Atresia Ani

Definisi Atresia Ani. Atresia Ani adalah kelainan kongenital dimana bayi yang baru lahir tidak memiliki anus.

Deskripsi Atresia Ani
Pada dasarnya ada dua jenis atresia ani yaitu Atresia Ani letak tinggi dan Atresia Ani letak rendah. Pada anak laki-laki dengan atresia ani letak tinggi, mungkin ada saluran (fistula) yang menghubungkan usus besar baik denagn uretra (saluran dilalui urin dari kandung kemih) ataupun dengan kandung kemih itu sendiri. Pada anak perempuan, saluran dapat terhubung dengan vagina. Enam puluh persen anak-anak dengan atresia ani letak tinggi memiliki cacat lainnya, termasuk masalah dengan kerongkongan, saluran kemih, dan tulang.

Pada Atresia Ani letak rendah, saluran dapat membuka di depan sphincter ani, atau, pada anak laki-laki, di bawah skrotum. Diperkirakan bahwa kelainan keseluruhan dari anus dan rektum terjadi pada satu dari setiap 5.000 kelahiran dan lebih sering pada anak laki-laki. Seorang ibu yang memiliki satu anak yang memiliki salah satu jenis kondisi ini memiliki peluang 1% memiliki anak lain yang menderita penyakit ini.

Atresia Ani
Penyebab dan gejala Atresia ani
Atresia Ani merupakan cacat dalam pengembangan janin. Penyebabnya tidak diketahui, tetapi faktor genetika tampaknya memainkan peran kecil.

Diagnosa Atresia ani
Biasanya dokter dapat menentukan diagnosis atesia ani segera setelah bayi terlahir dengan melihatnya secara langsung. Kadang-kadang, Atresia Ani tidak terdeteksi sampai bayi diberi makan dan timbullah tanda-tanda obstruksi usus. Pada akhir hari pertama atau kedua, perut membengkak dan ada muntah feces. Untuk menentukan jenis Atresia Ani dan posisi yang tepat, foto rongsen dapat dimanfaatkan. Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau computed tomography (CT scan), serta USG, adalah teknik pencitraan yang digunakan untuk menentukan jenis dan ukuran atresia ani. USG menggunakan gelombang suara, CT scan menggunakan sinar x melalui tubuh pada sudut yang berbeda, dan MRI menggunakan medan magnet dan gelombang radio.

Pengobatan Atresia ani
Pembedahan adalah pengobatan definitif untuk atresia ani. Untuk atresia ani letak tinggi, segera dilakukan setelah diagnosis dibuat, sayatan bedah dibuat di usus besar untuk membuat lubang sementara (kolostomi) di bagian perut yang ditentukan. Beberapa bulan kemudian, usus tersebut akan dipindahkan ke dalam cincin otot (sfingter) yang merupakan bagian dari anus dan dibuatkan lubang di kulit.

ATRESIA ANI KOLOSTOMI

Kolostomi telah dilakukan pada seorang anak dengan atresia ani

Kolostomi ditutup beberapa minggu kemudian. Pada atresia ani letak rendah, segera setelah diagnosis, lubang dibuat di kulit untuk membuka daerah dimana anus seharusnya. Jika saluran tersebut di tempat yang salah, usus tersebut akan dipindahkan ke posisi yang benar kadang selama tahun pertama. Setelah operasi, dokter bedah pediatrik menggunakan instrumen untuk membesar atau melebarkan rektum dan mengajarkan orang tua bagaimana melakukan ini setiap hari di rumah untuk mencegah jaringan parut agar tidak kontraktur.

Prognosa Atresia ani
Pada Atresia Ani letak tinggi, banyak anak mempunyai masalah pengontrolan fungsi usus. Kebanyakan juga mengalami konstipasi. Pada atresia ani letak rendah, anak-anak umumnya memiliki kontrol buang air besar yang baik, tetapi masih mungkin mengalami sembelit.

Pencegahan Atresia ani
Tidak ada cara yang dikenal untuk mencegah atresia ani.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer