Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa berbeda dengan Alergi SusuApakah perut Anda terasa mulas setelah minum susu?  Apakah gejala tersebut berlanjut menjadi diare?  Jika demikian, mungkin itu adalah gejala intoleransi laktosa atau kebanyakan orang menyebutnya sebagai Alergi Susu, padahal dua hal ini berbeda.

Intoleransi laktosa berarti bahwa seseorang tidak bisa mencerna makanan yang mengandung laktosa di dalamnya. Laktosa adalah gula yang ditemukan dalam susu dan makanan yang terbuat dari susu. Seseorang tidak bisa mencerna laktosa karena usus kecilnya tidak memiliki cukup enzim yang disebut laktase.

Gejala intoleransi laktosa biasanya dimulai dalam waktu setengah jam sampai dua jam setelah makan atau minum makanan yang mengandung laktosa.

Gejala Intoleransi Laktosa meliputi:
* Diare
* Mual
* Perut kram
* Kembung
* Sering buang gas

Seperti telah disinggung diatas, Intoleransi Laktosa  tidak sama dengan alergi susu. Alergi susu ataupun Alergi Makanan terjadi karena masalah dengan sistem pertahanan tubuh, yang disebut sistem kekebalan tubuh. Sebaliknya, Intoleransi Laktosa disebabkan oleh tidak memiliki Laktase yang cukup. Gejala alergi susu dimulai tepat setelah minum susu. Tapi gejala intoleransi laktosa memakan waktu lebih lama untuk menimbulkan gejala.

Intoleransi laktosa lebih umum terjadi di beberapa kelompok etnis – khususnya, Asia, kulit hitam, Hispanik, dan penduduk asli Amerika. Kondisi ini juga lebih umum pada orang tua, karena pada orang tua produksi enzim laktase nya sedikit tidak seperti usia muda.

Bagaimana jika saya mengalami Intolransi Laktosa ? Meskipun kondisi ini membuat tidak nyaman, kondisi ini tidaklah menyababkan masalah serius. Salah satu cara untuk menghindari gejala Intolransi Laktosa adalah makan sedikit makanan yang mengandung laktosa.

Selain susu, laktosa juga terdapat pada :
* Es Krim
* Cream
* Butter
* Beberapa keju (termasuk keju cottage)
* Yogurt

Laktosa juga ditambahkan ke beberapa makanan olahan, seperti:
* Roti yang dipanggang
* Sereal
* Campuran untuk kue, cookies, pancake, dan biskuit
* Kentang Instan, dan sup
* Salad
* Margarin

Jika Anda berencana untuk makan makanan dengan laktosa tinggi, tablet laktase dapat diminum sebelum makan.  Tablet ini sebagai pengganti laktase pada saluran cerna. Pilihan lain adalah dengan minum susu rendah laktosa. Susu ini berisi nutrisi yang sama seperti susu biasa,termasuk kalsium dan vitamin D, tapi mengandung sedikit laktosa.

Beberapa orang dengan intoleransi laktosa, mereka bisa makan  beberapa makanan yang mengandung laktosa namun hanya sedikit maknnya. Misalnya, mereka mungkin bisa makan keju yoghurt, seperti cheddar. Ada juga yang bisa mentolerir susu jika mereka meminumnya dalam jumlah kecil atau minum saat makan.

Jika Anda tidak bisa mentolerir sejumlah susu atau produk susu, Anda harus menemukan cara lain untuk mendapatkan cukup kalsium. Kalsium diperlukan untuk kesehatan tulang dan gigi.  Juga, tanyakan kepada dokter apakah perlu tambahan suplemen kalsium setiap hari.

Jadi meskipun anda mengalami Intoleransi Laktosa, jangan sampai anda kekurangan nutrisi.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer