BAB Berdarah Tapi Tidak Sakit

Selamat pagi dok. Saya beberapa kali terakhir ini keluar darah saat buang air besar. Tapi Buang air besar  berdarah ini tanpa keluhan sakit. Apa saja ya dok kemungkinan penyebab BAB berdarah tapi tidak disertai rasa sakit seperti yang saya alami ini? Saya sangat khawatir sekali. Terima kasih banyak dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

Saya sangat mengerti kekhawatiran anda. Setiap orang yang menemukan atau melihat adanya darah yang keluar bersama tinja (feses) nya pasti otomatis akan ketakutan dan khawatir. Buang air besar (BAB) yang bercampur darah menunjukkan adanya gangguan pada saluran pencernaan. Darah ada yang sangat sedikit sekali sehingga tidak nampak oleh pasien dan baru diketahui saat dilakukan pemeriksaan feses. Namun ada juga yang terlihat jelas bahkan cenderung banyak dan bercampur dengan tinja.

Lokasi Perdarahan Saluran Pencernaan

Perdarahan saluran cerna bisa terjadi di beberapa lokasi, antara lain:

  • Perdarahan di anus atau bagian bawah rektum : Darah cenderung berwarna merah segar. Biasanya tidak bercampur dengan tinja. Pasien menemukan adanya darah  setelah tinja keluar terlebih dahulu, atau bisa juga terlihat adanya bercak – bercak darah yang menutupi tinja. Contoh: fissura ani, hemorrhoid
  • Perdarahan pada kolon (usus besar): darah biasanya bercampur feses, berwarna merah gelap. Contoh : colitis (infeksi pada usus besar), divertikulistis, atau adanya tumor. Namun bisa juga darah berwarna merah terang dan tidak terlalu bercampur dengan feses. Misalnya pada darah yang banyak dan timbul mendadak dari divertikulum
  • Perdarahan pada usus halus : usus halus letaknya lebih awal dari kolon maupun rektum dan anus sehingga darah menempuh jalur yang lebih panjang. Hal ini membuat darah berwarna hitam dan bercampur dengan feses. Misalnya pada kasus ulkus gaster (lambung) dan ulkus duodenum.

Penyebab BAB Berdarah

Keluhan BAB berdarah dapat disertai nyeri ataupun tidak disertai nyeri. Berikut akan dijelaskan secara singkat beberapa penyebab keluhan BAB berdarah dengan nyeri dan keluhan BAB berdarah tapi tidak sakit.

Penyebab BAB Berdarah Tapi Tidak Sakit

Bisa disebabkan karena beberapa kasus antara lain:

  • Hemorhoid: hemorrhoid yang kecil atau pada tahap awal hemoroid, biasanya pasien hanya mengeluh buang air besar berdarah saja tapi tidak sakit. Silakan baca artikel berikut agar lebih jelas : hemorrhoid
  • Divertikulum : merupakan kantong kecil dengan lekukan (leher) yang sempit yang keluar dari dinding usus. Keluhan yang dirasakan pasien juga berupa BAB berdarah tapi tidak sakit  yang muncul tiba – tiba.
  • Angiodisplasia : pembuluh darah abnormal dan rapuh sehingga mudah pecah dan akhirnya muncul keluhan BAB berdarah tapi tidak sakit.
  • Dan lain sebagainya

Penyebab BAB Berdarah disertai Nyeri

Ada beberapa keluhan Buang air besar berdarah disertai nyeri, baik nyeri saat buang air besar ataupun nyeri yang muncul di perut, antara lain:

  • Hemorrhoid : hemorroid juga bisa menyebabkan keluhan BAB berdarah disertai nyeri terutama jika hemorrhoid berukuran besar atau hemorhoid yang disertai trombus (sumbatan akibat bekuan darah di pembuluh darah).
  • Fissura ani (robekan anus): walaupun robekan hanya sedikit (biasanya kurang dari 1 cm)  namun biasanya fissura ani menimbulkan rasa nyeri saat BAB yang disertai keluarnya darah ketika BAB. Hal ini terjadi karena anus yang sangat sensitif
  • Chron’s disease : merupakan inflamasi atau peradangan pada usus. Keluhan yang dirasakan biasanya adalah buang air besar berdarah, nyeri perut disertai rasa tidak nyaman pada perut.
  • Dan lain sebagainya

Ada beberapa upaya awal yang bisa anda lakukan jika mengalami keluhan BAB berdarah. Silakan baca artikel terkait untuk mendapat penjelasan lebih lengkap : BAB berdarah

dr. Dina

dr. Dina Tri Amalia

Interactive Medical Advisor, mediskus.com

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer