Bahaya Akibat Kurang Minum Air Putih

Setiap orang harus minum air putih dengan cukup, karena setiap saat pula tubuh kita membutuhkan air dan sebagian air itu dibuang seperti ketika berkeringat dan buang air kecil. Salah satu masalah kesehatan akibat kurang minum air putih adalah dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan mungkin mematikan.

Begitu pentingnya air bagi tubuh, ia memainkan peran sentral terhadap kesehatan kita, air membawa gula, nutrisi dan hormon ke seluruh tubuh, melumasi sendi dan membantu dalam menetralisir produk-produk limbah. Seperti telah disebutkan sebelumnya, setiap hari tubuh kehilangan sejumlah besar air melalui urine dan feses, serta dari penguapan dari kulit. Dengan demikian kita perlu mengisi ulang cairan tubuh itu dengan cara minum air putih dan cairan lainnya serta mengonsumsi makanan kaya air untuk menghindari dehidrasi, atau Anda akan menderita berbagai konsekuensi kesehatan.

akibat kuring minum air putih

Apa tanda-tanda dan gejala bahwa seseorang kurang minum?

Sebagai akibat kurang minum air putih, maka tanda awal yang dapat diamati adalah jarang buang air kecil, dan ketika berkemih air seni yang keluar tampak keruh atau kuning kecoklatan. Perlu diketahui, orang normal yang minum cukup akan buang air kecil secara teratur sepanjang hari, dan urine berwarna kuning terang atau bening.

Kurang minum juga ditandai dengan mulut kering atau terasa lengket, selain itu mata akan terlihat cekung dan mungkin sedikit mengeluarkan air mata ketika menangis.

Apa saja masalah kesehatan akibat kurang minum air putih?

Ketidakseimbangan Cairan dan elektrolit

Seiring waktu, kurang minum air akan memiliki pengaruh yang buruk terhadap keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Air menjadi tempat dimana elektrolit larut dan tersebar. Elektrolit ini memainkan peran kunci dalam fungsi jaringan – misalnya, peran natrium dalam komunikasi saraf. Oleh karena itu menjaga keseimbangan kadar elektrolit akan membantu sel-sel tubuh agar bekerja dengan baik.

Ketika seseorang kurang cairan akibat kurang minum, maka dapat terjadi dehidrasi, pada kondisi ini tubuh kehilangan air lebih cepat daripada kehilangan elektrolit. Sebagai hasilnya, terjadilah ketidakseimbangan elektrolit, yang menyebabkan berbagai gejala, termasuk kejang otot, kelemahan dan detak jantung tidak teratur.

Gangguan Pengaturan Suhu

Salah satu peran air dalam tubuh yaitu mengatur suhu tubuh, tujuannya agar tubuh memiliki suhu yang tetap stabil, sehingga enzim dalam sel-sel dapat berfungsi dengan baik. Air juga menyerap dan membuang panas yang terbentuk sebagai efek samping metabolisme, dan kelenjar keringat juga akan mengeluarkan cairan ke kulit ketika lingkungan panas, hal ini untuk mengurangi suhu tubuh.

Dehidrasi atau kurang cairan akibat kurang minum air putih dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk mendinginkan diri. Apabila dehidrasi dikombinasikan dengan lingkungan yang panas (misal di terik matahari), maka akan terjadi panas berlebih. Overheating ini dapat menyebabkan kelemahan, sakit kepala atau pusing, kejang atau bahkan kematian.

Bagaimana cara agar tidak kekurangan cairan?

Orang dewasa rata-rata membutuhkan air putih sekitar 2 liter perhari atau setara dengan 8 gelas air putih. Namun ini hanya taksiran kasar, karena kebutuhan air akan meningkat ketika badan demam, banyak aktifitas, lingkungan yang panas dan banyak berkeringat. Dan akan menurun ketika di cuaca dingin. Selain air putih, asupan cairan harian juga dapat berasal dari makanan, terkhusus makanan yang kaya air, seperti buah-buahan dan sayuran.

Jangan sampai masalah kesehatan akibat kurang minum air putih terjadi pada Anda, untuk itu selalu penuhi kebutuhan cairan harian Anda.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer