Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah

Bayi prematur merupakan bayi-bayi yang lahir pada saat usia kehamilan belum mencapai waktu kelahiran yang seharusnya. Ada banyak penyebab bayi lahir prematur beberapa diantaranya adalah karena sang ibu juga pernah mengalami kelahiran prematur sebelumnya, atau ada gangguan pada rahim dan janin. Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai pengertian prematur beserta cara merawat bayi prematur.

Prematur adalah kelahiran yang terjadi pada saat umur kehamilan 20 minggu hingga 37 minggu yang dihitung dari hari pertama haid ibu yang terakhir. WHO membagi kelahiran prematur menjadi 3 kategori yaitu :

  1. Extremely preterm atau bayi prematur 6 bulan
  2. Very preterm atau bayi prematur 7 bulan
  3. Moderate to late preterm atau bayi prematur 8 bulan

Bayi yang lahir prematur memiliki risiko terhadap pembentukan organ yang kurang sempurna. Risiko ini akan semakin tinggi seiring dengan semakin muda usia bayi dilahirkan. Karena risiko tersebut maka bayi yang dilahirkan secara prematur harus mendapat perawatan khusus yaitu di ruangan NICU atau Neonatal Intensive Care Unit agar bayi dapat mengejar semua keterlambatan pertumbuhan tersebut.

cara merawat bayi prematur

Perawatan Bayi Prematur

Pada saat bayi prematur telah memenuhi kriteria tertentu, maka bayi akan diberikan izin untuk dibawa pulang oleh orang tuanya ke rumah. Dalam melakukan perawatan bayi prematur dibutuhkan kerja sama yang baik antara orang tua dan petugas medis karena bayi yang prematur akan membutuhkan beberapa perawatan khusus yang berbeda dibandingkan perawatan bayi pada umumnya. Berikut ini beberapa cara merawat bayi prematur di rumah yaitu :

  1. Penyiapkan kamar bayi yang bersih
    Bayi prematur akan lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit karena mempunyai sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna. Oleh karena itu jaga bayi agar terhindar dari lingkungan yang terpolusi dengan debu, bahan kimia, asap rokok atau orang sakit.
  2. Mengatur suhu kamar bayi
    Dalam merawat bayi prematur kita harus memperhatikan suhu ruangan. Suhu kamar yang ditempati bayi harus diatur sedemikan rupa agar tetap stabil berada pada suhu 26 hingga 27 derajat Celsius. Jika terlalu dingin akan membuat hipotermia (turunnya suhu hingga sangat rendah), jika suhu terlalu tinggi bisa menyebabkan dehidrasi.
  3. Melakukan metode KMC (Kangaroo Mother Care)
    Metode ini sangat bermanfaat untuk menjaga suhu tubuh bayi agar tetap stabil serta dapat mempererat hubungan emosional antara ibu dan bayi. Metode ini dapat dilakukan dengan cara menggendong bayi atau meletakkannya di bagian dada ibu sehingga kulit bayi bersentuhan langsung dengan kulit ibu (skin-to-skin). Inilah inkubator alami, cara merawat bayi prematur seperti ini sangatlah bagus namun banyak yang tidak mempedulikannya.
  4. Menjaga Lingkungan tetap tenang
    Hindari suara bising, atur pencahayaan agar tidak terlalu terang, karena bayi prematur akan membutuhkan jam tidur yang lebih lama dibandingkan bayi normal untuk dapat memacu hormon pertumbuhan agar dapat lebih optimal.
  5. Memberikan ASI eksklusif
    ASI merupakan nutrisi penting untuk meningkatkan berat badan serta menjaga daya tahan tubuh si kecil. Berikanlah ASI sedikit demi sedikit namun sering, ibu bisa memerah ASI kemudian memberikannya pada bayi, apabila bayi sulit atau enggan menyusu langsung. Berikut tips memperlancar ASI ibu dengan mengonsumsi 8 Makanan Pelancar ASI, Lancar Tanpa Obat
  6. Memegang bayi dengan lembut
    Pada saat mengangkat bayi, selain menopang bagian leher maupun bokongnya, anda juga perlu memegang kedua lengannya dengan sedekat mungkin pada garis tengah. Bayi harus dipegang dengan perlahan dan lembut agar tidak membuatnya merasa tersentak.
  7. Menjaga bayi jangan terlalu lelah
    Rawat bayi dengan tenang dan jangan melakukan aktivitas secara berturut-turut seperti mengganti popok, memakai baju dan menyusuinya, karena bayi dapat mengalami kelelahan yang akan terlihat mengantuk, kehilangan kontak mata, atau menguap berlebihan, dan juga rewel.
  8. Selalu bersiap siaga
    Jangan lupa mencatat nomor telepon rumah sakit dan dokter anak yang menangani bayi anda, agar pada saat anda memerlukan mereka, anda bisa segera mendapatkan bantuan.
  9. Memperhatikan obat bayi
    Lanjutkan pemberian obat dan vitamin dari rumah sakit atau dokter kepada bayi sesuai dengan aturan pakai yang diberikan.
  10. Melakukan kontrol rutin ke dokter
    Meskipun Anda sang buah hati sudah boleh pulang dan Anda bisa merawat bayi prematur di rumah, namun jangan lupa untuk kontrol dan konsultasi rutin dengan dokter yang menangani bayi anda agar dokter dapat mengetahui status pertumbuhan dan perkembangan dan kondisi bayi Anda.

Peningkatan berat badan bayi merupakan salah satu acuan yang dapat digunakan untuk memantau keberhasilan perawatan bayi prematur di rumah, selalu yakin dan percaya dirilah bahwa anda sebagai orang tua bisa merawat bayi anda dengan baik secara mandiri di rumah.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer