Alergi Dingin : Bersin – Bersin dan Hidung Gatal

Dokter Yth.
Saya berumur 14 tahun duduk di Klas II SMP, keluhan yang saya alami apabila berada di ruangan ber AC hidung saya selalu berair seperti pilek. Bagaimana dok mengatasinya dan saya harus bagaimana untuk menghindari supaya hidung saya tidak berair jika didalam ruangan ber AC, dan bukan hanya dalam ruangan ber AC saja jika pada pagi hari juga hal itu sama. Memang selama ini saya belum periksa ke dokter THT masalah ini. Terimakasih Dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

Keluhan yang anda rasakan termasuk dalam rhinitis alergi. Keluhan rhinitis alergi muncul akibat tubuh (dalam hal ini hidung) terpapar oleh alergen seperti debu, bulu binatang, makanan, dan lain sebagainya. Sebagian orang juga memiliki alergi dingin baik udara dingin (misal akibat AC, udara dingin pagi hari, kipas angin) ataupun air dingin.

Keluhan rhinitis alergi akibat alergi dingin atau akibat alergen lainnya biasanya hampir mirip, antara lain:

  • Bersin – bersin
  • Keluar sekret (ingus) dari hidung yang berair dan berwarna bening
  • Hidung gatal
  • Kadang juga disertai mata, mulut, tenggorokan, kulit yang terasa gatal
  • Mata berair
  • Dan lain sebagainya

Terapi Rhinitis Alergi

Untuk mengatasi rhinitis alergi akibat alergi dingin ataupun akibat alergen lainnya ada beberapa cara, antara lain:

  • Hindari paparan alergen. Jika keluhan bersin – bersin dan hidung gatal muncul jika terkena AC maka hindari penggunaan AC, atau atur suhu AC agar tidak terlalu dingin. Sering bersihkan AC / kipas angin, karena debu pada AC / kipas angin yang menumpuk dan tertiup ke udara serta memenuhi ruangan juga bisa meningkatkan kekambuhan bersin – bersin dan hidung gatal akibat rhinitis alergi. Selain itu hindari penggunaan kipas angin yang terlalu menyorot ke arah wajah. Matikan AC ataupun kipas angin ketika suhu udara sedang dingin atau saat memasuki subuh atau pagi hari. Anda juga bisa menggunakan masker untuk menutup dan menghangatkan hidung anda agar tidak terlalu terpapr dingin. Gunakan pakaian yang hangat untuk menghindari udara dingin.
  • Konsumsi obat seperti antihistamin, kortikosteroid, dll. Anti histamin bisa digunakan sebelum tubuh anda terpapar oleh udara dingin dengan tujuan menghambat pelepasan histamin akibat respon tubuh terhadap udara dingin ataupun alergen lainnya. Namun obat – obatan ini sebaiknya tidak diminum jangka panjang apalagi hanya untuk pencegahan kekambuhan.
  • Tingkatkan daya tahan tubuh anda untuk mencegah kekambuhan. Konsumsi gizi yang seimbang dengan sayur, buah, protein dsb. Konsumsi vitamin C juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anda.
  • Olahraga yang teratur seperti jogging saat pagi hari, berenang, dsb.

dr. Dina

dr. Dina Tri Amalia

Interactive Medical Advisor, mediskus.com

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer