Bintik Merah Karena Flu Singapura ??? Apa Itu?

Flu Singapura? Apa itu? Seringkali kita mendengar istilah flu singapura, namun banyak yang tidak mengetahui apa itu flu singapura, bagaimana gejalanya dan lain sebagainya.

Beberapa waktu lalu media massa dihebohkan oleh adanya penyakit akibat virus yakni enterovirus yang menyerang tangan, kaki dan mulut bayi dan anak – anak. Penyakit ini dikenal dengan nama flu singapura atau disebut juga hand foot mouth disease (HFMD). HFMD atau flu singapura kebanyakan menyerang anak – anak, namun perlu anda ketahui bahwa penyakit ini juga bisa menyerang orang dewasa.

Bagaimana Cara Penularan Flu Singapura atau Hand Food Mouth Disease (HFMD) ?

Virus ini menyebar dengan mudahnya melalui berbagai macam cara antara lain lewat kontak udara (misal saat bersin maupun batuk), atau bisa juga lewat feses yang terinfeksi. Jadi saat orang dewasa mengganti diapers berisi feses milik anaknya yang sedang terinfeksi HFMD dan tidak mencuci tangan dengan baik maka ketika menyentuh benda lain atau tangan tak sengaja masuk dalam mulut maka bisa tertular virus tersebut. Gejala klinis biasanya dapat muyncul dalam waktu sekitar 3 sampai 6 hari setelah terpapar virus HFMD.

Bagaimana Gejala Flu Singapura atau Hand Food Mouth Disease (HFMD) ?

Gejala flu singapura atau Hand Food Mouth Disease (HFMD) beraneka ragam. Namun seperti layaknya infeksi virus lainnya, maka gejala awal munculnya keluhan ini berupa demam tinggi mendadak. Berikut akan saya sampaikan beberapa gejala klinis yang muncul pada pasien flu singapura atau hand foot mouth disease :

  1. Demam tinggi mendadak, biasanya di atas 380C hingga 390
  2. Pasien terasa lemas, lesu, lelah.
  3. Keesokan harinya mulai muncul bercak – bercak merah atau bintik merah  yang muncul hanya pada tangan dan kaki
  4. Sariawan atau bercak – bercak putih pada dinding – dinding mulut, bibir, dan lainnya.
  5. Nyeri menelan
  6. Pada bayi sering terlihat keluar banyak air liur. Air liur banyak keluar karena bayi ataupun anak merasakan nyeri di dalam mulutnya akibat radang tenggorokan dan sariawan.

bercak merah Gambar bercak merah di telapak kaki pada HFMD

Kadang gejala klinis bisa sangat ringan dan tidak disadari. Orang dewasa biasanya sering tertular dari anaknya yang mengalami flu singapura atau hand foot mouth disease.

Diagnosis penyakit flu singapura atau HFMD ini biasanya hanya berdasarkan gejala klinis dan tidak butuh tes laboratorium tertentu untuk pemeriksaan penunjangnya.

Pengobatan Flu Singapura atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD)

Flu singapura atau hand foot mouth disease (HFMD) umumnya tidak butuh pengobatan spesifik karena dapat sembuh sendiri, apalagi jika daya tahan tubuh pasien baik maka infeksi virus ini dapat segera sembuh. Pengobatan yang diberikan hanya berupa terapi simptomatik untuk mengurangi keluhan yang dirasakan pasien saja. Beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua apabila anaknya mengalami penyakit flu singapura atau hand foot mouth disease (HFMD) antara lain:

  1. Perbanyak asupan cairan. Sariawan dan rasa nyeri saat menelan sering membuat anak malas untuk minum. Hal ini bisa membuat anak menjadi dehidrasi atau kekurangan cairan. Apalagi saat tubuh demam tinggi kebutuhan akan cairan makin meningkat. Oleh karena itu perhatikan asupan cairan anak. Beri anak banyak minum, baik susu, air putih, jus buah yang manis dan lain sebagainya. Es krim juga boleh diberikan untuk anak yang susah menelan agar anak tetap dapat asupan cairan dan nutrisi, apalagi rasa dingin juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri yang dialami anak.
  2. Jangan berikan makanan ataupun minuman yang terasa asam karena dapat membuat anak makin merasa nyeri saat menelan dan pada sariawannya.
  3. Berikan obat penurun panas dan penghilang nyeri seperti paracetamol ataupun ibuprofen.

Berapa Lama Waktu Penyembuhan Flu Singapura atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD) ?

Biasanya anak akan mengalami penyembuhan dalam waktu kurang lebih 1 minggu asalkan daya tahan tubuh anak baik, asupan cairan dan nutrisinya juga terpenuhi.

 

dr. Dina

dr. Dina Tri Amalia

Interactive Medical Advisor, mediskus.com

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer