Cantengan Jempol Kaki

Hi sobat mediskus.com, kali ini saya akan membahas tentang cantengan pada jempol kaki, sebelumnya topik tentang cantengan ini pernah saya tulis pada postingan yang berjudul Paronychia, dan Cara Ampuh Mengatasi Kuku Cantengan.

Artikel yang saya tulis kali ini sebagai pelengkap, terkhusus membahas mengenai cantengan pada jempol kaki, yaitu yang saya maksud adalah ingrown toenail. yaps, dari bahasanya tentunya sudah terbayang apa itu ingrown toenail, yakni tumbuhnya kuku, dalam hal ini kuku jempol, ke jaringan sekitar kuku (samping kanan dan/atau kiri) padahal normalnya kuku tersebut harusnya tumbuh lurus ke depan, sebagai akibatnya terjadilah cantengan, jaringan yang tertusuk kuku tersebut menjadi radang dan infeksi. Dalam bahasa kedokteran cantengan jenis ini disebut onychocryptosis.

Lalu apa yang menyebabkan kuku tumbuh menyamping?

Kuku yang tumbuh menyamping disebabkan oleh adanya trauma (bisa karena memotong kuku terlalu pendek) atau benda asing pada bagian samping/pinggiran batas antara kuku dan kulit yang menyebabkan peradangan dan infeksi. Peradangan tersebut akan membuat jaringan kulit menjadi lembek (lunak) dan jaringan kuku menjadi menebal dan terpacu untuk terus tumbuh tapi tak beraturan. Sebagai akibat dari dua keadaan tersebut (kulit lembek/lunak+kuku yang terus tumbuh) terjadilah pertumbuhan kuku ke samping akhirnya menjadi cantengan. Kondisi tersebut sering terjadi pada kuku-kuku besar misalnya kuku jempol kaki.

Gejala yang timbul akibat cantangan ini, diantaranya : jempol kaki terasa sangat sakit (apalagi kalau kesenggol), ngeyut, disekitar kuku bengkak, merah, bahkan sampai bernanah, pada kasus yang berat bisa menimbulkan pembengkakan pada kelenjar limfe di lipat paha, sehingga lipat paha juga terasa sakit dan seringkali disertai dengan badan demam.

Apa yang bisa kita lakukan untuk megobati cantengan jempol kaki ini?

Perawatan di rumah yang dapat anda lakukan :

Rendam Kaki
Lakukan perendaman pada kaki yang terlibat menggunakan air hangat bercampur garam selama 15 menit sebanyak 2 sampai 3 kali sehari. Hal ini akan mengurangi bengkak dan nyeri pada cantengan.

Cream Antibiotik.
Setelah dilakukan perendaman olesi jempol kaki yang cantengan dengan krim antibitiotik kemudian dibalut tipis dengan kasa steril. Jika tidak ada krim antibiotik bisa menggunakan Rivanol.

Kompres Rivanol
Basahi kasa steril dengan rivanol kemudian tempelkan, sedikit diperas, pada permukaan kuku yang cantengan biarkan 30 hingga 60 menit, lakukan 2-3 kali sehari.

Minum obat penghilang rasa sakit
Minumlah obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas di toko obat atau apotek, contohnya ibuprofen, parasetamol, asam mefenamat, dsb. Namun perhatikan brosurnya dan minumlah seperlunya saja.

Pilih Alas Kaki Terbuka.
Jangan menggunakan alas kaki yang tertutup, apalagi sempit contohnya sepatu. Gunakanlah alas kaki yang pada bagian jempol kakinya terbuka, contohnya: sandal.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika Anda sudah melakukan perawatan di rumah seperti tersebut di atas namun tak kunjung sembuh bahkan terdapat nanah, kulit memerah meluas, dan demam, sebaiknya berobatlah ke dokter.

Pengobatan atau tindakan yang dilakukan dokter untuk mengobati cantengan jempol kaki antara lain:

Mengangkat kuku.

Untuk kuku yang tumbuh ke samping hanya sedikit (kemerahan dan nyeri tetapi tidak ada nanah), dokter akan menempatkan kapas, benang gigi atau belat di bawah tepi kuku untuk memisahkan kuku dari kulit di atasnya. Tindakan ini akan membantu kuku agar tumbuh di atas tepi kulit.

Membuang sebagian kuku.

Untuk kuku yang tumbuh lebih dalam dan parah (kemerahan, nyeri dan bernanah), dokter akan memangkas atau membuang bagian kuku yang menancap dalam istilah kedokteran disebut onycotomy partial (partial extraction of the nail) sehingga jaringan disekitarnya terbebas dari tancapan kuku. Sebelum melakukan prosedur ini, terlebih dahulu dilakukan penyuntikkan obat bius agar tidak terasa sakit.

cantengan jempol kaki

sebelum dan sesudah dilakukan partial extraction

Mencabut kuku.

Untuk cantengan yang parah (kanan-kiri) dan sering berulang, dokter mungkin menyarankan untuk dilakukan tindakan pencabutan kuku, sebelumnya juga dilakukan pembiusan lokal. Kuku yang telah dicabut akan tumbuh lagi dengan kuku yang baru sementara peradangan pada kulit akibat tertusuk kuku juga akan menyembuh akhirnya tuntas sudah masalahnya.

Selain melakukan tindakan tersebut jika diperlukan dokter juga akan meresepkan obat minum antibiotik dan penghilang rasa nyeri.

Langkah berikutnya, lakukan pencegahan agar tidak kambuh lagi.

Cara mencegah cantengan :

Memotong kuku dengan benar (terkhusus jempol kaki).

  • Potong kuku jangan terlalu pendek hingga menimbulkan trauma atau luka pada kulit.
  • Potonglah kuku dengan lurus (pinggir kanan kiri sama ratakan dengan tengah), jangan membentuk kurva pada kedua tepi, apalagi terlampau pendek.
memotong kuku yang benar biar tidak cantengan

pemotongan kuku yang benar dan salah

Menggunakan pelindung kaki

  • Gunakanlah sepatu apabila melakukan pekerjaan atau kegiatan yang resiko tinggi terjadinya trauma pada kuku atau risiko terhadap masuknya pasir, tanah, atau lumpur ke kuku.

Hindari Sepatu Sempit

  • Jangan menggunakan sepatu yang sempit karena akan menimbulkan tekanan yang membuat trauma tepi kuku dan membuat kuku tumbuh ke samping dalam.

Sekian, semoga Anda akan lebih terarah bagaimana seharusnya anda berbuat untuk mengatasi cantengan jempol kaki. Salam sehat selalu. :)

13 Komentar

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer