8 Penyebab Keringat Berlebihan di Malam Hari

Sebagai seorang dokter, adakalanya saya sering menjumpai pasien dengan keluhan berkeringat di malam hari. Keringat malam yang dimaksud adalah keluarnya keringat berlebihan pada malam hari padahal suhu lingkungan tidak panas. Karena apabila kamar tidur Anda sangat panas atau sirkulasi udara yang buruk dan Anda berkeringat banyak karenanya, maka itu adalah normal.

Berkeringat di malam hari yang berlebihan dapat benar-benar membasahi pakaian dan seprai dan tentu saja ini tidak berhubungan dengan lingkungan yang terlalu panas. Kenapa bisa begitu, apa penyebab berkeringat di malam hari?

Itulah pertanyaan yang sering dilontarkan, Ada banyak penyebab kenapa seseorang berkeringat di malam hari. Untuk menemukan penyebabnya, maka satu-satunya cara yang lebih akurat adalah memeriksakan diri dokter. Dokter akan menggali secara rinci keluhan-keluhan dan riwayat kesehatan serta melakaukan pemeriksaan fisik yang sesuai.

keringat malam mediskus

Namun sebelum Anda memutuskan untuk berkeunjung ke dokter, berikut sedikit pengetahuan dari kami mengenai beberapa kondisi yang dikenal yang dapat menyebabkan berkeringat berlebihan di malam hari.

8 Penyebab Berkeringat di Malam Hari

  1. Menopause. Hot flashes atau kulit kemerahan dan panas yang menyertai menopause dapat terjadi pada malam hari dan menyebabkan berkeringat. Ini adalah penyebab yang sangat umum dari berkeringat di malam hari pada wanita.
  2. Idiopatik hiperhidrosis. Idiopatik hyperhidrosis adalah kondisi di mana tubuh secara terus menerus menghasilkan terlalu banyak keringat tanpa penyebab medis yang jelas. Namanya juga indiopatik (terjadi begitu saja, tidak jelas penyebabnya)
  3. Infeksi. Di kalangan medis, sudah sangat dikenal bahwa ada jenis infeksi tertentu yang menyebabkan keringat malam berlebihan. Tuberkulosis adalah infeksi yang paling sering dikaitkan dengan keringat malam disamping gejala utama berupa batuk, tidak nafsu makan, dan badan kurus (baca: gejala TBC). Di samping itu ada pula infeksi bakteri lain, seperti endokarditis (radang jantung katup), osteomyelitis (radang pada tulang), dan abses bisa menyebabkan berkeringat di malam hari. Berkeringat di malam hari juga merupakan gejala infeksi HIV.
  4. Kanker. Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa keringat malam yang merupakan gejala awal dari beberapa jenis kanker. Jenis yang paling umum dari kanker yang terkait dengan keringat malam adalah limfoma atau kanker kelenjar getah bening. Meskipun begitu, tentu saja ini bukan gejala yang khas pada penderita kanker, karena orang-orang yang terdiagnosis kanker sering memiliki gejala lain juga, seperti penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas dan demam.
  5. Obat. Penggunaan obat-obat tertentu dapat menyebabkan berkeringat di malam hari. Sebagai contoh obat Antidepresan (penenang), adalah jenis umum dari obat yang dapat menyebabkan berkeringat di malam hari. Dari 8% sampai 22% orang yang memakai obat antidepresan mengalami berkeringat di malam hari. Obat kejiwaan lainnya juga telah dikaitkan dengan keringat malam. Di samping itu, obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan demam, seperti aspirin dan acetaminophen, terkadang bisa juga menyebabkan berkeringat di malam hari. Tentu saja, masih banyak obat lain dapat menyebabkan berkeringat di malam hari .
  6. Hipoglikemia. Gula darah rendah di bawah nilai normal dapat menyebabkan berkeringat berlebihan. Orang yang menggunakan insulin atau obat diabetes oral bisa mengalami hipoglikemia pada malam hari yang salah satunya ditandai dengan berkeringat pada malam hari.
  7. Gangguan hormon. Keringat berlebihan di malah hari dikaitan juga dengan beberapa gangguan hormon, termasuk pheochromocytoma, sindrom karsinoid, dan hipertiroidisme .
  8. Kondisi neurologis. Jarang, kondisi gangguan saraf atau neurologis seperti disrefleksia otonom, pasca trauma syringomyelia , Stroke , dan neuropati otonom dapat menyebabkan  keringat berlebihan dan dapat menyebabkan berkeringat di malam hari.

Daftar di atas adalah beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan keluarnya keringat berlebihan di malam hari, untuk diagnosis dan penyebab pasti, maka tentu saja harus dilakukan pemeriksaan oleh dokter secara menyeluruh.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer