Apa Penyebab Blighted Ovum (BO) ?

Blighted Ovum atau kehamilan kosong, disebut juga kehamilan anembrionik, terjadi ketika kantung kehamilan berkembang tanpa adanya embrio didalamnya, ini merupakan penyebab utama keguguran pada awal kehamilan. Keguguran sering terjadi begitu awal bahkan pada banyak kasus seorang wanita tidak tahu bahwa ia sedang hamil. Penyebab tersering adalah kelainan kromosom dalam sel telur dibuahi. Apakah hanya itu, apa penyebab blighted ovum lainnya?

Normalnya ketika seorang wanita menjadi hamil, telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim. Pada sekitar lima sampai enam minggu kehamilan, embrio harusnya terbentuk. Pada sekitar waktu ini, kantung kehamilan – di mana janin berkembang – memiliki lebar sekitar 18 milimeter. Pada blighted ovum, meskipun kantung kehamilan terbentuk dan bertumbuh, tetapi tidak ada embrio didalamnya. Itu sebabnya blighted ovum juga disebut kehamilan anembrionik (tidak ada embrio).

Penyebab Blighted Ovum

Pada tahun 2007, peneliti menganalisis bahan genetik dari hampir seratus blighted ovum  dan menemukan bahwa lebih dari dua pertiga dari mereka memiliki kromosom yang abnormal – struktur di semua sel manusia yang mengandung gen. Dalam banyak kasus, telur atau embrio memiliki ekstra kromosom, bukan 46 seperti yang kita miliki, atau mungkin kehilangan kromosom.

Keguguran dari blighted ovum sering karena masalah dengan kromosom, struktur yang membawa gen. Hal ini terkait dengan kualitas sperma atau sel telur yang rendah. Atau, mungkin terjadi karena pembelahan sel yang abnormal. Apapun masalahnya itu, tubuh wanita akan menghentikan proses kehamilan karena sudah tahu bahwa kehamilan tidak normal.

Sangat penting untuk dipahami bahwa tak seorangpun bisa mencegah keguguran yang terjadi dan memang hampir pasti tidak bisa dicegah. Bagi kebanyakan wanita, blighted ovum terjadi hanya sekali.

Bagaimana mengetahuinya?

Kehamilan kosong biasanya terjadi dalam beberapa minggu pertama kehamilan, sering sebelum seorang wanita bahkan tahu dia hamil. Namun, seorang wanita mungkin akan telat mens dan memiliki tes kehamilan positif. Hal ini karena plasenta mengeluarkan gonadotropin human chorionic (HCG), hormon kehamilan. Gejala awal kehamilan – seperti nyeri payudara – mungkin dirasakan. Tapi ketika plasenta berhenti tumbuh dan kadar hormon menurun, gejala kehamilan akan hilang. Pada titik ini, perut menjadi kram dan keluarlah bercak atau perdarahan dari jalan lahir. USG akan menunjukkan bahwa kantung kehamilan kosong, tidak berisi embrio.

hamil kosong

Lebih lanjut, silahkan baca: Blighted Ovum (BO) – Tanda-tanda Kehamilan Kosong

Jadi harus bagaimana?

Kehamilan kosong akhirnya menghasilkan keguguran. Beberapa wanita memilih untuk menunggu keguguran terjadi secara alami, sementara yang lain mengambil obat untuk memicu keguguran. Dalam beberapa kasus, prosedur yang disebut dilatasi dan kuretase (kuret) digunakan untuk menghilangkan jaringan plasenta.

Kebanyakan wanita yang pernah memiliki blighted ovum tetap bisa hamil normal pada periode berikutnya. Jika Anda mengalami beberapa kali keguguran berturut-turut, maka sebaiknya lakukanlah pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyebab keguguran yang mendasari.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer