Vitamin E : Manfaat, Sumber, Efek Kekurangan dan Kelebihan

Vitamin E merupakan salah satu jenis nutrisi yang sangat penting peranannya bagi kesehatan tubuh manusia. Kita pun harus memenuhi kebutuhan tubuh setiap harinya. Penasaran untuk tahu lebih detail mengenai vitamin E? Simak ulasan berikut ini.

Tak seperti vitamin C yang larut dalam air, sifat vitamin E justru larut dalam lemak. Oleh karenanya, untuk memaksimalkan proses penyerapannya, kita perlu mengonsumsi vitamin E bersama dengan makanan yang mengandung lemak sehat. Namun jumlahnya juga tidak boleh berlebihan, karena vitamin larut lemak tidak dapat dibuang oleh tubuh secara langsung, berbeda dengan vitamin yang larut dalam air.

vitamin e

Manfaat vitamin E

Banyak yang ingin tahu apa saja manfaat vitamin E? Setidaknya sepuluh sebagai berikut:

  1. Menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh
  2. Melawan radikal bebas dan mencegah timbulnya beragam penyakit
  3. Memperbaiki kulit yang rusak
  4. Menebalkan rambut
  5. Menyeimbangkan hormon
  6. Meredakan nyeri haid
  7. Meningkatkan kesehatan mata
  8. Mencegah Alzheimer
  9. Membantu pengobatan tertentu
  10. Meningkatkan ketahanan fisik dan kekuatan otot

Simak penjelasan untuk setiap manfaat di atas di bawah ini:

  1. Menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh

Meski seringkali dianggap musuh bebuyutan bagi kesehatan, namun tubuh, khususnya organ hati, ternyata memproduksi kolesterol secara alami. Bagaimanapun juga, kolesterol tetap dibutuhkan agar sel tubuh, saraf, maupun hormon dapat berfungsi dengan baik.

Bila kolesterol tidak teroksidasi, maka ia berada dalam kondisi sehat, normal, maupun seimbang. Namun ketika mengalami oksidasi, kolesterol bisa berbahaya bagi tubuh. Untungnya beragam studi mendapati bahwa vitamin E bisa mencegah terjadinya proses oksidasi tersebut. Hal ini diperantarai oleh perannya yang mampu menangkal kerusakan akibat radikal bebas, yang biasanya menjadi pemicu terjadinya oksidasi kolesterol.

  1. Melawan radikal bebas dan mencegah timbulnya beragam penyakit

Rupanya radikal bebas tak hanya bisa menyebabkan terjadinya oksidasi kolesterol, namun juga merusak kesehatan sel dalam tubuh. Dan ini bisa memicu timbulnya penyakit berbahaya seperti jantung dan kanker.

Akan tetapi karena vitamin E merupakan antioksidan super yang dapat mengurangi efek radikal bebas, mencegah infeksi, dan memperlambat penuaan sel, maka penyakit jantung atau kanker dapat dihindari. Ditambah lagi, vitamin ini ternyata juga bisa meningkatkan imun tubuh secara signifikan.

  1. Memperbaiki kulit yang rusak

Peran vitamin E lainnya adalah menguatkan dinding pembuluh kapiler, meningkatkan kelembaban, serta elastisitas kulit sehingga penuaan dini jadi tertunda. Antioksidan ini juga bisa melindungi mereka yang sering terkena asap rokok atau sengatan sinar matahari agar tak sampai terkena kanker kulit.

Bila dikombinasikan dengan vitamin C, maka keduanya bisa mencegah timbulnya jerawat maupun eksim. Dan saat terserap di lapisan epidermis kulit, vitamin E juga membantu proses penyembuhan kulit karena bisa mempercepat regenerasi sel.

  1. Menebalkan rambut

Bukan hanya kulit yang bisa merasakan manfaat vitamin E, namun rambut juga. Selain mendongkrak sirkulasi, minyak vitamin E juga bisa mengunci kelembaban sehingga kulit kepala tidak sampai kering atau berketombe. Minyak tersebut pulalah yang mampu membuat tampilan rambut terlihat lebih segar maupun sehat. Jadi jangan segan mengaplikasikan beberapa tetes minyak vitamin E saat rambut kering dan kusam.

  1. Menyeimbangkan hormon

Beberapa gejala yang biasanya disebabkan ketidakseimbangan hormon adalah nyeri haid, kenaikan berat badan, alergi, infeksi saluran kemih, perubahan pada kulit, cemas, hingga sakit kepala. Guna mencegah dan mengatasi semua itu, kita perlu vitamin E yang dapat menyeimbangkan endokrin dan sistem saraf, sehingga kadar hormon tetap seimbang.

  1. Meredakan nyeri haid

Kabar baik bagi yang sering mengalami nyeri haid, Anda bisa memanfaatkan vitamin E. Konsumsilah suplemen vitamin E 2-3 hari sebelum dan sesudah haid untuk mencegah nyeri serta makan berlebih saat haid.

  1. Meningkatkan kesehatan mata

Degenerasi makula yang seringkali menyebabkan kebutaan juga bisa dicegah oleh vitamin E. Namun untuk merasakan manfaat tersebut, tubuh juga harus dicukupi dengan nutrisi lainnya seperti vitamin C, beta karoten, serta zinc. Para ahli juga mendapati bahwa mengonsumsi vitamin E dan A dosis tinggi bisa mempercepat proses kesembuhan pasien yang baru saja menjalani laser mata.

  1. Mencegah Alzheimer

Manfaat vitamin E lainnya adalah memperlambat gejala yang dialami pasien Alzheimer seperti menurunnya daya ingat serta fungsi tubuh. Dan kalau dikonsumsi bersama vitamin C, maka keduanya bisa menurunkan resiko timbulnya demensia.

  1. Membantu pengobatan tertentu

Seringkali dalam pengobatan tertentu seperti dialisis maupun radiasi, vitamin E dipakai untuk meminimalisir efek sampingnya. Hal ini dikarenakan sifat antioksidannya yang kuat. Dampak konsumsi obat seperti rambut rontok atau kerusakan paru-paru pun bisa dicegah berkat vitamin yang satu ini.

  1. Meningkatkan ketahanan fisik dan kekuatan otot

Manfaat vitamin E yang terakhir adalah meningkatkan energi serta mengurangi stres oksidasi pada otot usai berolahraga. Dengan cara merangsang sirkulasi darah, maka tak hanya menghilangkan rasa lelah, namun juga menguatkan dinding pembuluh kapiler sekaligus menutrisi sel.

Lebih banyak lagi manfaatnya, silahkan baca juga: Sejumlah Manfaat Vitamin E Bagi Kesehatan

Sumber Vitamin E

Menurut USDA, tubuh membutuhkan asupan vitamin E sebanyak 15 mg/ hari. Dan Anda bisa memperolehnya melalui konsumsi beberapa makanan berikut:

  1. Biji bunga matahari (200 gr, 33,41 mg, 220%)
  2. Almond (200 gr, 32,98 mg, 218%)
  3. Hazelnut (200 gr, 20,29 mg, 133%)
  4. Wheat germ/ inti benih gandum mentah dan tawar (200 gr, 18 mg, 120%)
  5. Mangga (1 buah, 3,02 mg, 20%)
  6. Alpukat (1 buah, 2,68 mg, 18%)
  7. Labu matang (200 gr, 2,64 mg, 17%)
  8. Brokoli matang (200 gr, 2,4 mg, 12%)
  9. Bayam (100 gr matang/ 200 gr mentah, 1,9 mg, 10%)
  10. Kiwi (1 buah berukuran sedang, 1,1 mg, 6%)
  11. Tomat mentah (1 buah, 0,7 mg, 6%)

Sudah terbayang ya, harus memakan apa dan berapa jumlahnya agar kebutuhan vitamin E harian terpenuhi. Lebih lanjut, silahkan baca di sini:

Efek Kekurangan dan Kelebihan Vitamin E

Untungnya, kasus defisiensi vitamin E sangat jarang terjadi, kecuali pada bayi prematur yang lahir dengan bobot kurang dari 1,75 kg. Mereka yang mengalami gangguan penyerapan lemak juga bisa menderita kekurangan vitamin E, begitu pula dengan pasien kistik fibrosis, gastric bypass (operasi pemotongan lambung), Crohn, gangguan liver atau pankreas. Biasanya mereka akan mengalami dampak seperti melemahnya koordinasi otot, penglihatan, serta kemampuan bicara.

Namun sebaliknya, bila dikonsumsinya berlebihan, vitamin E dosis tinggi juga bisa berbahaya khususnya bagi mereka yang menderita jantung atau diabetes. Menurut beberapa studi, kelebihan vitamin E dapat meningkatkan resiko stroke hingga 22%.

Efek lain dari kelebihan vitamin E adalah pendarahan khususnya di otak, gagal jantung pada penderita diabetes, meningkatnya resiko kambuh pada penderita kanker, hingga pendarahan berlebih selama dan sesudah operasi.

Oleh sebab itu, kalau kebutuhan vitamin E sudah terpenuhi dari makanan, maka Anda tak perlu menambah asupannya melalui suplemen. Demikianlah penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat!

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer