Obat Gatal Paling Ampuh

Obat gatal – setiap orang yang mengalami gatal pasti merasa tidak nyaman, mengganggu aktifitas sehari-hari bahkan tidak bisa tidur karena gatal. Oleh karena itu banyak yang mencari tahu cara menghilangkan gatal dan membutuhkan obat gatal yang paling ampuh.

Obat gatal akan bekerja efektif apabila disesuaikan dengan penyebab gatal itu sendiri. Pada artikel sebelumnya telah kita pelajari berbagai penyebab gatal pada kulit, sebaiknya Anda baca terlebih dahulu sebelum lebih lanjut kita membahas tentang obat gatal.

Setelah penyebabnya teridentifikasi, maka inilah perawatan dan obat gatal yang bisa Anda pilih:

Obat Gatal

Krim kortikosteroid.
Obat gatal ini cara pemakaiannya dioleskan pada kulit. Krim kortikosteroid ini berfungsi sebagai anti peradangan dan anti alergi sehingga dapat menghilangkan gatal. Tentunya krim obat gatal ini digunakan pada kasus-kasus gatal pada daerah kulit tertentu bukan pada kasus gatal seluruh tubuh. Oleskan pada kulit yang terlibat 3-4 kali sehari, Penggunaan obat gatal ini sebaik atas petunjuk dokter mengingat pada kasus-kasus kulit gatal tertentu tidak boleh menggunakan obat ini, seperti kulit gatal akibat jamur contohnya panu (lihat juga : Obat panu paling manjur). Jika penyebab gatal adalah jamur dan menggunakan obat ini bukannya sembuh malah akan menjadi parah.

Kortikosteroid Oral.
Obat gatal kortikosteroid oral (minum) pada prinsipnya memiliki kerja yang sama dengan krim kortikosteroid seperti telah saya sebutkan diatas yakni sebagai anti radang dan anti alergi, perbedaan penggunaannya tergantung dari luas tidaknya gatal kulit yang terlibat. Sebagai contoh jika kulit gatal sangat luas hampir seluruh tubuh akibat alergi makanan maka kortikosteroid oral lah pilihannya.  kalau pakai krim mau habis berapa banyak coba, dan ribet pula. Sesuai juga dengan logika sederhana bukan! :D

Ingat!! Penggunaan kortikosteroid jangka panjang tidak diperkenankan tanpa pengawasan dokter!

Antihistamin oral.
Obat gatal Antihistamin ini adalah obat minum. Berfungsi untuk menghambat histamin yang merupakan zat kimia tubuh yang menyebabkan rasa gatal. Salah satu contoh obat gatal antihistmain yang populer di masyarakat yakni CTM. Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa efek samping dari obat ini adalah rasa kantuk, sehingga banyak yang menyalahgunakannya sebagai obat tidur. Obat gatal ini memang tergolong masih efektif untuk menghilangkan gatal tapi harus diminum seperlunya dengan frekuensi minum 3-4 x kali sehari masing-masing 4mg. Namun demikian, masih banyak obat antihistamin lainnya yang lebih ampuh dari CTM bahkan yang tidak memiliki efek samping ngantuk seperti loratadine dan cetirizine.

Kombinasi antihistamin oral dan kortikosteroid merupakan kombinasi yang cukup ampuh untuk menghilangkan gatal.

Apabila pengunaan obat di atas dirasa kurang memuaskan, mungkin diperlukan terapi jangka pendek dan langsung dapat dirasakan manfaatnya, setidaknya bisa membuat Anda nyaman untuk beberapa waktu:

  • Anestesi topikal seperti lidokain atau benzokain
  • Salep dan lotion seperti mentol, kamper atau calamine

Terapi gatal selain obat gatal

Jangan digaruk

Sebisa mungkin hindari garukan yang berlebihan apalagi menggunakan kuku yang panjang. Garukan akan membuat kulit menjadi lecet akibatnya memperparah kondisi kulit yang terlibat bahkan bisa menimbulkan infeksi. Boleh menggaruk asal dengan lembuh dan tidak terus-menerus intinya jangan sampai lecet.

obat gatal paling ampuh

gatal pada kulit diagruk jangan sampai lecet!

Terapi cahaya (fototerapi)
Fototerapi akan menyinari kulit Anda dengan sinar ultraviolet pada panjang gelombang tertentu. Biasanya dibutuhkan beberapa sesi penyinaran sampai gatal terkendali.

Itulah obat gatal paling ampuh yang saya ketahui. Selanjutnya, Agar gatal sembuh sempurna (jangka panjang) dan tidak datang lagi maka harus diobati juga penyakit yang mendasarinya. Dalam hal ini mungkin diperlukan pemeriksaan oleh dokter.

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya:

Tulis Komentar / Konsultasi tentang Obat Gatal Paling Ampuh

Silahkan berkomentar, tapi Mohon maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan "obatnya apa?", karena dokter tidak dapat memberi terapi tanpa memeriksa terlebih dahulu. Terimakasih atas kunjungannya :)

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer