Obat merislon atau betahistine mesilate merupakan obat anti vertigo yang termasuk dalam golongan obat histaminergik yang merupakan prekursor histamin sintetik. Obat ini biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengatasi beberapa gejala yang timbul pada vertigo seperti sensasi tubuh yang berputar dan gangguan keseimbangan. Artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai merislon obat untuk apa dan hal – hal penting lain mengenai merislon.

Daftar Isi:

merislon mediskus

Mengenal Merislon

Merislon adalah obat anti vertigo yang mengandung Betahistine Mesilate sebagai komponen aktifnya. Betahistine Mesilate merupakan senyawa histaminergik. Betahistine Mesilate akan bekerja dengan cara merelaksasi otot polos yang terdapat pada sfingter prekapiler pembuluh darah untuk meningkatkan aliran darah sehingga Betahistine Mesilate dapat digunakan untuk :

  • Memperbaiki gangguan aliran darah pada daerah telinga dalam: berdasarkan penelitian yang telah dilakukan betahistine akan meningkatkan aliran darah pada telinga bagian dalam hingga satu setengah kali normal dalam waktu 30 menit setelah pemberian.
  • Memperbaiki gangguan aliran darah pada skala media dengan hidrops endolimfatik : berdasarkan penelitian yang telah dilakukan betahistine akan meningkatkan aliran darah pada skala media hingga setengah kali nilai nromal,
  • Memperbaiki gangguan aliran darah intraserebral (dalam otak): berdasarkan penelitian yang telah dilakukan betahistine akan meningkatkan aliran darah dalam jaringan otak besar hingga sepuluh persen nilai normal dan meningkatkan aliran darah dalam jaringan otak kecil hingga lima belas persen nilai normal

Dengan cara kerjanya tersebut Betahistine Mesilate dapat digunakan untuk mengatasi vertigo dan gangguan keseimbangan.

Indikasi Merislon

Kegunaan obat anti vertigo yang mengandung betahistine, seperti pada obat merislon ini diindikasikan untuk :

  • Mengatasi pusing dan gangguan keseimbangan akibat gangguan sirkulasi.
  • Mengatasi pusing dan gangguan keseimbangan akibat vestibular neuritis.
  • Mengatasi pusing dan gangguan keseimbangan akibat penyakit meniere.

Kontraindikasi

Obat Merislon tidak boleh diberikan pada penderita yang diketahui :

  • Mempuyai riwayat hipersensitif terhadap merislon atau komponennya.
  • Mempunyai penyakit feokromositoma.

Dosis Merislon

Obat merislon yang dijual di pasaran tersedia dalam bentuk tablet, dengan dosis merislon tablet yang tersedia adalah merislon 6 mg dan merislon 12 mg. Adapun dosis merislon yang diberikan bagi penderita sebagai anti vertigo adalah 6 mg hingga 12 mg yang dapat diberikan hingga 3 kali sehari setiap sesudah makan. Dosis obat merislon yang diberikan juga harus disesuaikan tergantung dengan keadaan penyakit, keparahan gejala yang ditimbulkan, dan usia penderita.

Efek Samping Merislon

Obat merislon pada umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh penderita, jarang sekali yang dapat menimbulkan efek samping, meskipun demikian beberapa efek samping yang dapat terjadi dan pernah dilaporkan antara lain:

  • efek samping pada saluran pecernaan seperti perasaan mual, muntah, dan perasaan tidak nyaman pada saluran cerna
  • reaksi hipersensitivitas seperti gatal – gatal dan bercak kemerahan yang terjadi pada kulit.

Informasi Keamanan

Selama penggunaan obat anti vertigo merislon harap memperhatikan beberapa hal khusus berikut ini:

  • Obat merislon sebaiknya digunakan secara hati – hati pada pasien vertigo yang sedang menderita tukak saluran pencernaan atau mempunyai riwayat tukak saluran pencernaan,
  • Obat merislon sebaiknya digunakan secara hati – hati pada pasien vertigo yang mempunyai riwayat asma bronkial.
  • Obat merislon sebaiknya digunakan secara hati – hati pada pasien vertigo yang sedang hamil karena batas keamanan pada penggunaan untuk ibu hamil masih dalam penelitian, pengobatan hanya dilakukan apabila manfaatnya terbukti lebih besar daripada risiko yang akan ditimbulkan.