Obat Batuk Pilek Anak Efektif dan Aman

Ayah bunda pasti menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk ketika ia mengalami batuk pilek, maka ayah bunda pasti berharap agar anaknya cepat sembuh, baik dengan obat batuk pilek anak maupun dengan cara-cara lainnya yang pasti harus aman dan efektif.

Begitu banyak merek obat batuk anak tersedia di apotek, mulai dari yang harganya murah sampai yang berharga fantastis, hal ini tak jarang membuat bingung para orang tua, obat manakah yang terbaik untuk anaknya, apakah yang berharga mahal ataukah yang berharga biasa-biasa saja. Memang oat-obat batuk pilek anak tersebut tergolong obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter, tapi kita harus jeli memilihnya dan apakah itu perlu, mari kita pelajari disini.

Batuk dan pilek merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi pada anak, disebabkan oleh infeksi virus. Gejala yang ditimbulkannya berupa demam, sakit kepala, bersin-bersin, hidung tersumbat, ingusan, batuk, dan pegal-pegal.

obat batuk pilek anak

Batuk sering lebih buruk pada malam hari, tapi batuk ini tidak merusak paru-paru. Ingus atau lendir terkadang sampai dibelakang gendang telinga sehingga dapat menyebabkan pendengaran tumpul atau sakit telinga ringan.

Rata-rata anak usia pra-sekolah dan anak sekolah dasar mengalami 3 sampai 8 kali batuk atau pilek per tahun.

Penyakit batuk pilek pada anak ini bisanya sembuh dengan sendirinya. Namun, untuk membuat anak nyaman terkadang diperlukan obat pereda demam dan rasa sakit seperti parasetamol atau ibuprofen.

Apa Obat batuk pilek anak yang paling manjur itu?

Tidak ada obat ajaib! Biasanya, gejala batuk pilek lebih buruk pada 2-3 hari pertama, kemudian akan membaik selama beberapa hari ke depan karena sistem kekebalan tubuh mulai membunuh virus. Batuk pada anak mungkin lebih lama untuk sembuh sampai 2-4 minggu setelah gejala lainnya menghilang. Perlu diingat, antibiotik tidak bisa membunuh virus, jadi tidak ada gunanya minum obat antibiotik untuk mengobati batuk pilek.

Batuk dan pilek pada anak sering kali tidak membutuhkan pengobatan apapun. Yang terbaik adalah pastikan anak cukup minum. Karena jika anak mengalami demam dan tidak minum banyak, maka berpotensi menyebablan dehidrasi atau kekurangan cairan.

Berilah obat pada anak ketika ia merasa tak nyaman dan rewel karena memang pengobatan bertujuan untuk mengurangi gejala. Salah satunya yaitu parasetamol atau ibuprofen (pilih salah satu) yang dapat meringankan rasa sakit dan nyeri, sakit kepala, dan demam.

Obat batuk pilek anak yang populer untuk melegakan hidung tersumbat pada bayi adalah dengan memberikan beberapa tetes air garam (saline) ke dalam hidung sebelum menyusu. Hal ini akan membatu membersihkan hidung sehingga menyusu  menjadi lancar. Anda dapat membeli tetes saline di apotek.

Vapour rubs juga merupakan pengobatan lain yang populer. Dapat diaplikasikan pada dada dan punggung (Hindari penggunaan pada daerah lubang hidung pada bayi, untuk alasan keamanan).

Bagaimana dengan obat flu dan batuk anak?

Obat batuk pilek anak memang banyak diiklankan dan dijual di apotek. Obat tersebut mengandung berbagai bahan atau kombinasi dari bahan-bahan seperti parasetamol, dekongestan, antihistamin dan obat batuk. Namun, tidak ada bukti jelas bahwa obat ini bekerja dengan baik pada anak. Justru malah memiliki efek samping seperti reaksi alergi, efek pada tidur atau halusinasi.

Obat batuk pilek anak yang baik berdasarkah hasil penelitian baru-baru ini

Suplemen zinc
Penelitian menunjukkan bahwa mineral yang disebut zinc dapat mengurangi keparahan gejala flu pada anak-anak yang sehat. Bukti lain menunjukkan bahwa suplemen zinc dapat mengurangi panjang dan tingkat keparahan gejala batuk pilek, ketika digunakan dalam waktu 24 jam gejala pertama flu. Namun, ada kemungkinan efek samping seperti rasa tidak enak dan mual. Namun ini masih tahap penelitian, dan belum jelas apakah zink harus direkomendasikan untuk anak batuk pilek.

Vitamin C
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi vitamin C secara teratur dapat mengurangi panjang dan tingkat keparahan gejala batuk pilek. Namun, tidak dapat mencegah flu pada populasi biasa, tapi bermanfaat bagi mereka yang mengalami stres fisik yang ekstrim (misalnya, pelari maraton dan atalet lainnya).

Kapan Harus Ke dokter?

Kebanyakan batuk dan pilek terjadi tanpa komplikasi. Walau demikian, terkadang infeksi bakteri sekunder dapat berkembang menyusul infeksi virus penyebab batuk pilek. Sebagai contoh infeksi telinga, pneumonia (paru-paru basah), dll. Oleh karena itu, perhatikan gejala berikut yang berarti bahwa batuk pilek sudah tidak biasa lagi dan segeralah periksa ke dokter:

  • Nafas mengi, napas cepat, nafas berbunyi (stridor) atau kesulitan bernapas.
  • Rewel yang tak biasa atau menangis terus.
  • Ruam pada kulit.
  • Sakit dada.
  • Suhu tinggi terus-menerus.
  • Sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit telinga yang parah dan berkelanjutan.
  • Batuk yang berlangsung selama lebih dari 3-4 minggu.
  • Gejala semakin buruk, bukannya lebih baik setelah sekitar lima hari.
  • Gejala (selain batuk ringan) yang berlangsung lebih dari sekitar sepuluh hari, terutama jika anak memiliki lendir atau sputum (dahak) yang berwarna hijau, kuning atau coklat – ini mungkin menandakan adanya infeksi bakteri.
  • Setiap gejala yang membuat Anda khawatir.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer