Mumps – Gondongan

Mumps atau di Indonesa dikenal dengan Gondongan merupakan infeksi pada kelenjar air liur. Kelenjar air liur ini berada di antara pipi dan dekat telinga disebut kelenjar parotis. Gondongan dapat menyebabkan pembengkakan salah satu atau kedua kelenjar parotis (salah satu jenis kelenjar air liur) sehingga penyakit ini disebut juga sebagai parotitis.

protitis mumps gondongan

letak kelenjar parotis

 

Apabila mengalami gondongan, kelenjar liur bisa membengkak dan sangat menyakitkan, dan sering kali disertai dengan sakit kepala yang sangat hebat selama satu atau dua hari.

Gondongan biasanya tidak menyebabkan masalah yang serius, tapi kadang-kadang dapat mempengaruhi testis (buah zakar) anak laki-laki yang lebih tua (setelah pubertas) atau pria dewasa sehingga buah zakar menjadi bengkak dan sakit (orchitis).

Penyebab Mumps / Gondongan
Mumps atau Gondongan  disebabkan oleh virus yang disebut paramyxovirus A yang menginfeksi kelenjar liur terutama kelenjar parotis yang terletak di depan dan di bawah telinga. Virus ini juga dapat menginfeksi kelenjar ludah lainnya yang lebih rendah yang terletak di sepanjang rahang.

Gondongan dapat menyebabkan sakit kepala hebat dan kadang-kadang sulit untuk memastikan ini hanya gondongan atau ada yang lain, karena gejala dapat mirip dengan meningitis.

Hanya sekitar 30% sampai 40% dari orang-orang yang memiliki infeksi akan mengalami pembengkakan kelenjar parotis.

Kebanyakan orang terinfeksi virus mumps ini tidak memiliki tanda-tanda bahwa mereka sedang ter-infeksi, sementara beberapa mengalami demam -seperti flu (sering dengan sakit kepala yang hebat).

Gondongan ini kebanyakan menyerang anak-anak, paling sering usia antara 5 – 9 tahun.
Gondongan penyakit menular
Gondongan dapat ditularkan melalui tetesan air liur yang terinfeksi dari mulut yang dapat menyebar melalui bersin dan batuk.

Ketika orang sehat terpapar virus mumps perlu waktu antara 12 – 25 hari untuk memunculkan Gondongan, anak akan menjadi tidak sehat (gak enak badan) untuk satu atau dua hari sebelum pembengkakan pada pipi bawah telinga muncul.

Seseorang dapat menularkan virus dari sekitar 6 hari sebelum menjadi sakit, sampai sekitar 9 hari sesudahnya. Jika pembengkakan sudah kempes sebelum 9 hari, orang tersebut tidak menular lagi.

Anak-anak atau orang dewasa yang menular harus tinggal jauh dari orang lain.

Orang yang tidak memiliki pembengkakan masih dapat menularkan infeksi.

Tanda dan gejala Gondongan

  • Kurang dari 50% dari anak-anak yang gondongan menjadi tidak sehat alias sakit.
  • Biasanya tanda pertama yaitu demam, nafsu makan turun dan sakit kepala.
  • Setelah 1 atau 2 hari, mungkin ada pembengkakan kelenjar liur (parotis) yang terletak antara rahang bagian belakang dan telinga.
  • Sakit kepala biasanya terasa berat setelah pembengkakan kelenjar parotis, tidak mau makan, dan kadang-kadang muntah.
  • Sakit kepala akibat gondongan dapat terjadi bahkan ketika tidak ada pembengkakan kelenjar parotis.
  • Gondongan ini biasanya kempes setelah 5 sampai 10 hari.
parotitis mumps gondongan orchitis

anak dengan gondongan

Gangguan kesehatan akibat gondongan

  • Gondongan jika mengenai anak-anak biasanya lebih aman dari pada mengenai remaja atau pria dewasa.
  • 15-35% dari laki-laki usia setelah pubertas dengan gondongan mengalami bengkak dan sakit pada testis (orchitis) biasanya hanya pada satu sisi. Biasanya jarang terjadi kemandulan, namun bisa saja terjadi. Orkitis biasanya dimulai 7 sampai 10 hari setelah pembengkakan kelenjar liur dimulai.
  • 5% dari perempuan usia setelah pubertas yang kena gondongan bisa mendapatkan jenis yang sama dari infeksi pada ovarium (ooforitis), menyebabkan rasa sakit di bagian bawah perut. Hal ini tidak menyebabkan kemandulan.
  • Gondongan dapat menyebabkan meningitis, dengan gejala sakit kepala hebat dan leher kaku. Jika ini terjadi, penderita harus segara diperiksa oleh dokter, namun meningitis karena gondongan tidak memerlukan pengobatan dan hampir selalu hilang tanpa meninggalkan masalah.

Cara Mengatasi / menangani Gondongan

Tidak ada pengobatan khusus untuk gondongan, gondongan tidak memerlukan antibiotik karena penyebabnya adalah virus. Pengobatan secara simtomatis dan suportif artinya pasien diberikan obat-obatan sesuai dengan keluhan yang ada, misalnya untuk rasa sakit, demam dan sakit kepala bisa digunakan parasetamol atau ibuprofen. Dan dilakukan hal-hal yang dapat membuat pasien nyaman dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan virus, seperti :

  • Istirahat cukup dan mungkin jauh lebih nyaman di ruangan gelap selama merasakan sakit kepala.
  • Multivitamin.
  • Banyak minum.
  • Makan berbagai jenis makanan yang lunak dan enak agar doyan makan.
  • Hindari makanan asin dan makan lain yang bisa merangsang air liur.
  • Hubungi dokter jika penderita mengalami sakit kepala, leher kaku atau masalah lain yang tidak kunjung hilang.
  • Agar tidak menular ke yang lain penderita agar tetap di rumah sampai bengkak turun, atau selama 9 hari (dari mulai sakit).

Pencegahan Gondongan
Gondongan dapat dicegah melalui Imunisasi dengan vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella ) dianjurkan untuk anak-anak ketika mereka berusia 12 bulan dan pada usia 4 tahun sebagai ulangan (booster).

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer