Obat Sakit Tenggorokan Rumahan Paling Manjur

Rasa sakit pada tenggorokan sering menjadi tanda awal bahwa seseorang akan terserang flu, apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini, daya tahan tubuh cenderung menurun dan menjadi lebih rentan terkena penyakit bahkan tidak hanya flu tetapi juga penyakit musiman lainnya seperti DBD.

Sakit tenggorokan paling sering disebabkan oleh infeksi virus, biasanya merupakan penyakit ringan yang akan membaik dalam kurun waktu 3 sampai 5 hari. Namun demikian, kita tetap memerlukan obat sakit tenggorokan untuk meredakan gejala hingga tibalah waktu penyembuhan.

Sering kali sakit tenggorokan dapat diobati dengan pengobatan sederhana di rumah, jadi tidak perlu biaya mahal karena menggunakan bahan-bahan alami dan mudah di dapatkan, berikut caranya:

Obat Pereda Nyeri

Ini merupakan cara cepat untuk mengobati radang atau sakit tenggorokan. Kita menggunakan obat anti nyeri secara umum yang bisa kita beli di apotek atau toko obat tanpa memerlukan resep dokter, karena memang obat ini dijual bebas.

Contohh obat sakit tenggorokan yang saya maksud antara lain: Parasetamol, Ibuprofen, dan Aspirin berfungsi tidak hanya meredakan nyeri tetapi juga dapat menurunkan demam dan sakit kepala. Harap diperhatikan aturan pakai serta kontraindikasinya.

Anda tidak boleh minum aspirin atau ibuprofen jika memiliki:

  • Penyakit asma
  • Masalah lambung atau sakit maag
  • Gangguan fungsi hati atau ginjal saat ini atau masa lalu

    Anak-anak di bawah usia 16 tidak boleh diberikan aspirin.

Berkumur Air Garam

Sediakan air hangat satu gelas kemudian tambahkan satu sendok teh garam dapur, aduk hingga rata. Gunakan untuk berkumur selagi hangat sehari 3-4 kali dengan lama berkumur sekitar 1 menit.

Beberapa studi telah menemukan bahwa berkumur beberapa kali sehari dengan air garam hangat dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit di tenggorokan, membantu mengurangi iritasi, membuang lendir dan bakteri.

Cairan

Sangat oenting untuk selalu menjaga agar kebutuhan cairan terpenuhi, terutama ketika sakit tenggorokan. Anda harus minum cukup cairan sehingga urine berwarna kuning jelas (tidak keruh). Banyak minum juga membuat selaput lendir menjadi lembab dan lebih mampu memerangi bakteri dan alergenĀ  penyebab radang tenggorokan.

Mengenai jenis minuman tergantung pada selera Anda termasuk air putih, jus buah, minuman manis, atau sesuatu yang asin, seperti kaldu ayam.

Teh

Bosan dengan Air putih? Secangkir teh hangat herbal juga bagus dalam mengurangi sakit pada tenggorokan. Terlebih lagi, teh mengandung antioksidan yang diperkirakan dapat memperkuat kekebalan tubuh dan mencegah infeksi.

Untuk membuat ramuan yang lebih ampuh, tambahkan satu sendok teh madu. Selain mengandung antioksidan, madu juga memiliki efek antibakteri yang dapat membantu Anda lebih cepat sembuh.

Sup ayam

Makanan enak yang satu enak sangat baik dikonsumsi ketika mengalami flu, batuk-pilekm, dan juga radang tenggorokan. Natrium dalam kaldu ayam memiliki sifat anti-inflamasi sehingga meredakan peradangan.

obat sakit tenggorokan

Sup memiliki manfaat tambahan ketika sakit tenggorokan. Di mana makan bisa begitu menyakitkan dan sulit menelan karena rasa sakit dan pembengkakan, sehingga makanan cair seperti sup ini akan sangat membantu untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan nutrisi yang Anda butuhkan untuk melawan infeksi.

Istirahat

Ini memang bukan cara yang cepat untuk mengobati radang tenggorokan, tetapi istirahat yang cukup diperlukan tubuh untuk mempercepat peyembuhan dan meningkatkan kemampuan melawan infeksi. Pastikan tidur malam yang cukup 6-7 jam, jangan begadang dan hindari olah raga atau aktifitas fisik yang berat.

Antibiotik

Antibiotik biasanya tidak digunakan sebagai obat sakit tenggorokan, karena sebagian besar sakit tenggorokan disebabkan oleh virus. Bahkan ketika sakit tenggorokan disebabkan oleh bakteri, antibiotik memiliki efek yang sangat sedikit dan malah dapat menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan.

Namun demikian, antibiotik tetap diperlukan untuk mengobatai radang tenggorokan apabila:

  • Sakit tenggorokan sangat parah
  • Risiko infeksi yang parah – misalnya, pada seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena HIV atau diabetes.
  • Seseorang yang emiliki riwayat demam rematik (kondisi yang dapat menyebabkan peradangan luas di seluruh tubuh)
  • Seseorang yang memiliki penyakit katup jantung
  • Mengalami infeksi berulang yang disebabkan oleh bakteri streptokokus

Dan ingat selalu bahwa penggunaan antibiotik harus dengan rekomendasi dokter.

Jika dengan melakukan pengobatan seperti di atas namun sakit tenggorokan tak kunjung reda dalam waktu 2×24 jam, maka dianjurkan untuk periksa ke dokter. Semoga bermanfaat :)

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer