Nutriflam adalah merek obat yang mengandung tiga bahan aktif Serratiopeptidase, Pankreatin, dan Lechitin. Obat ini digunakan untuk meredakan peradangan pada infeksi ataupun setelah prosedur pembedahan (operasi).

Mengenal Obat Nutriflam

Dalam setiap kapsul Nutriflam mengandung:

  • Serratiopeptidase ………. 5 mg
  • Pankreatin ………………… 25 mg
  • Lecithin ……………………. 100 mg

nutriflam

Serratiopeptidase adalah enzim proteolitik yang diisolasi dari bakteri Serratia sp. E-15. Zat ini bermanfaat dalam mengurangi peradangan, mengurangi nyeri, dan mengencerkan dahak atau lendir. Serratiopeptidase mampu memecah fibrin menjadi ukuran yang lebih kecil sehingga dapat dikeluarkan tanpa merusak jaringan; mengurangi rasa sakit dengan cara mencegah pelepasan faktor pencetus sakit yaitu bradikinin. Serratiopeptidase dapat menghancurkan molekul dahak (sputum) menjadi ukuran yang lebih kecil sehingga dahak menjadi lebih encer yang pada akhirnya akan melegakan saluran pemafasan seperti pada bronchitis.

Lecithin merupakan konsituen alami yang dapat membantu dalam proses metabolisme lemak dan kolesterol. Zat ini juga mampu mengemulsikan lemak dalam pembuhluh darah dan mengeluarkannya melalui dinding arteri. Dengan demikian penumpukan lemak yang dapat menghambat aliran darah dapat disingkirkan. Dengan aliran darah yang lancar maka proses penyembuhan jaringan yang meradang akan semakin baik pula.

Pankreatin adalah enzim-enzim yang dihasilkan oleh pankrease, terdiri dari amilase, lipase dan pankrease yang merupakan enzim proteolitik. Cara kerja yang seperti ini tentu akan sinergis dengan Serratiopeptidase. Pankreatin tampaknya juga dapat meningkatkan penyerapan lemak, protein, dan energi pada orang yang tidak mampu mencerna makanan dengan baik karena cystic fibrosis, pengangkatan pankreas, atau radang pankreas (pankreatitis).

Dengan ketiga kombinasi zat di atas, maka Nutriflam dapat membantu mempercepat penyembuhan radang, mengencerkan dahak saluran nafas, dan melancarkan proses pencernaan.

Indikasi atau Kegunaan

Nutriflam obat apa? Dengan mekanisme kerjanya yang seperti itu, maka nutriflam dapat digunakan untuk:

  • Membantu mangurangi peradangan akibat infeksi ataupun operasi.
  • Membantu proses pengenceran sekret saluran pernafasan.
  • Melancarkan proses pencernaan.

Kontraindikasi

Nutriflam tidak boleh digunakan pada orang yang diketahui memiliki alergi atau hipersensitifitas terhadap Serratiopeptidase, Pankreatin, Lechitin atau komponen lain dari obat.

Dosis Nutriflam dan Cara Pemakaian

Nutriflam ditujukan untuk dewasa dengan dosis standar satu kapsul 3 kali sehari. Sebaiknya dikonsumsi bersama dengan makanan atau segera setelah makan.

Nutriflam bisa Anda dapatkan bebas di apotek atau toko obat tanpa memerlukan resep dokter, namun demikian harap selalu membaca petunjuk penggunaan yang tertera pada brosur yang sertakan pada kemasan obat.

Efek Samping Nutriflam

Umumnya obat ini dapat ditoleransi dengan baik tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Namun apabila ada reaksi alergi seperti ruam, kemerahan, dan gatal pada kulit, pembengkakan pada wajah, bibir, mata, dan saluran nafas, maka hentikan penggunaan dan segeralah hubungi dokter.

Pancreatin yang terkandung dalam nutriflam berpotensi menyebabkan mual, muntah, diare, iritasi mulut dan kulit, dan reaksi alergi. Dosis tinggi dapat menyebabkan masalah seperti asam urat tinggii dalam darah serta kerusakan usus.

Informasi Keamanan Obat

Enzim Serratiopeptidase yang terkandung dalam Nutriflam tampaknya menunjukkan efek pengencer darah (mirip dengan Aspirin). Menggunakan suplemen ini sementara mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin (Coumadin), clopidogrel (Plavix) atau ASA (Aspirin) dapat meningkatkan kemungkinan perdarahan atau memar.

Serratiopeptidase juga meningkatkan risiko pendarahan ketika digunakan bersamaan dengan ramuan bawang putih, minyak ikan dan kunyit. Bicarakan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengambil enzim ini jika Anda mengambil obat yang sama atau suplemen herbal.

Tidak ada cukup informasi tentang keamanan menggunakan Nutriflam selama kehamilan dan menyusui. Maka sebaiknya hindari penggunaan, kecuali manfaatnya jelas-jelas diperlukan atas pertimbangan dari dokter.