7 Ciri dan Gejala Usus Buntu Pada Anak

Siapapun bisa terkena penyakit usus buntu termasuk anak-anak. Kejadian paling sering adalah pada anak-anak antara usia 4 sampai 15 tahun. Apakah gejala penyakit usus buntu pada anak dan dewasa sama?

Penyakit usus buntu (Apendisitis) terjadi ketika usus buntu mengalami peradangan, hal ini paling sering disebabkan ketika feses keras (fecaliths) menyumbat pembukaan usus buntu. Penyumbatan juga bisa terjadi ketika dinding usus buntu membengkak. Ketika usus buntu tersumbat, maka bakteri dapat tumbuh di dalamnya dan menyebabkan infeksi dan peradangan.

Usus buntu yang meradang jika dibiarkan bisa pecah, dan mengeluarkan isi didalamnya yang mengandung banyak bakteri bahkan nanah sehingga menyebar ke rongga perut. Hal ini dapat menyebarkan infeksi di ronga perut dan menyebabkan masalah serius yang mengancam nyawa. Itulah pentingnya penanganan awal penyakit usus buntu.

Pahami: Lokasi, Fungsi, serta Ciri-ciri dan Gejala Usus Buntu

Gejala Sakit Usus buntu pada Anak

Sangat penting bagi orang tua dan siapa saja untuk mengetahui gejala penyakit usus buntu pada anak sehingga dengan segera dapat mencari bantuan medis yang tepat.

Pada anak-anak yang berusia 2 tahun ke bawah, ciri-ciri yang paling umum dari penyakit usus buntu adalah sakit perut bagian bawah, muntah dan perut membesar (kembung dan bengkak).

Pada anak yang lebih besar gejala awal bisa berupa sakit perut di dekat pusar. Seiring waktu, rasa sakit bergerak ke perut kanan bawah. Dalam kebanyakan kasus, rasa sakit tidak menjadi lebih baik bahkan jika anak terus beristirahat. Gerakan tubuh biasanya membuat rasa sakit lebih buruk.

Selain gejala utama di atas, penyakit usus buntu pada anak disertai juga dengan gejala sebagai berikut:

  1. Sakit perut seperti di atas
  2. Tidak mau makan
  3. Muntah
  4. Diare
  5. Demam ringan
  6. Bengkak atau perut kembung
  7. Jika usus buntu pecah, anak bisa mengalami demam tinggi karena infeksi yang menyebar.

Jika Anda menduga bahwa anak mungkin mengalami radang usus buntu, maka segeralah hubungi dokter atau membawa anak segera ke rumah sakit. Sementara waktu, jangan memberikan apapun kepada anak untuk makan atau minum, termasuk obat-obatan untuk penghilang rasa sakit, kecuali atas anjuran dokter.

gejala usus buntu anak

Memang mejadi tantangan tersendiri bagi dokter untuk mengetahui apakah sakit perut pada anak disebabkan oleh usus buntu yang meradang atau karena alasan lain. Untuk itu, dokter akan meminta sejarah rinci penyakit anak dan memeriksa perut anak anda dengan seksama.

Pemeriksaan penunjang biasanya diperlukan, seperti tes darah, tes urine, serta tes pencitraan (USG) dan rongsen atau CT-Scan (lebih jarang).

Langkah Pengobatan Radang Usus Buntu

Apendisitis paling sering diobati dengan cara operasi untuk mengangkat atau membuang usus buntu. Dalam banyak kasus, operasi ini akan berlangsung tak lama setelah seorang anak didiagnosis.

Sebelum operasi, anak akan diberikan obat (anestesi umum/bius) untuk membuat mereka tertidur sehingga tidak merasa sakit saat operasi berlangsung yang memakan waktu sekitar satu jam.

Setelah Operasi Usus Buntu

Usus Buntu Anak Belum Pecah

Jika usus buntu anak belum pecah, maka akan dirawat di rumah sakit selama 1 atau 2 hari setelah operasi. Ketika anak merasa sehat, makanan dan aktivitas dapat perlahan-lahan dimulai. Kemudian dianjurkan kontrol setelah 3-5 hari. Ini akan membantu memastikan bahwa penyembuhan berjalan dengan baik. Sekitar 2 sampai 3 minggu setelah operasi, anak perlu diperiksakan ulang ke dokter untuk melihat kondisinya.

Usus Buntu Anak sudah Pecah

Jika usus buntu sudah pecah, maka anak akan memerlukan rawatan di rumah sakit lebih lama, biasanya sekitar 5 hari. Anak akan mendapatkan antibiotik dan cairan melalui infus selama masa pemulihan, dan tidak boleh makan atau minum setelah operasi.

Pada kondisi ini, diperlukan tabung selang yang dipasang melewati hidung untuk menuju lambung. Ini disebut tabung nasogastrik, atau NGT. Fungsinya untuk membantu menjaga perut anak tetap kosong, memungkinkan usus untuk beristirahat dan mencegah muntah. Selang akan dilepas setelah anak siap untuk makan dan minum. Selebihnya sama dengan perawatan di atas.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer