Ketahui Penyebab Muntah Darah yang Anda Alami

Apapun kondisinya, muntah darah adalah keadaan darurat medis dan memerlukan bantuan medis segera. Banyak yang terheran dan ingin tahu apa penyebab muntah darah yang sedang dialami.

Ya, hal yang pertama kali diperhatikan adalah bagaimana penanganan awal, karena ini merupakan kondisi kegawatdaruratan, mengenai penyebab muntah darah bisa diselidiki kemudian.

Ketika seseorang mengalami muntah darah, itu artinya ada sumber perdarahan, pecahnya pembuluh darah, di saluran pencernaan bagian atas seperti kerongkongan, lambung atau usus dua belas jari (duodenum). Berbeda dengan batuk darah yang sumber perdarahannya adalah saluran pernafasan, disebut hamoptisis atau hemaptoe.

Hematemesis adalah nama medis untuk muntah darah. Jumlah dan warna darah dapat bervariasi, misalnya seseorang muntah dalam jumlah besar dengan darah berwarna merah terang seluruhnya atau sebagian, bercampur dengan makanan, atau mungkin darah berwarna kehitaman seperti bubuk kopi.

penyebab muntah darah

Hal ini penting untuk diperhatikan, terutama warna darah yang keluar, karena setiap gejala dan tanda yang ada akan sangat membantu dokter agar cepat mengetahui penyebab muntah darah dengan tepat sehingga bisa cepat teratasi.

Penyebab Muntah Darah

Di bawah ini adalah ringkasan beberapa penyebab muntah darah. Ingatlah bahwa ini merupakan panduan kasar sebagai gambaran bagi Anda. Namun, jangan menggunakannya untuk mendiagnosis diri sendiri selalu konfirmasi dengan dokter untuk semua keluhan yang anda alami.

Penyebab Muntah Darah Tersering

  • Tukak lambung. Tukak lambung merupakan penyebab tersering. Pendarahan terjadi ketika ulkus atau luka pada lambung teradi begitu dalam sampai-sampai merusak pembluh darah yang ada di lapisan dalam lambung.
  • Gastritis Parah. Gastritis berat (radang selaput lambung) juga sering menyebabkan muntah darah. Sama seperti pada ulkus, perdarahan pada radang lambung bisa terjadi akibat proses peradangan yang hebat sehingga membuat pembluh darah rusak dan pecah.
  • Varises Esofagus. Adanya varises (Vena yang kehilangan elastisitas dan rapuh) pada esofagus, hal ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, ketika pembuluh darah vena pecah, maka akan banyak sekali darah yang keluar sehingga ini sangat berbahaya. Varises esofagus paling sering disebabkan oleh penyakit hati atau liver kronis, sirosis hepatis.
  • Penyakit Refluks gastroesofagus (GERD). Terjadi ketika asam lambung naik dari lambung ke kerongkongan (esofagus) sehingga asam lambung akan mengiritasi lapisan esofagus, apabila terjadi terus menerus dan parah maka bisa menyebabkan perdarahan.
  • Darah tertelan. Seseorag bisa saja menelan darah dalam keadaan tertentu – misalnya, setelah mimisan parah. Ketika terlalu banyak darah yang tertelan bisa saja itu dimuntahkan.

Kondisi-kondisi di atas mungkin juga menyebabkan buang air besar berdarah, namun darah uang keluar berwarna hitam atau dikenal dengan sebutan melena.

Penyebab Muntah Darah yang Lebih Jarang

Ada penyebab-penyebab lain yang lebih jarang daripada penyebab di atas, diantaranya:

  • Menelan racun – seperti asam korosif atau arsen
  • Penyakit pada darah – seperti trombositopenia (berkurangnya jumlah trombosit dalam darah), leukemia, hemofilia atau anemia
  • Kanker kerongkongan atau kanker lambung – kanker dapat diduga jika seseorang yang mengalami muntah darah berusia lebih dari 55 tahun dan juga mengalami banyak penurunan berat badan.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer