Solusi Mengatasi Benjolan Di Leher

Dok saya laki laki umur 17  tahun. Di leher kanan dan kiri saya ada semacam benjolan. Sebesar kacang polong. Tidak sakit. Bisa digerakkan. Kadang mengecil kadang membesar. Ada solusinya dok?

Selamat siang. Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus. com

Berdasarkan keluhan yang anda sampaikan, saya menduga benjolan pada leher anda berasal dari kelenjar getah bening (KGB) yang membesar. KGB tersebar tidak hanya pada leher, namun juga pada belakang telinga, ketiak dan lain sebagainya. Benjolan pada leher sering sekali muncul dan dapat disebabkan karena beberapa hal, namun biasanya pembengkakan terjadi karena adanya pembesaran pada kelenjar getah bening (KGB). Hal ini dapat terjadi karena berbagai macam sebab, salah satunya yang tersering adalah saat daya tahan tubuh anda menurun. Kelenjar ini merupakan salah satu sistem pertahanan tubuh manusia. Saat daya tahan tubuh sedang menurun atau saat tubuh sedang terkena infeksi, maka kelenjar ini dapat membesar.

KGB yang membesar  biasanya terjadi karena:

  • Infeksi baik karena bakteri maupun virus
  • Reaksi alergi
  • Reaksi/ efek samping akibat vaksinasi
  • Kanker/ keganasan sel darah (leukimia)
  • Metastasis/ penyebaran dari kanker pada tempat lain
  • Kanker/ keganasan pada KGB (limfoma maligna)
  • Dan lain sebagainya

Salah satu upaya yang dapat dilakukan antara lain meningkatkan daya tahan tubuh anda dengan cukup istirahat, makan makanan yang bergizi tinggi, konsumsi vitamin, dan konsumsi obat – obatan yang diberikan dokter jika anda sedang mengalami infeksi.

Namun jika kelenjar ini semakin membesar atau tidak menghilang setelah anda memperbaiki pola hidup anda, maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan secara langsung ke dokter agar dapat dipastikan penyebab keluhan anda dan dapa mendapat terapi yang sesuai.

Sekian jawaban dari saya. Semoga dapat membantu.

dr. Dina

dr. Dina Tri Amalia

Interactive Medical Advisor, mediskus.com

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer