Penyebab Asam Urat Tinggi

Asam urat yang tinggi, juga dikenal sebagai hyperuricemia, terjadi ketika konsentrasi asam urat dalam darah diatas nilai normal. Asam urat diproduksi ketika purin, suatu zat dalam makanan, dipecah. Kemudian Purin terdapat dalam aliran darah, diproses dalam ginjal dan dieliminasi dalam urin. Sangat penting untuk diketahui apa saja yang dapat menyebabkan Asam Urat tinggi.

Inilah beberapa penyebab Asam urat tinggi :

Obat-obatan

Ada beberapa obat yang anda minum untuk menyembuhkan penyakit lain tapi memiliki efek samping meningkatkan asam urat. Diantaranya, Obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan jantung, seperti aspirin dan diuretik, diketahui dapat menyebabkan asam urat tinggi karena reaksinya dengan ginjal. Obat penekan kekebalan tubuh juga telah diidentifikasi sebagai penyebab meningkatnya asam urat. Kemoterapi dan radiasi untuk kanker juga dapat menyebabkan asam urat tinggi

Zat makanan Tertentu

Karena purin diekstrak dari makanan, makan makanan atau zat tersebut jika dikonsumsi akan memiliki efek langsung pada jumlah asam urat dalam tubuh. Konsumsi alkohol yang berlebihan dan kafein adalah penyebab umum dari peningkatan asam urat. Zat-zat ini sangat terkonsentrasi sehingga lebih sulit bagi ginjal  untuk memprosesnya dengan baik. Makan makanan yang tinggi purin juga menyebabkan asam urat tinggi. Organ daging, olahan daging, teri, saus, kacang kering atau kacang polong, dan kacang-kacangan yang lain juga dilaporkan sebagai sumber asam urat tinggi. Makanan-makanana di atas lebih lanjut kita sebut sebagai Pantangan Asam Urat

Penyakit Terkait kanker

Hal serupa juga terjadi untuk pasien yang menderita berbagai jenis kanker atau penyakit yang berhubungan dengan kanker. Limfoma Hodgkin, juga dikenal sebagai penyakit Hodgkin, serta non-Hodgkins limfoma adalah penyebab umum dari asam urat yang tinggi. Limfoma Hodgkin adalah bentuk kanker yang mempengaruhi sistem limfatik. Limfoma non-Hodgkin adalah bentuk kanker yang berasal dalam sistem limfatik, tetapi dapat menyebar ke organ lainnya dalam tubuh.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer