7 Penyebab Leukosit Tinggi (Leukositosis)

Leukosit Tinggi – Kita bisa tahu kadar leukosit atau darah putih kita dengan cara melakukan pemeriksaan darah lengkap, terkhusus mengenai hitung jumlah leukosit dan hitung jenis leukosit. Apabila didapatkan hasil di atas nilai normal atau dengan kata lain kadar leukosit tinggi, maka tentu timbul berbagai pertanyaan apa penyebabnya dan apa akibat yang ditimbulkannya.

Dalam dunia medis, leukosit tinggi dikenal dengan istilah leukositosis, yaitu suatu kondisi ketika darah putih (leukosit) jumlahnya meningkat lebih dari 11.000 leukosit per mm kubik darah manusia dewasa. Perlu diketahui bahwa nilai normal leukosit adalah pada kisaran 4.000-10.500 sel/mm³ pada dewasa dan 5.000-15.500 sel/mm³ pada anak-anak. Sedangkan apabila kadarnya rendah disebut dengan leukopenia.

Sel-sel darah putih (WBC=White Blood Cells) atau leukosit berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi serta sel-sel tumor (kanker). Darah Putih diproduksi oleh sum-sum tulang, terdiri dari berbagai jenis sel leukosit yaitu neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil dan basofil. Neutrofil adalah jenis sel yang paling banyak, kemudian diikuti oleh limfosit.

leukopenia kekurangan darah putih

Dengan demikian, ketika kita dapatkan jumlah leukosit tinggi, maka tentu saja kita lihat juga hitung jenisnya, sel-sel leukosit jenis yang mana yang mengalami peningkatan, karena setiap kondisi dapat berbeda tergantung dari penyebab tingginya kadar leukosit.

Penyebab Leukosit Tinggi

Banyak yang tahu bahwa leukosit tinggi biasanya disebabkan oleh infeksi, namun nayatanya ada banyak penyebab lain kenapa leukosit bisa tinggi, sebagai berikut:

Infeksi. Hitung jumlah leukosit (leukositosis) sering meningkat akibat dari infeksi. Baik infeksi umum yang terjadi pada tubuh yang biasanya ditandai dengan demam, atau infeksi dan peradangan yang terjadi pada  sumsum tulang yang memproduksi leukosit. Infeksi bakteri dan virus tertentu dapat memicu terjadinya leukositosis.

  • Alergi. Leukositosis juga terkait dengan reaksi kekebalan tubuh yang berupa hipersensitifitas atau alergi, misalnya pada seseorang yang memiliki asma dan serangan alergi lainnya.
  • Penyakit Sum-sum Tulang. Beberapa kasus leukositosis yang paling serius dan mengancam kehidupan yaitu yang berhubungan dengan penyakit sumsum tulang.
  • Kanker. Ketika ditemukan leukosit tinggi lebih dari 30.000 per mm kubik, hal bisa disebabkan oleh adanya keganasan atau kanker pada sumsum tulang yang mendasari, termasuk leukemia atau kanker darah.
  • Penyebab Lainnya. Penyebab leukosit tinggi lainnya termasuk stres fisik dan psikis, asupan obat-obatan tertentu seperti lithium dan beta agonis, operasi pengangkatan limpa, anemia hemolitik.

Daftar di atas adalah penyebab umum leukosit tinggi, untuk mengetahui penyebab khusu leukositosis, maka kita harus melihat jenis leukosit mana yang mengalami peningkatan, yaitu:

  • Neutrofil nilai normal: 40-60%, jika tinggi disebut Neutrofilia
  • Limfosit nilai normal: 20-40%, jika tinggi disebut Limfositosis
  • Monosit nilai normal: 2-8%, jika tinggi disebut Monositosis
  • Eosinofil nilai normal: 1-4%, jika tinggi disebut Eosinofilia
  • Basofil nilai normal: 0,5-1%, jika tinggi disebut Basophilia

Neutrofilia 

Dalam banyak kasus, jumlah neutrofil yang meningkat merupakan reaksi tubuh dalam melawan infeksi atau zat asing yang bersifat akut. Infeksi oleh bakteri, virus, jamur, dan parasit semua dapat meningkatkan jumlah neutrofil dalam darah. Neutrofil juga dapat meningkat pada orang yang memiliki cedera, seperti patah tulang pinggul atau luka bakar. Gangguan inflamasi, termasuk penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis, Beberapa obat, seperti kortikosteroid, dan leukimia, juga mengakibatkan peningkatan jumlah neutrofil dalam darah.

Limfositosis

Jumlah limfosit yang tinggi bisa disebabkan oleh respon terhadap infeksi, terutama oleh virus. Beberapa infeksi bakteri, seperti tuberkulosis, juga dapat meningkatkan jumlah leukosit limfosit. Bisa juga disebabkan oleh limfoma,  leukemia limfositik akut atau kronis, penyakit Graves (hipertiroid) dan penyakit Crohn (radang usus).

Eosinofilia

Eosinofil merupakan sel darah putih yang banyak berpartisipasi dalam reaksi imunologi dan alergi. Oleh karena itu penyebab eosinofil tinggi termasuk gangguan imunologi seperti arthritis, reaksi alergi, infeksi parasit, dan kondisi kulit seperti ruam kulit.

Tanda-tanda dan gejala leukosit tinggi pada dasarnya akan sesuai dengan penyakit  yang menyebabkan tingginya kadar leukosit. Diagnosis yang cepat dan pengobatan yang tepat terhadap penyebabnya akan dapat mengatasi masalah ini. Pada kasus leukositosis yang parah transplantasi sumsum tulang dan transfusi darah mungkin diperlukan.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer