Mucopect drop adalah obat batuk berdahak yang mengandung ambroxol dengan kemasan syrup tetes (drops). Dengan kemasan drop, maka obat ini diperuntukkan bagi Balita. Ambroxol sendiri merupakan agen mukolitik atau pengencer dahak yang sering digunakan pada kasus-kasus bronkitis, bronkiektasis, asma, dan kondisi lain yang menimbulkan dahak kental dan berpotensi menyumbat saluran napas.

Mengenal Obat Mucopect Drop

Di apotek, terdapat berbagai bentuk sediaan obat dengan merek Mucopect, yaitu tablet, sirup, dan drops. Mucopect drop sendiri tersedia dalam dua kemasan berdasarkan komposisi bahan aktifnya sebagai berikut:

  • Mucopect Drop 15 mg/ml: mengandung Ambroxol HCl 15 mg setiap 1 ml.
  • Mucopect Drop 7,5 mg/ml: mengandung Ambroxol HCl 7,5 mg setiap 1 ml.

Keduanya tersedia dalam kemasan botol kecil berkapasitas 20 ml. Dengan takaran: 20 tetes setara dengan 1 ml

mucopect drop

 

Mari kita bahas sekilas tentang Ambroxol yang merupakan bahan aktif dari Mucopect drops, termasuk cara kerja, indikasi, kontra indikasi, efek samping, dan informasi keamanan.

Ambroxol hidroklorida (HCl) adalah zat pengencer dahak yang terbukti ampuh secara klinis memecah serat-serat mukopolisakarida pada dahak kental. Menjadikan dahak tersebut lebih encer sehingga mudah dikeluarkan saat batuk.

Beberapa keunggulan ambroxol antara lain:

  • Meningkatkan produksi surfaktan yang berperan penting dalam membersihkan debris, kuman atau patogen lainnya dari saluran pernafasan.
  • Memperkuat silia (rambut getar) pada saluran nafas, sehingga pengoptimalkan pembuangan kotoran dari saluran nafas.
  • Tidak menekan batuk sehingga tidak mengganggu respon batuk alami tubuh. Dengan demikian, potensi sesak akibat menumpuknya dahak bisa diminimalisir.

Kegunaan Mucopect Drop

Karena sifatnya sebagai agen mukolitik, maka obat ini bisa digunakan untuk meringankan gejala batuk berdahak akibat berbagai penyakit, terutama yang menyerang anak-anak.

Namun perlu diingat bahwa obat ini bersifat simtomatik atau hanya meringankan gejala. Untuk mengobati penyebabnya maka diperlukan kombinasi dengan obat misalnya asntibiotik, sesuai petunjuk dokter.

Lebih rinci, berikut kondisi-kondisi batuk berdahak pada anak yang bisa diobati dengan Mucopect drop:

  • Bronkitis
  • Asma bronkial
  • Tracheobronchitis
  • Pneumonia

Kontraindikasi

Dengan memperhatikan aspek keamanan obat, maka tidak semua orang bisa menggunakan obat ini. Anak-anak yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakannya:

  • Mucopect drop tidak boleh digunakan pada anak yang diketahui alergi terhadap ambroxol ataupun komponen lain dari obat ini.
  • Harap dipertimbangan dengan hati-hati pada anak yang memiliki tukak lambung atau penyakit maag. Karena bisa memperparah penyakit tersebut.

Dosis Mucopect Drop

Penggunaan dosis pada anak-anak harus sesuai dengan petunjuk dokter. Secara umum dosis penggunaan mucopect drop adalah sebagai berikut:

  • Anak-anak sampai 2 tahun: digunakan mucopect drop 7,5 mg/ml sebanyak 1 ml dua kali sehari atau kemasan drop 15 mg/ml sebanyak 0,5 ml dua kali sehari.
  • Anak-anak 2-5 tahun: digunakan Mucopect drop 15 mg/1 ml sebanyak 0,5 ml 3 kali sehari atau kemasan drop 7,5 mg/ml sebanyak 1 ml 3 kali sehari.
  • Anak-anak lebih dari 5 tahun: digunakan Mucopect drop 15 mg/1 ml sebanyak 1 ml 2-3 kali sehari.

Petunjuk Penggunaan:

  • Sebaiknya digunakan setelah mengonsumsi makanan atau cemilan dan dianjurkan banyak minum air putih.
  • Baca dengan teliti setiap petunjuk yang ada pada kemasan obat dan Ingat selalu untuk mengikuti petunjuk dokter.
  • Usahakan untuk menggunakan obat ini pada jam yang sama setiap harinya. Perhatikan jadwal minum antara jadwal satu dengan jadwal berikutnya, berilah jarak jam yang sama. Sebagai contoh; jika obat diminum dua kali sehari, maka berilah jarak setiap 12 jam, jika diminum tiga kali sehari, maka berilah jarak setiap 8 jam.
  • Obat tidak perlu dihabiskan, ketika gejala sudah membaik atau menghilang penggunaan obat bisa segera diberhentikan.

Efek Samping Mucopect Drop

Ambroxol yang merupakan bahan aktif dari Mucopect drop umumnya ditoleransi baik oleh tubuh. Walau demikian, potensi efek samping masih bisa terjadi. Adapun efek samping yang mungkin muncul antara lain:

  • Efek samping ringan berupa mual, sakit ulu hati, gejala maag, dan terkadang muntah.
  • Pada kasus yang jarang terjadi, reaksi alergi berupa ruam kemerahan pada kulit.

Informasi Keamanan

  • Hati-hati jika digunakan bersama dengan antibiotik amoksisilin, cefuroxime, eritromisin, dan doksisiklin karena bisa menyebabkan tingginya konsentrasi antibiotik tersebut dalam jaringan paru-paru. Maka dari itu perlu dilakukan penyesuaian dosis baik antibiotik ataupun obat ini.
  • Jika seorang anak dicurigai memiliki masalah pada lambung, maka perlu dipertimbangkan keuntungan dan kerugiaannya.
  • Segera hentikan pengobatan apabila terjadi reaksi alergi, berupa gatal-gatal, kemerahan, bengkak, dan sebagainya. Kemudian segera temui dokter untuk mengatasi reaksi alergi tersebut dan mengganti obat pengencer dahak lain jika diperlukan.
  • Segera hentikan penggunaan obat dan segera temui dokter, apabila muncul gejala overdosis berupa peningkatan efek samping yang bisa muncul akibat mengonsumsi obat mucopect drop terlalu banyak.