10 Ciri-ciri Meningitis yang Perlu Diwaspadai

Dibanding gangguan kesehatan lain seperti flu atau demam misalnya, meningitis merupakan salah satu jenis penyakit yang belum banyak diketahui orang. Padahal, penyakit ini merupakan salah satu yang paling mematikan. Meski tergolong jarang terjadi, namun tak ada salahnya bila kita menyimak apa saja ciri-ciri meningitis.

Meningitis umumnya disebabkan oleh bakteri atau virus yang menginfeksi meningens atau lapisan pelindung otak serta saraf tulang belakang. Beberapa jenis meningitis memang bisa dicegah dengan pemberian vaksin, namun itu tak berlaku untuk semua tipe.

ciri-ciri meningitis

Sebagian pengidapnya mungkin bisa dirawat jalan di rumah, akan tetapi tak sedikit kasus yang mengharuskan pasien meningitis menginap di rumah sakit. Pada beberapa kasus, bila tak ditangani segera, penyakit menular ini bahkan bisa berakibat fatal dalam waktu singkat.

Kenali Ciri-Ciri Meningitis atau Radang Selaput Otak

Guna meminimalisir resiko kematian, maka kita perlu mengenali ciri-ciri meningitis yang utama berikut ini:

  1. Demam
  2. Sakit kepala berkepanjangan
  3. Leher kaku
  4. Bingung
  5. Mual dan muntah
  6. Sensitif terhadap cahaya
  7. Pegal-pegal
  8. Ruam kulit
  9. Gejala berbeda pada anak
  10. Tak bisa bangun

Simak terus penjelasannya…

1| Demam

Salah satu gejala meningitis ini memang mirip dengan flu sehingga banyak orang mungkin akan menganggapnya biasa saja. Gejala yang menyertai flu seperti demam atau bahkan pneumonia ini membuat meningitis jarang terdeteksi secara dini.

Kondisi ini biasanya muncul dikarenakan bakteri atau virus sedang menyerang cairan yang menyelubungi otak, sehingga menimbulkan demam pada si penderita. Demam tinggi juga dapat muncul bila pengidapnya adalah bayi baru lahir yang berusia 3 bulan ke atas.

Yang lebih memprihatinkan adalah meningitis bisa cepat menular ke banyak orang, misalnya yang berada dalam 1 ruangan besar sekalipun.

2| Sakit kepala berkepanjangan

Sakit kepala terus-menerus juga merupakan gejala berikutnya dari meningitis. Bukan sekedar pusing biasa, sakitnya benar-benar menyiksa seperti ketika seseorang terkena migrain. Sakitnya datang tiba-tiba, bisa cepat, namun bisa juga dirasakan seminggu setelah terinfeksi, dan pada saat yang sama demam pun juga muncul. Dan pada kebanyakan kasus, biasanya si penderita baru memeriksakan diri setelah mengalami sakit kepala yang tak kunjung reda.

3| Leher kaku

Sakit di bagian leher karena salah posisi saat tidur memang biasa dialami oleh siapa saja, namun ternyata kondisi ini juga bisa menjadi salah satu pertanda seseorang mengidap meningitis. Lalu bagaimana cara membedakan keduanya?

Beberapa berpendapat bahwa leher kaku akibat meningitis dirasa sangat menyakitkan sehingga bisa menyiksa penderitanya bahkan ketika ia duduk atau berbaring. Ini merupakan gejala ciri khas meningitis. Kondisi ini tentu tidak sama dengan leher kaku karena salah tidur yang biasanya hanya membuat tak nyaman bagian kepala dan leher saja.

Baca juga: Penyebab Utama Leher Kaku dan Cara Mengatasinya

4| Bingung

Jika biasanya seseorang selalu tegas dalam mengambil keputusan atau sigap dalam bertindak, maka pengidap meningitis didapati mengalami hal sebaliknya. Sikap susah fokus dan galau ketika mengambil keputusan ini biasanya juga kerap muncul bersamaan dengan 3 gejala awal di atas.

Dan gejala ini biasanya lebih parah lagi jika penderitanya adalah lansia karena membengkaknya otak membuat mereka tidak bisa membedakan antara realita dan mimpi. Yang terburuk adalah mereka bahkan bisa lupa dengan hal-hal penting dalam kehidupannya seperti status pernikahan atau identitas anak-anak mereka. Untungnya gejala ini bisa hilang ketika pasien menjalani penanganan yang tepat.

5| Mual dan muntah

Mual serta muntah yang diikuti dengan sakit kepala ekstrim hingga tak sadarkan diri merupakan ciri-ciri meningitis yang perlu juga mendapat perhatian. Dan bila gejalanya terlalu kuat, maka penderitanya biasanya malas makan sehingga berat badannya pun merosot drastis. Hal ini tentu tak boleh terus terjadi karena mereka yang muntah-muntah harus tetap menghidrasi tubuhnya dengan banyak minum air dan makan.

6| Sensitif terhadap cahaya

Meningitis dapat membuat penderitanya jadi sensitif terhadap cahaya sehingga mereka bisa mengalami migrain atau rasa tak nyaman saat melihat sesuatu. Penyebabnya adalah peradangan dalam otak yang menekan saraf penglihatan.

Selain membuat seseorang lebih sensitif terhadap cahaya, berbagai masalah juga dapat timbul seperti pandangan double atau kabur misalnya. Cedera pada mata yang lebih parah juga mungkin terjadi bila saraf penglihatan sampai mengalami kerusakan.

7| Pegal-pegal

Setelah mengalami gejala awal seperti mual, muntah, lelah, hingga insomnia, maka tak butuh waktu lama bagi tubuh untuk merasakan encok dan pegal-pegal. Penderita meningitis bahkan bisa mengalami kesusahan saat berjalan atau beraktivitas.

8| Timbul ruam pada kulit

Ciri-ciri meningitis berikutnya adalah munculnya ruam pada beberapa bagian atau bahkan seluruh kulit. Hal ini dipicu oleh pesatnya pertumbuhan bakteri yang merusak pembuluh darah. Meski peluang munculnya ruam lebih besar pada anak-anak, namun para dewasa juga bisa mengalaminya.

Sebelum timbul ruam, biasanya kulit penderita meningitis akan tampak pucat. Tangan serta kakinya juga terasa dingin ketika dipegang. Dan warna ruam yang semula hanya berupa bercak merah atau coklat biasa pun kian membesar dari waktu ke waktu.

9| Gejala berbeda pada anak-anak

Pada anak-anak, mereka yang terkena virus meningitis bisa jadi merasa tak nyaman saat bersentuhan atau dipegang oleh orang lain. Selain susah makan, anak-anak biasanya juga akan menangis lebih sering dari biasanya. Untuk para bayi, di samping muntah, gerak-geriknya juga bakal tidak seaktif seperti sebelumnya.

10| Tak bisa bangun

Rasa lelah yang teramat sangat menjadi ciri-ciri meningitis yang terakhir pada bahasan kali ini. Dan ini menyebabkan penderitanya susah bangun atau tetap terjaga. Tak hanya itu, berbagai penurunan dari segi kemampuan mengingat, bicara, mendengar, serta melihat, juga bisa menyerang pengidapnya.

Hal terakhir yang perlu kita ketahui bersama adalah bahwa penanganan meningitis membutuhkan waktu. Beberapa orang mungkin dapat sembuh dalam waktu 1-2 minggu saja, namun lainnya bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Yang pasti adalah bila beberapa dari ciri-ciri meningitis di atas mulai muncul, jangan tunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter agar bisa mendapat pertolongan tepat pada waktunya.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer