Ingus Putih Bening Disertai Sakit Kepala

Siang dok, saya mau tanya bahaya atau tidak dok jika sering keluar cairan berwarna putih dari hidung sebelah kiri,terus di bagian kepala sebelah kiri itu sering terasa sakit sebelah sampe ke mata, terus telinga juga sering mendengung sebelah kiri,terus kalo lagi jalan hidung rasanya panas kaya demam itu kenapa yah dok? 

Terimakasih atas kepercayaan Anda kepada kami, baiklah langsung ke pokok masalah ya.

Perlu kita ketahui bahwa hidung telinga dan tenggorokan merupakan rongga yang terhubung satu sama lain, jadi ketika terjadi masalah pada salah satu bagian, maka akan mempengaruhi bagian lainnya.

Seperti pada kasus yang Anda alami, adanya ingus atau lendir yang keluar dari hidung juga mempengaruhi telinga yang ditandai dengan berdengung dan mungkin terasa penuh. Ini identik dengan hidung yang banyak mengelurakan lendir, cuma bedanya kalau dihidung cairan bisa keluar dengan mudahnya, sedangkan kalau di telinga sulit keluarnya dan membuat tingginya tekanan pada rongga telinga.

Sekarang yang menjadi permasalahan adalah sumber atau penyebab dari masalah tersebut, karena Anda juga mengeluhkan adanya nyeri di daerah sekitar mata dan sakit kepala pada sisi yang sama, maka ini bisa dicurigai sebagai sinusitis.

Sinusitis artinya radang pada sinus. Sinus adalah sebuah ruangan yang ada di dalam tulang wajah yang terhubung dengan hidung. Normalnya memang sinus ini mengeluarkan lendir namun jumlahnya sangat sedikit dan tidak sampai menimbulkan meler pada hidung. Namun ketika sinus itu meradang maka lapisan mukosa (lapisan lendir) yang ada didalamnya menjadi lebih giat dalam memproduksi lendir, terjadi pembengkakan, dan terkadang salurannya bisa tersumbat. Lebih lanjut mengenai gejalanya silahkan baca di sini : Gejala Sinusitis

Karena ini masih berupa dugaan, maka sangat saya anjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat diketahui diagnosis pastinya dan mendapatkan pengobatan yang tepat dan cepat.

Sekian, semoga informasi ini bermanfaat.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer