Obat Lansoprazole – Fungsi, Dosis & Efek Samping

Lansoprazole adalah obat golongan penghambat pompa proton. Obat ini digunakan untuk mengatasi nyeri ulu hati yang disebabkan oleh peningkatan produksi asam lambung yang berlebihan atau asam lambung tinggi seperti pada sindrom dispepsia, penyakit maag atau tukak lambung. Artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai lansoprazole obat apa, beserta hal – hal penting lainnya.

Daftar Isi:

Mengenal Lansoprazole

Lansoprazole adalah obat antisekresi yang menghambat sekresi asam lambung. Lansoprazole secara spesifik bekerja dengan cara menghambat enzim H+/K+-ATPase yang terdapat pada sel parietal pada dinding dalam lambung. Sistem enzim H+/K+-ATPase merupakan pompa proton (H+) asam yang terdapat pada dinding dalam lambung, dengan kerja penghambatan ini maka Lansoprazole dapat menghambat tahap akhir pembentukan asam lambung.

lansoprazole mediskus

Setelah pemakaian oral obat lansoprazole akan diabsorpsi dengan cepat. Efek antisekresi maksimum dapat dicapai dalam waktu maksimal 2 jam setelah diminum. Pada dosis awal Lansoprazole dapat diserap sebanyak 80-90%, sehingga efektifitas obat lansoprazole sebagai penghambat sekresi asam lambung dapat cepat dicapai.

Indikasi (Fungsi) Lansoprazole

Sebagai obat yang menghambat sekresi asam lambung lansoprazole dapat digunakan untuk:

  • Pengobatan jangka pendek penderita dengan tukak duodenal.
  • Pengobatan jangka pendek penderita dengan tukak lambung.
  • Pengobatan penderita dengan tukak lambung dan tukak duodenum yang tidak memiliki respon terhadap pemberian obat – obat antagonis reseptor H2.
  • Pengobatan penderita refluks esofagitis erosif / ulceratif yang didiagnosa setelah pemeriksaan endoskopi.

Kontraindikasi

Obat Lansoprazole tidak boleh digunakan pada penderita yang telah diketahui mempunyai riwayat hipersensitif terhadap komponen lansoprazole. Jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat-obatan atau makanan tertentu sebaiknya beritahu dokter sebelum menggunakan obat ini.

Dosis Lansoprazole

Lansoprazole tersedia dalam sedian kapsul, adapun dosis lansoprazole yang sering digunakan pada pasien dewasa yaitu lansoprazole 30 mg, dengan pemakaian yang dianjurkan sebanyak satu kali dalam sehari.

  • Bagi penderita dengan tukak duodenal dosis yang dianjurkan adalah lansoprazole 30 mg sehari dan kesembuhan dapat dicapai dalam waktu 4 minggu pengobatan.
  • Bagi penderita dengan tukak lambung dosis yang dianjurkan adalah lansoprazole 30 mg sehari dan kesembuhan dapat dicapai dalam waktu 8 minggu pengobatan.
  • Bagi penderita dengan refluks esofagitis erosif / ulceratif dosis yang dianjurkan adalah 60 mg sehari dan kesembuhan dapat dicapai dalam waktu 8 minggu pengobatan.
  • Bagi penderita tukak lambung dan tukak duodenal yang sulit disembuhkan dengan menggunakan obat lain dosis yang dianjurkan adalah 60 mg sehari dan kesembuhan dapat dicapai dalam waktu 4 minggu untuk pengobatan tukak duodenal dan 8 minggu untuk pengobatan tukak lambung atau refluks esofagitif erosif / ulseratif).

Pasien yang memiliki gangguan pada fungsi hati, gangguan pada fungsi ginjal maupun pasien usia lanjut tidak memerlukan penyesuaian dosis khusus, dan pada anak-anak belum tersedia informasi yang cukup mengenai penggunaan lansoprazole untuk anak-anak.

Kapsul obat lansoprazole harus ditelan utuh bersamaan dengan air putih, kapsul tidak boleh dibuka, dikunyah, digerus atau pun dihancurkan, dan sebaiknya obat ini diminum pagi hari sebelum makan pagi agar efek penghambatan yang dihasilkan obat dapat optimal.

Efek Samping Lansoprazole

Lansoprazole umumnya dapat ditoleransi dengan baik, meskipun demikian masih terdapat laporan akan adanya efek samping yang sifatnya ringan dan sementara seperti sakit kepala, pusing, mual, kembung, mencret, konstipasi, kulit kemerahan dan gatal pada kulit.

Informasi Keamanan

  • Lansoprazole yang diberikan dengan dosis yang melebihi 90 mg, sebaiknya dibagi menjaadi 2 dosis pemberian dalam sehari.
  • Lansoprazole sebaiknya tidak digunakan oleh ibu hamil, maupun menyusui serta anak – anak, karena belum tersedia informasi dan data yang cukup.
  • Lansoprazole dapat memperpanjang eliminasi beberapa obat-obatan seperti diazepam, penitoin dan warfarin, sehingga penurunan dosis terhadap obat tersebut pada penderita sangat dianjurkan.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer