Manfaat Cuka Apel dan Cara Menggunakannya

Ada banyak sekali manfaat cuka apel bagi kesehatan tubuh, maka tak heran ini sering digunakan sebagai obat rumahan. Cuka apel memiliki berbagai kegunaan yang telah terbukti efektif dan aman dalam pengelolaan berbagai kondisi kesehatan.

Selama lebih dari seribu tahun, banyak yang sudah merasakan manfaat cuka apal dan telah digunakan untuk banyak hal; sebagai penyembuhan obat mujarab untuk berbagai penyakit seperti demam, batuk dan pilek, sebagai antibiotik, detoksifikasi, minuman energi, sebagai pengawet dan bumbu masakan, digunakan juga sebagai antiseptik-disinfektan untuk membersihkan luka dan alat-alat kesehatan, dan bahkan sebagai deodoran.

Cuka apel terbuat dari sari apel yang telah mengalami fermentasi, dimana bakteri dan ragi mengubah gula menjadi alkohol dan akhirnya menjadi asam asetat. Cuka sari apel ini kaya akan mineral, seperti kalium, natrium, klorida, fosfor, kalsium, dan magnesium, dan mineral, seperti, tembaga, fluor, serta vitamin A, B1, B2, B6, C, dan E, bioflavonoid , dan pektin.

Manfaat Cuka Apel Bagi Kesehatan

manfaat cuka apel

Pepatah mengatakan, “satu buah apel sehari membuat Anda jauh dari dokter” hal ini benar-benar dicontohkan dengan menggunakan cuka apel. Wasiat dari penggunaan dan penelitian ilmiah membuktikan bahwa banyak sekali khasiat cuka apel bagi kesehatan, sebagai berikut:

  • Meredakan sakit tenggorokan, pilek, dan infeksi sinus
  • Dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi menjadi lebih rendah
  • Bermanfaat untuk kulit, cuka apel dapat membantu mengatasi berbagai masalah pada kulit, seperti jerawat dan bintik-bintik.
  • Detoksifikasi membantu menghilangkan racun
  • Mencegah alergi
  • Meningkatkan kekuatan dan meningkatkan stamina
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
  • Meningkatkan metabolisme sehinga membantu menurunkan berat badan
  • Melancarkan pencernaan dan membantu mempermudah buang air besar
  • Mengurangi rasa sakit dan kekakuan sendi
  • Meringankan Infeksi kandung kemih

Cara Menggunakan Cuka Apel sesuai Manfaatnya

khasiat cuka apel

Untuk dapat merasakan dahsyatnya manfaat cuka apel harus digunakan dengan tepat, sebagai berikut:

Cuka Apel untuk Menurunkan Berat badan

Cuka apel telah digunakan sebagai ramuan herban untuk menurunkan berat badan dan penelitian telah membuktikan bahwa memang demikian. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2006 di Jepang, melaporkan bahwa terjadi penurunan berat badan dan penurunan nafsu makan dengan asupan 30 ml cuka apel, hal ini mengarah pada kesimpulan bahwa cuka apel bisa mengurangi obesitas.

Diabetes

Studi telah melaporkan bahwa cuka apel dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien dengan diabetes tipe 2. Dalam sebuah studi bahkan melaporkan bahwa cuka apel memiliki aktivitas yang sama seperti metformin atau acarbose, yang keduanya merupakan obat antidiabetes.

Bau mulut tak sedap

Cuka dari sari apel dapat digunakan untuk meredakan bau mulut. Campur 15 ml cuka apel dalam satu cangkir air kemudian berkumur selama sepuluh detik. Lebih lanjut, cara menghilangkan bau mulut tak sedap.

Menghilangkan Bau badan

Untuk digunakan sebagai deodoran, bersihkan ketiak dengan bola kapas yang dicelupkan ke dalam cuka apel setiap pagi. Untuk bau kaki, penggunaan ½ cangkir cuka apel dan campurkan dalam wadah air hangat dan rendam kaki selama sekitar 15 menit seminggu sekali.

Manfaat Cuka Apel untuk Masalah Kulit dan Infeksi

Selain menyehatkan, ternyata cuka apel juga bermanfaat untuk kulit termasuk kulit wajah, sebagai berikut:

Mengatasi Jerawat

Cuka apel dapat membunuh bakteri, membantu menjaga keseimbangan pH kulit, dan menyerap minyak yang berlebihan pada kulit. Gunakan satu bagian cuka apel  dalam 3-4 bagian air. Aplikasikan pada kulit dengan menggunakan kapas dan biarkan selama sepuluh menit lalu bilas. Gunakan tiga kali sehari. Untuk kasus yang jerawat yang parah, diamkan semalaman.

Bintik Hitam Pada Wajah

Tumbuklah bawang dan tiriskan dalam mangkuk, dan aduk dengan jumlah yang sama dari cuka apel. Terapkan dengan kapas yang dicelupkan ke dalam campuran tersebut. Atau, minum beberapa tetes cuka apel dalam segelas air dan tambahkan madu sebagai pemanis.

Menghilangkan Selulit

  • Penggunaan topikal (oles): Campur 3 bagian cuka apel dengan satu bagian dari minyak pijat favorit Anda dan dengan lembut pijatkan pada kulit yang terkena selulit dua kali sehari.
  • Penggunaan Oral (minum): Campur 2 sendok makan cuka sari apel ke dalam segelas air. Tambahkan madu sebagai pemanis. Minum setiap pagi.

Infeksi Jamur (keputihan)

Cuka apel memiliki sifat antiseptik yang membantu dalam pengobatan infeksi jamur, seperti Candidiasis yang menyebabkan keputihan. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:

  • Tambahkan cuka apel 1 ½ cangkir ke dalam bak berisi air hangat dan kemudian rendam di dalamnya selama sekitar 20 menit. Hal ini dilakukan sekali sehari selama 3 hari.
  • Setelah 3 hari dari perendaman, buatlah campuran yang terdiri dari 1 ½ gelas air dan 2 sendok makan cuka sari apel. Kali ini digunakan sebagai douche pada jalan lahir dua kali sehari selama 5 hari.
  • Setelah beberapa hari douching, mulai minum segelas air yang dicampur dengan 1 sendok teh cuka sari apel sehari sekali. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya infeksi jamur.

Manfaat Cuka Apel untuk Pencernaan

Sembelit

Cuka apel membantu tubuh dalam mempromosikan gerakan usus. Tindakan ini disebabkan pektin, serat larut air yang menambahkan massa tinja dan karena itu mempromosikan buang air besar. Untuk pengobatan sembelit yang efektif, tambahkan 2 sendok makan sari apel ke dalam segelas air, dan minum campuran ini tiga kali sehari. Campur dengan jus apel atau jus anggur untuk membuatnya lebih enak.

Diare

Kandungan pektin dalam apel dapat menjadi obat untuk mengatasi diare, karena zat ini bertindak untuk melapisi lapisan usus yang meradang. Hal ini dapat digunakan dengan hanya menambahkan 2 sendok makan cuka apel dalam segelas air, yang dapat diminum tiga kali sehari. Ketahui juga makanan anjuran dan pantangan diare

Meskipun begitu banyak manfaat cuka apel, tetap penting untuk berkonsultasi dengan dokter, terlebih ketika digunakan bersamaan dengan obat-obatan tertentu.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer