Penyebab Hidung Tersumbat dan Cara Mengatasinya

Sepertinya hampir semua orang pernah mengalami hidung tersumbat, mulai dari bayi hingga usia dewasa bisa terkena masalah yang satu ini dan membuat siapa saja yang mengalaminya terasa terganggu, terutama menganggu tidur.

Hidung tersumbat bisa terjadi pada salah satu rongga hidung (hidung tersumbat sebelah) atau bisa juga kedua-duanya.
Disini akan kita bahas tentang penyebab hidung tersumbat beserta gejala yang menyertainya dan cara mengatasinya baik pada dewasa ataupun hidung tersumbat pada bayi serta obat hidung tersumbat.

Penyebab Hidung Tersumbat

Penyakit ringan merupakan penyebab hidung tersumbat yang paling sering. Yang dimaksud penyakit ringan disini misalnya, common cold, flu, dan infeksi sinus. Penyakit-penyakit tersebut dapat menyebabkan hidung tersumbat karena menimbulkan peradangan pada lapisan rongga hidung dan sinus yang merupakan jaringan yang kaya akan pembuluh darah. Radang akan menyebabkan pembuluh darah melebar dan menimbulkan pembengkakan sehingga hidung menjadi tersumbat.

Menurut National Institutes of Health hidung tersumbat karena penyakit ringan diatas dapat sembuh atau hilang dengan sendirinya dalam waktu satu minggu.

Untuk hidung tersumbat yang berlangsung lama, maka kemungkinan penyebabnya, antara lain:

  • Rinitis Alergi
  • Alergi serbuk sari
  • Polip hidung (hidung tersumbat hanya sebelah dan tidak berpindah-pindah)
  • Paparan zat kimia
  • Iritasi hidung karena faktor lingkungan contohnya asap atau debu.
  • Sinusitis kronis (infeksi sinus yang berlangsung lama)
  • Tumor (biasanya jinak, bukan kanker atau, massa yang dapat menyebabkan kemacetan jika mereka tumbuh di bagian hidung)
  • Septum menyimpang (sekat hidung yang membatasi antara rongga kanan-kiri yang seharusnya tepat di tengah-tengah, malah menyimpang alias mengot ke kanan atau ke kiri).
  • Sakit kepala cluster
  • Benda Asing (paling sering pada anak-anak) dengan ciri-ciri hidung terus berair (ingus) berbau, biasanya hanya satu hidung.

Penyebab Hidung tersumbat yang jarang lainnya yaitu kehamilan, paling sering dimulai pada akhir trimester pertama. Hidung tersumbat ini mungkin disebabkan oleh fluktuasi hormonal dan peningkatan suplai darah yang terjadi selama kehamilan. Perubahan ini dapat mempengaruhi membran hidung, menjadi meradang, kering, atau berdarah.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat

Berikut ini adalah cara mengatasi hidung tersumbat alami yang bisa anda lakukan sendiri di rumah (home remedies).

Jangan Menbuang Ingus Kuat-kuat
Jika penyebab hidung tersumbat adalah karena flu atau disertai dengan ingus maka keluarkanlah dengan lembut, sebelah-sebelah secara bergantian. Membuang ingus terlalu kuat justru akan membuat lapisan dalam hidung tambah meradang walhasil bukannya meringankan malah memperberat penyumbatan hidung.

Menghirup Uap Air Panas
Kelembaban dan panas dari uap akan meringankan peradangan sehingga dapat mengatasi hidung tersumbat dan akan membantu Anda bernapas lebih lega. Anda bebas menggunakannya sesuai keperluan.

Kompres hangat di atas hidung
Basahi kain handuk kecil dengan air panas (hangat) kemudian tempelkan pada batang hidung secara menyeluruh dan melebar ke pipi depan, sebaiknya posisi berbaring santai, agar cara ini optimal. Jika kain handuk sudah dingin basahi lagi dengan air hangat dan ulangi prosedur seperti di atas sampai Anda merasakan manfaat yang diharapkan.

Menghirup inhaler, balsem, atau minyak angin
Minyak angin, balsem, atau inhaler rata-rata mengandung menthol, eucalyptus, dan kamper yang dipercaya dapat membantu mengurangi hidung tersumbat. Penggunaannya cukup simpel bisa langsung menghirup dari wadahnya, atau oles tipis tepat dibawah lubang hidung, atau dioleskan daerah sekitar leher.

Tidur Setengah Duduk
Jika Anda mengalami hidung tersumbat yang makin parah ketika berbaring, cobalah untuk meninggikan posisi kepala dengan cara meletakkan bantal tambahan di bawah kepala dan leher sedemikian rupa sehingga terlihat posisi setengah duduk. Hal ini akan mengurangi penumpukan aliran darah pada hidung sehingga dapat menghilangkan hidung tersumbat (hukum gravitasi).

Makan makanan pedas
Jika Hidung tersumbat akibat adanya ingus yang kental dan susah dikeluarkan, maka cobalah konsumsi makanan atau minuman yang terasa agak pedas seperti wedang jahe atau sup ayam hangat dan sedikit pedas. Rasa pedas akan merangsang perlendiran sehingga membuat ingus lebih encer dan mudah dikeluarkan, nafaspun menjadi lega.

Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi

Kenali Hidung tersumbat pada bayi
Karena bayi tidak bisa bernapas lewat mulut secara optimal, hidung tersumbat dapat menjadi kondisi serius, terutama selama menyusui. Penyebab tersering adalah lendir atau ingus, sehingga Anda harus membersihkan lendir melalui cara yang efektif dan aman.

Menggunakan penyedot lendir (nasal aspirator)
Berbentuk botol karet kecil dengan ujung mengecil sebagai penyedot yang akan dimasukkan ke lubang hidung. Bisa didapatkan di apotik, ingat hanya gunakan yang khusus untuk bayi.

penyedot ingus bayi

aspirator hidung

Sebelum menggunakannya bersihkan dulu dengan tissue alkohol, tunggu beberapa saat hingga benar-benar kering, setelah itu masukkan secara perlahan ke lubang hidung bayi yang terdapat ingus, jangan dalam-dalam, kemudian pencet ringan badan aspirator lalu lepas, keluarkan aspirator secara perlahan.

Menggunakan Tissue
Jika tidak tersedia aspirator, Anda bisa menggunakan tissue untuk membersihkan ingus bayi. Caranya lipat sedemikian rupa sehingga ujung tissue menjadi agak meruncing, sesuaikan ukurannya dengan ukuran lubang hidung bayi, secara perlahan masukkan tissue ke lubang hidung dan keluarkan ingusnya.

Tetes Larutan Saline
Larutan saline bisa didapatkan di apotek, jika tidak tersedia Anda bisa membuatnya sendiri dengan cara campurkan 1/4 sendok teh garam dengan 1/2 cangkir air hangat. Masukkan ke dalam botol semprotan (tetes) hidung.

Tempatkan bayi pada permukaan yang datar, tetesi lubang hidung bayi sebanyak 2 tetes kecil. Bisa digunakan paling tidak tiga kali sehari.

Hal ini dapat mengatasi hidung tersumbat pada bayi, karena larutan garam (NaCl) dapat mengencerkan ingus, dan memulihkan kelembaban alami lapisan hidung bagian dalam.

Kapan Harus ke Dokter ?

Terkadang, cara alami atau perawatan rumah tidak cukup untuk mengurangi hidung tersumbat, terutama jika penyebabnya adalah penyakit yang serius. Untuk kasus seperti ini, perawatan medis yang segera, mungkin diperlukan, terutama jika menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu segera hubungi dokter, jika:

  • Hidung tersumbat yang berlangsung lebih dari 10 hari
  • Hidung tersumbat disertai dengan demam tinggi yang telah berlangsung lebih dari tiga hari
  • Ingus berwarna hijau bersama dengan nyeri sinus dan demam (curiga infeksi bakteri.)
  • Baru-baru ini mengalami cedera kepala, dan keluar ingus bercampur darah atau bening yang terus menerus.

Setelah dokter menentukan penyebab hidung tersumbat, maka ia kemudian merekomendasikan rencana pengobatan.

Obat Hidung tersumbat yang digunakan antara lain:

  • antihistamin oral untuk mengobati alergi , seperti loratadine dan cetirizine.
  • semprotan hidung yang mengandung antihistamin, seperti azelastine
  • steroid hidung, seperti mometasone atau flutikason.
  • antibiotik (untuk infeksi, seperti sinusitis)
  • Obat pelega hidung tersumbat yang dijual bebas atau disebut dekongestan, yakni yang mengandung efedrin, pseudoefedrin, atau phenylpropanolamine (Hati-hati pada penderita Darah tinggi).

Jika Anda memiliki tumor atau polip hidung atau sinus dengan ingus yang tak dapat mengalir keluar, dokter mungkin merekomendasikan operasi pengangkatan tumor untuk mengatasi hidung tersumbat.

17 Komentar

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer