namun juga berimbas langsung pada kadar kolesterol baik (HDL) sebagai pelindung jantung.

Baca juga: 14 Buah Penurun Kolesterol Tinggi Alami

  1. Mencegah kambuhnya penyakit kanker

Buat Anda yang pernah berjuang melawan ganasnya penyakit kanker dan berhasil sembuh, maka tetaplah mengonsumsi sayuran yang memuat asam omega-3 dan -6 ini secara rutin. Hasil riset menyatakan mengonsumsi makanan tinggi karotenoid dapat mencegah kambuhnya kanker pada rahim, payudara, dan leukimia.

  1. Menjaga kesehatan mulut

Ternyata bukan hanya mata saja yang mendapat dampak positif dari manfaat wortel dan jus wortel, melainkan mulut juga. Beberapa mineral yang terkandung dalam wortel memiliki sifat antibakterial yang mampu mencegah timbulnya lubang serta kebusukan pada gigi. Tak hanya itu, sayuran yang mengandung riboflavin ini juga dapat membantu menghilangkan plak atau noda pada gigi bila dikonsumsi usai makan.

  1. Baik untuk pencernaan

Begitu dikunyah, serat dari wortel yang berperan sebagai sikat alami mampu mengikis habis bakteri dari saluran pencernaan mulai dari mulut hingga usus, sehingga proses metabolisme lebih lancar dan sehat.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Tak hanya menjadikan kulit konsumennya tetap sehat, beta karoten yang terdapat dalam wortel juga dapat mempercepat penyembuhan luka. Jika terjadi infeksi kulit entah karena sayatan atau lainnya, konsumsilah sayuran yang mengandung asam pantotenat tersebut agar luka cepat sembuh.

  1. Melindungi kesehatan otak dan fungsi kognitif

Manfaat wortel dan jus wortel selanjutnya adalah mencegah munculnya penyakit Alzheimer. Sayuran bermuatan zat besi ini juga dapat meningkatkan daya ingat serta menghambat timbulnya gangguan pada kognitif seseorang. Alasannya, sayuran rendah kalori tersebut mampu meminimalisir stres oksidatif dalam otak yang dapat memperlemah kemampuan saraf dalam mengenali rangsangan.

Meski kebanyakan orang lebih suka mengolah wortel sebagai bagian dari masakan namun tak sedikit yang hobi mengonsumsinya secara langsung sebagai cemilan sehat atau bahan jus. Serat pada wortel mentah memang lebih tinggi, namun kandungan antioksidannya ternyata lebih sedikit bila dibanding dengan wortel yang sudah dimasak.

Untuk jus wortel, selain baik untuk pencernaan, minuman yang mengandung ekstrak wortel tersebut juga dapat membantu menurunkan berat badan. Hanya saja saat membuatnya jangan berlebihan karena selain seratnya berkurang banyak, kandungan gula yang ditambahkan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Sebagai ganti gula, tambahkan 1 buah jeruk, 1 ruas jahe, 1 buah mentimun, blender semuanya dengan 6 buah wortel.

Demikianlah kira-kira beberapa manfaat wortel dan jus wortel yang bisa kami bagikan untuk Anda. Semoga bermanfaat.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer