Hati-Hati Memilih Obat Sakit Mata untuk Bayi dan Anak

Ada berbagai jenis obat sakit mata untuk bayi dan anak-anak yang tersedia di apotek, namun perlu diperhatikan bahwa kita tidak bisa memperlakukan sakit mata dengan cara yang sama, karena mengobati sakit mata harus disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya. Terlebih ini pada bayi dan anak-anak, maka kita harus ekstra hati-hati.

Salah satu jenis sakit mata yang sering dialami oleh bayi dan anak-anak adalah  infeksi mata, tetapi tidak semua jenis infeksi mata membutuhkan terapi farmakologis atau obat sakit mata. Selanjutnya, memilih pengobatan yang terbaik tergantung pada jenis infeksi, dan seringkali sulit untuk membedakan berbagai jenis infeksi mata, karena gejala dapat menunjukkan tanda-tanda klinis yang mirip satu sama lain.

Oleh sebab itu sebelum Anda berfikir untuk memberikan obat sakit mata untuk bayi dan anak-anak berikut sedikit pengetahuan yang perlu Anda pahami terkait sakit mata dan pengobatannya.

Berbagai Obat Sakit Mata Pada Bayi dan Anak-anak sesuai Penyebabnya

Hordeolum (Bintitan)

Infeksi terjadi dalam kelenjar di kelopak mata yang ditandai dengan adanya bintil atau benjolan seperti jerawat pada salah satu kelopak mata berwarna kemerahan dan terasa sakit. Bakteri penyebab tersering adalah Staphylococcus aureus.

obat sakit mata untuk bayi dan anak

sakit mata bintitan, lihat kelopak mata bernanah

Pengobatan:

  • Aplikasi kompres hangat pada mata yang terkena selama 10-15 menit, 3-4 kali sehari dianjurkan juga untuk membantu menguras kelenjar dengan cara memijatnya dengan ringan.
  • Penggunaan OTC mata agen antibakteri umumnya tidak diperlukan atau disarankan, kecuali atas rekomendasi dokter.
  • Jika direkomendasikan, antibiotik topical berupa krim dapat membantu mencegah infeksi menyebar ke struktur mata lainnya.
  • Jika hordeolum tidak membaik dalam waktu 48 jam atau jika ada tanda-tanda sakit atau infeksi memburuk, maka anak harus dirujuk ke dokter.

Baca juga: Cara Ampuh Mengobati Bintitan

Blepharitis

Infeksi yang lebih kronis ini biasanya mempengaruhi kedua kelopak mata dan umumnya disebabkan oleh S aureus atau Staphylococcus epidermidis. Ditandai dengan kelopak mata yang membengkak rata, kemerahan dan sering disertai adanya ketombe di sekitar bulu mata. Gejala lain termasuk iritasi, terbakar, dan gatal-gatal pada margin kelopak mata. Karena blepharitis sering mirip dengan infeksi mata akibat virus (misalnya, konjungtivitis), maka tetes mata antibiotik tanpa resep atau salep tidak dianjurkan kecuali disarankan oleh dokter.

blefaritis

kelopak mata bengkak akibat blefaritis

Pengobatan:

Adapan obat sakit mata anak yang dianjurkan untuk mengobati blefaritis adalah salep antibiotik (misalnya, bacitracin, eritromisin). Salep mata lebih disukai daripada obat tetes mata karena meningkatnya waktu kontak dengan jaringan yang terinfeksi.

Jika antibiotik tidak diperlukan, maka penanganan yang tepat adalah menjaga kebersihan kelopak mata, bisa dilakukan dengan menggunakan facecloth atau kapas penyeka yang dibasahi dengan air hangat dengan beberapa tetes sampo bayi hypoallergenic.

Baca juga: Penyebab Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

Konjungtivitis Bakteri

Infeksi ini sering ditandai dengan belakan tebal, dan cairan mata mukopurulen (kekuningan) yang menyebabkan kelopak mata atas dan bawah tertutup lengket. Jika dibiarkan, sakit mata seperti ini akan menganggu aktifitas sehari-hari, dengan penyembuhan dalam waktu 2-3 minggu. Namun, dengan pengobatan yang baik dapat mengurangi durasi gejala dan penularannya. Mengobati sakit mata segera juga dapat menurunkan risiko komplikasi kornea yang serius. Penyebab tersering pada bayi dan anak-anak yaitu Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, dan Moraxella catarrhalis.

obat sakit mata untuk bayi

mata merah dan belekan akibat konjunctivitis bakteri

Pengobatan:

Pengobatan nonfarmakologis termasuk merendam kelopak mata yang lengket satu sama lain di pagi hari dengan kompres hangat dan membuka dengan sangat lembut dan hati-hati. Pilihan terapi harus dipertimbangkan dengan cermat untuk cakupan bakteri gram positif dan gram negatif. Pengobatan mandiri tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun; anak-anak harus selalu dirujuk ke dokter sehingga penilaian yang tepat dan menyeluruh.

Konjungtivitis Virus

Infeksi ini biasanya menyebabkan mata yang sangat merah, cairan yang encer, dan perdarahan kecil mungkin bisa terjadi. Infeksi biasanya menyebar dan mempengaruhi kedua mata. Adenovirus adalah virus penyebab paling umum; herpes simplex virus dan virus varicella zoster juga bisa menjadi penyebab. Dengan demikian, obat sakit mata berupa tetes yang mengandung antibiotik tidak dianjurkan, justru malah dapat membahayakan dalam penggunaan jangka panjang.

mata merah akibat konjunctivitis virus

mata merah akibat konjunctivitis virus

Pasien harus dirujuk ke dokter untuk diagnosis dan pengobatan antivirus yang tepat jika diindikasikan. Terapi suportif yang dapat dilakukan di rumah meliputi kompres hangat atau dingin dan pelumas mata (obat tetes air mata buatan) untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Kebersihan pribadi yang baik sangatlah penting untuk mencegah penularan dari bayi atau anak kepada anggota keluarga lainnya yang memiliki  kontak erat.

Sakit mata ini biasanya menyembuh dengan sendirinya daam jangka waktu satu hingga dua minggu.

Tindakan pencegahan

Langkah-langkah pencegahan umum akan membantu menghindari sakit mata menjadi lebih buruk dan dapat membatasi penyebaran infeksi:

  1. Hindari menyentuh mata.
  2. Cuci tangan setelah kontak dengan mata yang terinfeksi.
  3. Gunakan kompres baru atau handuk setelah setiap aplikasi.
  4. Mencuci seprai dan handuk dalam air deterjen panas setelah digunakan.
  5. Pastikan bahwa ujung botol tetes mata atau tabung salep tidak menyentuh mata atau bulu mata.
  6. Jangan berbagi obat tetes mata jika anggota rumah ada yang sakit mata.
  7. Mencegah terulangnya kembali sakit mata dengan membersihkan marjin kelopak mata setidaknya dua kali seminggu.

Mengingat berbagai jenis dan penyebab sakit mata, maka kita tidak boleh menggunakan obat sakit mata sembarangan. Pengobatan terbaik untuk bayi di bawah 2 tahun harus selalu dirujuk ke dokter untuk evaluasi menyeluruh diagnosis yang tepat. Terapi tanpa obat seperti telah disebutkan sebelumnya dan termasuk menjaga kebersihan adalah lebih penting daripada penggunaan obat sakit mata yang belum tentu aman karena dikhawatirkan tidak sesuai indikasi. Jadi perlakukanlah obat sakit mata yang ada di apotek hanya digunakan atas rekomendasi dari dokter.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer