Inilah, Obat Batuk Kering yang Harus Anda Pilih

Jika sebelumnya telah saya bahas mengenai obat batuk berdahak, maka sebagai penyeimbang, sekarang akan saya bahas tentang obat batuk kering atau batuk tidak berdahak. Pembaca yang budiman, mungkin sering kali kita saksikan iklan di TV yang menawarkan obat batuk, dan telah banyak sekali tersedia di toko obat maupun apotek, namun dalam kasus obat batuk kering ini mana yang seharusnya kita pilih? berikut akan kita bahas bersama.

Sebelum Anda memilih obat batuk kering, sebaiknya kenali dulu jenis batuk yang akan diobati, apakah benar-benar batuk kering atau malah batuk berdahak yang disangka kering. Karena tak jarang pasien yang saya temui sehari-hari mengatakan batuknya kering, padahal setelah saya periksa ternyata berdahak. Kebanyakan dari mereka beranggapan batuk kering adalah batuk yang tidak mengeluarkan dahak ketika batuk, sekilas memang benar, namun pada kasus batuk berdahak tapi dahaknya tidak bisa keluar maka tetaplah itu disebut sebagai batuk berdahak dan bukan batuk kering. Jadi batuk kering itu adalah batuk yang tidak menghasilkan dahak atau lendir dan bukan semata-mata batuk yang dahaknya tidak keluar ketika dibatukkan.

Jika memang batuk yang akan diobati tersebut batuk kering, maka inilah obat yang bisa anda pilih :

Prinsip mengobati batuk kering yaitu dengan cara menekan batuk, istilah yang sering digunakan yaitu antitusif (antitussive), artinya agen tersebut akan menekan rangsangan batuk sehingga akan mengurangi bahkan menghilangkan batuk kering.

Obat batuk kering yang bersifat antitusif ini yaitu produk yang mengandung: dekstrometorfan (dextromethorphan) dan Pholcodine. Dua produk itulah yang sering kali diresepkan dan banyak tersedia di apotek maupun toko obat karena tergolong aman dan andapun dapat membelinya tanpa resep dokter.

obat batuk kering dekstrometorfan

obat batuk kering dekstrometorfan

Obat Batuk Kering Kombinasi

Beberapa produk obat batuk kering kombinasi telah banyak tersedia, yang menggabungkan penekan batuk (antitussive) dengan dekongestan dan/atau antihistamin.

Antihistamin dapat mengurangi rasa gatal di tenggorokan sehingga dapat mengurangi dorongan untuk batuk, dan beberapa obat antihistamin juga memiliki efek penenang yang dapat membantu tidur nyenyak. Namun tidak boleh digunakan semata-mata sebagai obat tidur.

Jika yang anda alami adalah batuk kering, maka harus menghindari produk yang mengandung kombinasi ekspektoran dan dekongestan, karena obat batuk tersebut untuk batuk berdahak dan hanya berguna untuk membantu mengeluarkan dahak yang susah keluar. Dekongestan seperti pseudoefedrin juga dapat menyebabkan insomnia dan kegelisahan.

Berkumur air garam atau obat kumur antiseptik / kumur anti-inflamasi juga dapat membantu meringankan batuk kering.

Jika anda lebih menyukai obat batuk yang alami atau tradisional, silahkan baca: Obat Batuk Tradisional

Itulah beberapa obat batuk kering yang dapat anda pilih sehingga dapat meringankan batuk dan membuat anda nyaman. semoga lekas sembuh ya..

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer