Keluar Darah Saat Kencing, Kenapa?

Selamat malam dok. Sewaktu saya buang air kecil, tampak ada darah pada air kencing saya. Bahkan keluar sengumpal darah beku. Apa penyebabnya dok dan apa yang harus saya lakukan? Terima kasih sebelumnya.

Selamat malam. Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

Penyebab Kencing Berdarah

Buang air kecil berdarah dalam bahasa kedokteran disebut dengan hematuria. Hematuria memiliki beberapa macam penyebab, antara lain:

  • Infeksi saluran kencing ( ginjal, ureter, kandung kemih ataupun uretra). Hematuria pada masing-masing organ saluran kencing memiliki karakteristik yang berbeda. Misal jika darah hanya muncul pada awal kencing, maka kemungkinan gangguan terjadi pada uretra.
  • Adanya batu saluran kencing
  • Pada pria juga bisa akibat pembesaran prostat. Biasanya keluhan kencing berdarah disertai dengan keluhan susah kencing.
  • Penyakit ginjal, seperti glomerulonefritis.
  • Kanker, bisa kanker ginjal, prostat, kandung kemih,dsb
  • Jejas/trauma ginjal, misal akibat kecelakaan,dll
  • Obat-obatan, misal konsumsi obat antikoagulan, obat antikanker,dll
  • Atau karena penyebab lainnya

kencing berdarah

Faktor Resiko Kencing Berdarah

Setiap individu, baik anak-anak hingga lansia bisa mengalami kencing berdarah. Ada beberapa faktor resiko terjadinya kencing berdarah atau hematuri, antara lain:

  • Usia : >50th memiliki resiko lebih tinggi, terutama pria karena pembesaran prostat
  • Jenis kelamin : wanita lebih beresiko terjadinya infeksi saluran kemih sehingga bisa beresiko terjadinya kencing berdarah.
  • Riwayat keluarga : jika di keluarga ada yang memiliki riwayat batu saluran kemih, maka resiko akan semakin meningkat
  • Obat : misal aspirin, obat inflamasi non steroid meningkatkan resiko hematuri.

Pengobatan Kencing Berdarah

Pengobatan yang diberikan disesuaikan dengan sebab munculnya keluhan ini, bisa hanya dengan pengobatan dengan konsumsi obat-obatan tertentu misal antibiotik hingga harus dilakukan tindakan operatif. Terapi disesuaikan dengan penyebab dan diagnosis penyakit serta tingkat keparahan penyakit. Untuk itu sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi untuk mendapatkan pemeriksaan sehingga dapat ditentukan diagnosis dan terapi yang tepat.

Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

 

dr. Dina

dr. Dina Tri Amalia

Interactive Medical Advisor, mediskus.com

4 Komentar
    • dr. Dina Tri Amalia
    • dr. Dina Tri Amalia

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer