Bercak Merah pada Kulit? Ini Penyebab dan Penanganannya

Seseorang mungkin akan merasa kebingungan ketika tiba-tiba ada bercak merah pada kulit, apalagi itu disertai dengan gejala lainnya seperti gatal, rasa panas terbakar atau mungkin terasa pedih. Stop! jangan asal memberinya obat tanpa mengetahui masalah apa yang sebenarnya terjadi.

Pada beberapa kasus bercak merah pada kulit hanya mengenai bagian tertentu dari tubuh seperti wajah, tangan, kaki, tetapi bercak merah terkadang juga bisa muncul di mana saja. Sifat bercak merah pada kulit dapat bervariasi tergantung penyebabnya.

Di bawah ini adalah daftar beberapa kondisi medis atau penyakit yang dapat menjadi penyebab bercak merah pada kulit.

Penyebab Bercak Merah Pada Kulit

Alergi. Bercak merah muncul pada kulit setelah memakai bahan tertentu bisa berupa kosmetik, pakaian, dan sebagainya, bisa juga muncul setelah makan makanan tertentu atau menggunakan obat-obatan yang dapat memicu reaksi alergi. Jika pemakaian bahan langsung pada kulit maka area kulit itu saja yang terkena, tetapi apabila penyebab alergi dimakan maka bisa muncul bercak merah pada seluruh kulit tubuh. Dingin juga bisa menyebabkan alergi selengkapnya baca: Alergi Dingin atau Biduran.

Iritasi. Hampir sama dengan alergi, bedanya kalau iritasi memerlukan beberapa kali kontak dan konsentrasi zat pada taraf tertentu di mana kulit tidak tahan terhadapanya sehingga terjadilah reaksi iritasi yang ditandai dengan kulit kemerahan dan terasa pedih disebut dengan dermatitis kontak iritan.

bercak merah pada kulit

Biang Keringat. Pada bBiang keringat, atau ruam panas,terlihat bintik-bintik merah pada kulit yang terasa pedih dan gatal. Hal ini sering terjadi pada bayi , namun dapat terjadi pada semua usia. Baca juga: Biang Keringat Pada Bayi

Kondisi Cuaca. Cuaca sangat dingin dan kering dapat menyebabkan bercak pada kulit, terutama pada wajah karena kulit yang tipis dan sering terpapar panas sehingga akan cepat kehilangan kelembaban. Beberapa mengalami bercak muncul di wajah setelah mandi hangat di musim dingin.

Kurang Kebersihan. Mengenakan pakaian kotor atau tidak dicuci padahal sudah dipakai untuk aktivitas berat dapat menyebabkan kulit gatal dan timbullah bercak merah. Hal ini terjadi karena pakaian kotor menjadi sarang kuman sehingga dapat menyebebakan iritasi dan peradangan pada kulit yang membuat bercak merah pada kulit bila berlanjut bisa terjadi infeksi berupa bisul atau impetigo.

Terpapar Matahari. Jika kulit terkena sinar ultraviolet dari matahari dalam jumlah yang banyak, maka akan dapat menyebabkan kulit menjadi memerah, nyeri atau mengembangkan rasa sakit.

Petechiae/Purpura. Timbulnya bercak ungu kemerahan pada kulit yang terjadi ketika pembuluh darah kecil rapuh dan bocor (darah merembes ke kulit). Hal ini merupakan gejala dari banyak kondisi seperti sindrom rubella kongenital, penyakit autoimun, meiningococcema, mengambil obat yang mempengaruhi fungsi trombosit dalam aliran darah, vaskulitis dan lain-lain. Penyakit demam berdarah juga menyebabkan bercak merah pada kulit.

bercak merah - petekie

Rosacea. Bercak yang menonjol di pipi, hidung atau dahi mungkin disebabkan oleh rosacea. Hal ini juga dapat menyebabkan benjolan berisi nanah muncul di bawah kulit. Meskipun penyebab pasti belum diketahui, diyakini bahwa hal ini dipicu oleh stres, mengonsumsi makanan pedas, paparan sinar matahari yang berlebihan, minum alkohol, mandi air panas atau menggunakan obat-obatan.

Tanda lahir. Hemangioma atau tanda lahir yang disebabkan oleh proliferasi pembuluh darah akan terlihat sebagai bercak merah pada kulit (menyatu) terkadang kebiruan, terlihat setelah anak lahir, meskipun dalam beberapa kasus dapat muncul pada tahun kemudian.

Ruam Popok. Bercak merah pada kulit yang ditemukan di daerah popok pada bayi kita sebut sebagai ruam popok. Kelembaban, iritasi,  alergi, dan infeksi bisa menyebabkan bercak tersebut muncul.

Campak. Pada penyakit campak bercak merah akan muncul pada kulit beberapa hari ketika bada demam. Kondisi ini juga dapat menyebabkan mata berair, kelelahan, demam atau sakit tenggorokan. Campak adalah infeksi virus yang dapat menyebar dengan sangat cepat, dengan gejala muncul sekitar seminggu setelah infeksi awal. Bercak meah yang muncul setelah anak demam biasanya disebabkan oleh campak jerman.

ruam campak jerman

ruam rubella pada anak

Gigitan Serangga. Nyamuk dan serangga lain seperti kutu, tungau atau semut dapat menyebabkan bercak merah pada kulit setelah digigit. Hal ini juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit yang dapat menyakitkan atau gatal.

Karena begitu banyaknya penyebab bercak merah pada kulit, mungkin Anda akan kesulitan menentukan kondisi mana yang sedang Anda alami. Oleh karena itu periksalah ke dokter agar dapat ditentukan diagnosis yang akurat yang akan membantu Anda mendapatkan perawatan yang memadai sesuai kondisi.

Pengobatan Bercak Merah Pada Kulit

Rasa sulit untuk menawarkan saran pengobatan untuk mengatasi bercak-bercak merah pada kulit karena penyebabnya bervariasi. Namun demikian, berikut langkah-langkah aman yang dapat diupayakan untuk meringankan kondisi tersebut sebelum mendapatkan pengobatan yang tepat dari dokter.

  • Lidah buaya dapat membantu meringankan peradangan dan mendinginkan kulit sehingga bercak merah akan cepat memudar.
  • Hindari penyebab alergi, coba perhatikan apakah ada bahan-bahan baru seperti sabun cuci, makanan atau kosmetik yang mungkin menyebabkan reaksi alergi.
  • Minum obat alergi juga dapat membantu meringankan rasa gatal dan bercak merah pada kulit yang disebabkan oleh alergi.
  • Berlatih kebersihan yang layak, mencuci dengan air hangat setiap hari untuk menghilangkan minyak, keringat dan barang-barang lainnya yang dapat menyebabkan bercak pada kulit.
  • Menjaga kulit dengan pelembap berupa krim dan minum banyak air dapat membantu untuk mencegah bercak merah yang disebabkan oleh kekeringan.
  • Sebelum Anda pergi keluar di bawah sinar matahari gunakan SPF 30 untuk memastikan kulit terlindungi.
  • Jika seorang bayi yang mengenakan popok dan terjadi ruam, maka upayakan untuk menjaga daerah popok agar selalu kering dan bersih, atau bahkan menghindari penggunaan popok sampai ruam menyembuh.
  • Jika tergigit serangga, silahkan baca di sini: Cara Mengatasi Gigita Serangga.

Selalu konsultasikan dengan dokter dalam mengatasi ruam atau bercak merah pada kulit yang Anda alami.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer