27 Makanan Penambah Darah yang Baik untuk Ibu Hamil

Kenapa makanan penambah darah diperlukan oleh ibu hamil? Karena ibu hamil memiliki risiko yang besar untuk mengalami anemia, atau rendahnya kadar hemoglobin (Hb). Jadi penambah darah di sini maksudnya adalah makanan-makanan yang bisa meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil atau mungkin mencegah agar terhindar dari anemia (kadar Hb dibawah normal).

Ada yang istimewa di sini, kita tahu bawah banyak sekali jenis makanan yang bisa digunakan untuk mennambah darah, namun tidak semuanya bisa dimakan oleh ibu hamil. Lantaran ibu hamil tidak boleh sembarang memakan sesuatu karena harus dipastikan terlebih dahulu apakah itu aman bagi kehamilan dan juga janin yang dikandungnya.

Pada masa kehamilan, sedang terjadi giat-giatnya pembentukan sel-sel darah merah baru untuk janin. Anemia pada ibu hamil terjadi ketika tidak mendapatkan asupan makanan yang mencukupi untuk pembentukan sel darah merah itu, pada kondisi ini seolah-olah tubuh ibu mengalah guna mencukupi kebutuhan sang janin.

Zat gizi yang penting dalam proses pembentukan sel darah merah diantaranya adalah zat besi dan asam folat. Maka tak heran, penyebab paling umum dari anemia pada kehamilan adalah defisiensi zat besi (~ 85% kasus) dan asam folat.  Nah, dari sini sudah terjawab ya, bahwa makanan penambah darah untuk ibu hamil adalah jenis makanan yang kaya akan zat besi dan asam folat. Namun harus yang aman bagi ibu hamil. Apa sajakah makanan yang dimaksud?

penambah darah ibu hamil

Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Hamil

Makanan Kaya Zat Besi

Menerapkan diet seimbang yang di dalamnya termasuk mengonsumsi makanan tinggi zat besi dapat membantu mengurangi resiko terkena anemia selama kehamilan. Karena zat besi merupakan zat penting yang dibutuhkan dalam produksi sel darah merah, maka ibu hamil sangat disarankan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi ini sebagai makanan penambah darah untuk ibu hamil.

Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi sebanyak 30 miligram (mg) zat besi per hari. Makanlah setidaknya tiga porsi makanan kaya zat besi setiap hari. Sumber zat besi terbaik termasuk produk biji-bijian yang diperkaya; daging tanpa lemak, unggas, dan ikan; dan sayuran berdaun hijau.

Berikut ini contoh beberapa makanan kaya zat besi dan aman dikonsumsi oleh ibu hamil:

  • Sayuran hijau (bayam, daun singkong, dan sebagainya)
  • Brokoli
  • Kol
  • Buah kering (aprikot, plum, kismis)
  • Kacang
  • Kuning Telur
  • Daging (daging merah, hati, dll).
  • Ayam
  • Kepiting
  • Ikan
  • Udang
  • Anggur
  • Jeruk
  • Plum
  • Semangka

Lebih lanjut: Makanan Kaya Zat Besi

Makanan yang kaya zat besi di atas, benar-benar dapat membantu menambah darah selama kehamilan dan sangat berguna dalam memerangi anemia dan juga gejala yang ditimbulkannya.

Apakah perlu suplemen zat besi?

Hal ini perlu dibicarakan dengan dokter. Kebanyakan dokter menganjurkan ibu hamil tetap mengonsumsi zat besi sebanyak 30 mg perhari, yakni selama trimester kedua dan ketiga kehamilan. Dokter mungkin meningkatkan dosis tersebut ketika Anda memiliki anemia defisiensi besi.

Tips Tambahan

  • Vitamin C membantu penyerapan zat besi sehingga ibu hamil juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan kaya vitamin C, Seperti jus jeruk, paprika hijau, brokoli, melon, stroberi, dan kubis.
  • Kafein dapat menghambat penyerapan zat besi. Usahakan untuk mengkonsumsi suplemen zat besi atau makanan tinggi zat besi setidaknya 1-3 jam sebelum atau setelah minum atau makan makanan yang mengandung kafein. Secara umum, kafein ditemukan dalam produk kopi, teh, cola, dan coklat.
  • Zat besi bisa hilang dalam proses pemasakan. Usahakan memasak makanan dalam jumlah air yang sedikit dan dalam waktu sesingkat mungkin.
  • Sembelit adalah efek samping yang umum terjadi ketika Anda mengkonsumsi suplemen zat besi. Untuk membantu meringankan sembelit, maka konsumsilah  buah-buahan, dan sayuran. Minum setidaknya delapan gelas cairan setiap hari dan lakukan olahraga sedang (seperti yang direkomendasikan oleh dokter).

Makanan Kaya Asam Folat

Asam folat tak kalah penting menjadi zat makanan sebagai menambah darah untuk ibu hamil, di samping itu ternyata zat ini mempunyai manfaat dalam mencegah kececatan lahir, sehingga harus dikonsumsi dengan jumlah yang cukup setiap harinya oleh ibu hamil.

Jumlah asam folat yang direkomendasikan untuk ibu hamil adalah 400 mcg per hari, di samping harus diperoleh lewat makanan, ibu hamil juga diwajibkan untuk mengonsumsi suplemen asam folat setiap hari. Konsultasikan hal ini dengan dokter Anda.

Adapun makanan penambah darah yang kaya asam folat bagi ibu hamil antara lain sebagai berikut:

  • Daging
  • Hati
  • Jeroan ayam
  • Kuning telur
  • Kacang-kacangan
  • Kacang polong
  • Kembang kol
  • Pisang
  • Melon
  • Pepaya
  • Jeruk
  • Jambu biji

Lebih lanjut: Makanan yang mengandung asam folat

Semua jenis makanan penambah darah di atas harus dikonsumsi dalam keadaaan bersih bebas kuman:

  • Daging dan produk hewani harus dimasak hingga matang
  • Sayuran jangan dimakan mentah, masaklah dengan cara dikukus atau jika tidak memungkinkan rebus dengan sedikit air dan memasak dalam waktu singkat.
  • Buah-buahan harus dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, cucilah buah berkulit dengan sabun khusus dan air mengalir sebelum mengupas dan mengonsumsinya.

Semua ini bertujuan agar bisa membunuh kuman apabila makanan itu terkontaminasi oleh mikororganisme yang membahayakan kehamilan Anda.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer