Obat Disentri Alami Hingga Kimiawi dengan Antibiotik

Agar terhindari dari bahaya disentri, maka diperlukan pengobatan yang efektif dan aman. Upaya pengobatan yang baik itu bisa dilakukan dengan menggunakan obat disentri alami ataupun kimiawi berupa antibiotik yang terbukti dapat membunuh bakteri penyebab.

Sebelum Anda menerapkan ataupun menggunakan obat disentri yang akan kami paparkan di sini, pastikan terlebih dahulu apakah Anda mengalami disentri. Hal ini penting, karena pengobatan yang baik itu harus tepat sasaran. Apa jadinya jika obat digunakan secara tidak tepat, bukan efek kesembuhan yang didapat tetapi malah efek samping merugikan dan berbahaya.

obat disentri

Mengenal Penyakit Disentri

Disentri adalah infeksi usus yang menyebabkan diare disertai darah dan lendir. Gejala disentri lainnya meliputi kram perut yang menyakitkan, mual atau muntah, dan peningkatan suhu tubuh (demam) sampai 37,5 derajat celsius atau lebih.

Disentri disebabkan oleh mikroorganisme bakteri dan parasit amoeba. Penyebab disentri bakteri terbanyak adalah bakteri Shigella dan beberapa jenis Escherichia coli ( E coli ). Penyebab lain diare berdarah termasuk Salmonella dan Campylobacter. Sedangkan disentri amuba, disebabkan oleh parasit Entamoeba histolytica, organisme ini paling sering ditemukan di daerah tropis, termasuk Indonesia terutama pada daerah padat dengan sanitasi yang buruk.

Penyakit disentri mudah menyebar dari orang ke orang melalui makanan dan air yang terkontaminasi. Setelah seseorang terinfeksi, organisme penyebab tinggal di dalam usus dan terkandung di dalam tinja. Apabila tinja atau feses ini mencemari air ataupun makanan, maka orang yang menelannya bisa tertular. Selain itu, beberapa kotoran hewan yang terinfeksi bakteri ataupun parasit penyebab juga dapat menyebarkan penyakit disentri ke manusia dengan cara yang sama.

Pengobatan harus segera dilakukan, apabila disentri tidak diobati, maka dapat menyebabkan dehidrasi yang parah. Dehidrasi berat dan ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan shock (syok hipovolemik) atau koma dan mungkin mengancam nyawa.

( ! ) Carilah perawatan medis segera jika Anda, atau seseorang memiliki gejala dehidrasi berat akibat disentri seperti kebingungan, kelesuan, kehilangan kesadaran, kulit dingin, atau penurunan output urin.

( ! ) Carilah perawatan medis segera jika Anda mengembangkan diare dan muntah-muntah.

Berbagai Pilihan Obat Disentri

Sebelum pengobatan dilakukan, maka perlu dipastikan terlebih dahulu apakah Anda mengalami disentri ataukah mengalami kondisi lain. Untuk itu konsultasi dan pemeriksaan dokter mutlak diperlukan. Begitu pula dengan pengobatan disentri, sebaiknya dimulai ketika dokter merekomendasikannya.

Pastikan penderita untuk minum banyak cairan, termasuk penggunaan Oralit jika diperlukan, ini penting untuk menghindari dehidrasi.  Obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol dapat membantu meringankan rasa sakit dan demam. Jangan minum obat antidiare seperti loperamide (Imodium), karena dapat membuat infeksi semakin buruk.

Bagi penderita diperlukan istirahat di rumah sampai setidaknya 48 jam setelah diare berhenti. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko menularkan infeksi kepada orang lain.

Jika gejala memburuk atau menetap, dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk disentri. Pada kasus yang parah, perawatan di rumah sakit selama beberapa hari mungkin diperlukan. Terutama ketika pasien mengalami dehidrasi akibat muntah ataupun diare yang berlebihan.

# Obat Disentri dengan Antibiotik

Terapi antibiotik adalah andalan pengobatan disentri yang disebabkan oleh bakteri dan ini terbukti sangat efektif. Oleh sebab itu penting untuk mengikuti instruksi pengobatan yang diberikan oleh dokter Anda. Pastikan untuk menghabiskan semua antibiotik yang diberikan dengan aturan pakai sesuai petunjuk untuk menyembuhkan disentri sampai tuntas dan mencegah kekambuhan.

Obat antibiotik yang efektif dalam pengobatan disentri yang disebabkan oleh bakteri meliputi:

Pengobatan antibiotik untuk disentri amoeba yang disebabkan oleh Entamoeba histolytica adalah metronidazol.

# Obat Disentri Alami dan Pengobatan Rumah

Untuk membantu mengatasi tanda-tanda dan gejala disentri, cobalah beberapa perawatan sederhana yang bisa dilakukan di rumah sebagai berikut:

  • Minum banyak cairan, termasuk air putih, kaldu dan jus, setiap hari. Hindari kafein dan alkohol.
  • Konsumsilah makanan setengah padat dan makanan rendah serat secara bertahap sampai gerakan usus kembali normal. Makanan mudah dicerna yang baik dikonsumsi seperti tempe, roti panggang, telur, nasi atau ayam.
  • Hindari makanan tertentu seperti produk susu, makanan berlemak, makanan tinggi serat atau makanan yang masam dan bersantan. Makanan-makanan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam proses pencernaan.
  • Pertimbangkan probiotik. Probiotik mengandung strain bakteri yang sama dengan bakteri sehat yang biasanya ditemukan dalam sistem pencernaan manusia. Probiotik dapat meningkatkan jumlah bakteri sehat untuk melawan kuman di saluran pencernaan. Saat ini banyak sekali suplemen probiotik yang tersedia di apotek ataupun toko obat. Selain pada suplemen, bakteri menguntungkan juga dapat ditemukan dalam yogurt dan keju.
  • Istirahat Cukup. Luangkan waktu bagi tubuh agar mendapatkan cukup energi untuk mengusir kuman-kuman jahat penyebab disentri.

Jika mengalami disentri, maka hal penting yang harus diperhatikan adalah menjaga kebersihan yang baik untuk menghindari penyebaran infeksi kepada orang lain. Rajinlah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah menggunakan toilet atau menyentuh tempat tidur atau pakaian yang terkontaminasi. Hindari penggunaan kolam renang umum, kolam air panas, atau fasilitas rekreasi air lainnya sampai infeksi telah benar-benar bersih.

# Tips Mencegah Disentri

Bagi yang belum terkena disentri, maka ada langkah pencegahan agar penyakit disentri menjauh dari Anda, yaitu dengan menerapkan kebersihan yang baik sebagai berikut:

  • mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah menggunakan toilet, dan secara teratur sepanjang hari
  • mencuci tangan sebelum memegang  makanan, makan atau memasak makanan
  • menghindari penggunaan handuk secara bersamaan

Apa potensi komplikasi disentri?

Dengan mengikuti pengobatan yang diberikan, maka Anda dapat meminimalkan risiko komplikasi serius yang disebabkan oleh disentri seperti:

  • ketidakseimbangan elektrolit
  • sumbatan usus
  • perforasi usus (usus bocor)
  • abses hati
  • arthritis postinfectious (nyeri sendi, iritasi mata, dan nyeri buang air kecil)
  • Infeksi saluran kemih
  • kejang-kejang
  • Penyebaran infeksi ke dalam darah (sepsis)

Oleh sebab itu, semoga dengan membaca informasi obat disentri ini, Anda bisa lebih berhati-hati dan bersikap lebih tepat terhadap penyakit disentri.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer