Edema – Pengertian, Penyebab, Jenis-Jenis

Penyakit edema dalam istilah awam biasa disebut sembab merupakan istilah yang digunakan pada kondisi medis berupa pembengkakan jaringan lunak. Pembengkakan ini dapat terjadi sebagai akibat dari akumulasi cairan yang berlebihan di dalam jaringan lunak tubuh seperti di bawah kulit.

Edema merupakan gejala penyakit yang sering ditemui, baik pada penyakit yang ringan seperti pada gigitan serangga dan alergi kulit maupun penyakit yang parah seperti pada gagal ginjal dan gagal jantung. Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai pengertian edema dan apa yang menyebabkan edema.

Pengertian Edema

Edema adalah akumulasi abnormal cairan di dalam ruang interstitial (celah di antara sel) atau jaringan tubuh yang menimbulkan pembengkakan. Pada kondisi yang normal secara umum cairan tubuh yang terdapat diluar sel akan disimpan di dalam dua ruangan yaitu pembuluh darah dan ruang – ruang interstitial. Apabila terdapat gangguan pada keseimbangan pengaturan cairan tubuh, maka cairan dapat berakumulasi berlebihan di dalam ruang interstitial sehingga menimbulkan edema. Namun apabila cairan sangat berlebih maka kelebihan cairan adakalanya dapat berkumpul di ruang ketiga yaitu rongga – rongga tubuh seperti perut dada dan rongga perut.

kai edema

contoh penampakan edema pada kaki

Penyebab Terjadinya Edema

Ada banyak kondisi medis yang dapat menjadi penyebab edema, namun pada prinsipnya edema dapat terjadi sebagai akibat dari empat hal berikut ini :

  • peningkatan tekanan hidrosatik : tekanan hidrostatik merupakan tekanan cairan yang mengalir di dalam pembuluh darah. Peningkatan tekanan hidrostatik seperti pada gagal jantung dan penyakit liver akan menyebabkan adanya hambatan terhadap pada cairan yang mengalir di dalam pembuluh darah, sehingga cairan cenderung untuk berpindah ke ruang interstitial.
  • penurunan tekanan onkotik plasma : tekanan onkotik merupakan tekanan yang mempertahankan cairan tetap di pembuluh darah, tekanan ini dipengaruhi oleh albumin. Penurunan tekanan onkotik akibat gangguan pembentukan albumin seperti pada penyakit liver atau kebocoran albumin seperti pada gagal ginjal akan menyebabkan cairan cenderung untuk berpindah ke ruang interstitial.
  • obstruksi limfatik : hambatan pada aliran cairan limfa seperti pada tumor ganas stadium lanjut, juga dapat menyebabkan cairan cenderung berpindah ke ruang interstitial
  • peradangan : pada peradangan baik akut maupun kronis dapat menyebabkan pelebaran pada celah antar sel sehingga cairan akan lebih banyak terkumpul di ruang interstitial

Jenis – jenis Edema Pada Manusia

Secara umum edema dapat dibagi menjadi dua jenis edema lokal dan edema general. Edema lokal ialah apabila pembengkakan terjadi pada sebagian tubuh atau satu sisi tubuh saja, misalny kaki bengkak, bibir bengkak, mata bengkak, dan sebagainya. Sedangkan edema general ialah apabila pembengkakan terjadi pada lebih dari satu bagian tubuh. Edema general disebut edema anasarka apabila akumulasi cairan yang berlebihan terjadi bersamaan dan tersebar secara luas di dalam semua jaringan dan rongga tubuh yang terjadi pada saat yang bersamaan.

Pada umumnya edema merupakan gejala dari penyakit yang dapat berkurang hingga menghilang dengan pengobatan terhadap penyebabnya namun apabila edema ini terjadi pada paru – paru, hal ini merupakan kondisi medis akut yang harus mendapat perhatian dan penangan yang segera. Edema paru adalah akumulasi cairan berlebihan di dalam alveoli (kantung udara) paru – paru. Edema paru dapat disebabkan oleh penyakit gagal jantung dan penyakit gagal ginjal. Pada edema paru, cairan di alveoli tersebut akan menyebabkan gangguan pada difusi oksigen sehingga oksigen yang masuk ke dalam aliran darah menjadi berkurang. Kondisi ini menyebabkan penderita sulit bernapas dan bernapas pendek hingga lemas akibat kekurangan oksigen. Apabila tidak mendapat penanganan segera kekurangan oksigen akibat edema paru dapat berisiko menyebabkan kematian.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer