3 Penyebab Utama Jari Tangan Kaku dan Obatnya

Salah satu keluhan yang begitu mengganggu dan membuat penasaran adalah hilangnya mobilitas dan gerakan jari-jari akibat jari tangan kaku. Paling sering keluhan seperti ini dirasakan secara bertahap, bukan kondisi yang dimulai secara tiba-tiba. Kekakuan dan hilangnya mobilitas jari tangan bisa disertai atau tidak dengan rasa sakit. Biasanya, seseorang yang mengalaminya akan mengeluh ketidakmampuan untuk melakukan kegiatan yang biasanya dinikmati karena hilangnya kemampuan untuk mencengkeram bahkan jari tangan sakit. Duh, kenapa bisa begini?

Penyebab jari tangan kaku ada bermacam-macam, yang paling utama yaitu Contracture Dupuytren, arthritis, trigger finger, dan berbagai cedera. Untungnya, kondisi tersebut dapat ditangani dengan baik. Artikel berikut akan menjelaskan penyebab utama jari tangan kaku dan pilihan pengobatan untuk kekakuan jari tangan.

Penyebab dan Pengobatan Jari Tangan Kaku

Contracture Dupuytren

Jari tangan kaku secara bertahap

Telapak tangan mengandung banyak struktur penting yang memungkinkan tangan untuk berfungsi secara normal. Ada serabut saraf yang menuju ke otot-otot jari dan ditunjang oleh tendon sehingga jari tangan bisa bergerak. Ada juga struktur yang menyelimuti, sebagai bantalan, dan pembatas, yang berupa lapisan tebal jaringan ikat yang disebut fasia palmaris. Bentuknya mirip dengan tekstur rawan yang ditemukan dalam daging. Biasanya, lapisan ini tidak terlihat ataupun teraba dari permukaan kulit. Lapisan ini bisa mengalami fibromatosis membentuk jaringan parut yang kaku, dan inilah yang terjadi pada kontraktur Dupuytren.

Dupuytren menyebabkan kontraktur atau hilangnya kelentur jari-jari tangan sehingga menjadi kaku. Jari tangan kaku akibat kontraktur Dupuytren bisa membuat penderitanya kesulitan dalam berjabat tangan, meletakkan tangan di saku, atau gerakan-gerakan halus lainnya. kontraktur Dupuytren adalah kelainan genetik yang paling sering ditemukan pada orang keturunan Eropa utara, tetapi dapat mempengaruhi siapa pun. Hal ini dapat terjadi pada satu atau beberapa daerah tangan dan jari dan di hampir semua usia. Tingkat keparahan dan perkembangan bervariasi dari orang ke orang dan tidak dapat diprediksi secara akurat, namun kecepatan perkembangan sebelumnya dan respon sebelumnya terhadap perawatan dapat menjadi panduan pengobatan yang lebih baik.

jari tangan kaku

Tendon “kabel” menjadi jaringan parut yang kaku = jari tangan kaku dan menekuk sehingga sulit diluruskan.

Pada Contracture Dupuytren jari tangan yang kaku dalam posisi menekuk sehingga pengobatan difokuskan agar jari bisa meluruskan dan memulihkan fungsinya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara pembedahan  excising (menghapus) “kabel” (tendon) di fasia palmaris, mengiris (memotong, tapi tidak membuang “kabel”), dan suntikan Xiaflex. Ini adalah suntikan khusus yang bekerja untuk membubarkan kabel, memungkinkan jari untuk melurus tanpa operasi. Ada berbagai keuntungan dan kerugian untuk masing-masing perawatan ini, dan spesialis ortopedi dapat membantu Anda memutuskan mana yang terbaik berdasarkan pola dan tingkat keparahan kontraktur Dupuytren.

Trigger Finger (Stenosing Tenosinovitis)

Ketika di tekuk, jari tangan tiba-tiba kaku tidak dapat kembali diluruskan (terjebak)

Trigger Finger adalah kondisi umum yang dapat menyebabkan jari tangan kaku. Dalam jari yang normal, ada ‘terowongan’ yang di dalamnya terdapat sistem katrol seluruh jari, dan merupakan tempat yang dilewati oleh tendon. Ketika ada pembengkakan, tendon dapat tertangkap pada pembukaan terowongan. Sebagai analogi, ini mirip dengan benang yang biasanya dapat ditarik kembali dengan lancar melalui lubang jarum, tapi ketika ada simpul pada benang, maka ketika benang ditarik kembali akan tertangkap di lubang jarum sehingga tidak dapat melewatinya. Seperti pada trigger finger, ketika simpul ini / pembengkakan tendon cukup besar, tendon dapat benar-benar terjebak dalam terowongan. Gejala jari tangan kaku akibat trigger finger yaitu jari yang ditekuk tidak dapat kembali di luruskan alias terjebak, bisa kembali lurus secara perlahan namun apabila dipaksakan tentunya ini akan menimbulkan rasa sakit.

jari tangan kaku pada tigger finger

Ibu jari terjebak menjadi sulit untuk di luruskan. Lingkaran biru menunjukkan tempat terjebaknya tendon.

Trigger finger dapat diobati dengan steroid / suntikan kortison sebagai pengobatan lini pertama. Tingkat keberhasilan hingga 75% setelah satu suntikan. Splinting jari dalam posisi ekstensi (jari diluruskan) juga merupakan pilihan pengobatan, tetapi splints ini sering menimbulkan ketidaknyamanan sehingga jarang digunakan. Pilihan terakhir adalah pembedahan atau operasi. Dengan operasi, dibuatlah sayatan kecil di tepi terowongan dan itu ‘dibuka’ sehingga tendon tidak tertangkap. Sesuai dengan analogi jarum dan benang, tindakan ini mirip dengan pelebaran lubang jarum, sehingga memungkinkan simpul benang dengan mudah bergerak maju mundur melewatinya.

Radang Sendi

Harus dipahami bahwa kekakuan pada jari atau tangan tidak selalu berhubungan dengan arthritis, namun arthritis masih tetap merupakan penyebab penting dari kekakuan jari tangan.

Rhematoid arthritis (RA) = jari tangan kaku terutama di pagi hari saat bangun tidur mengenai beberapa atau seluruh jari tangan kanan dan kiri.

Baca: 12 Gejala Terkena Rematik dan Tips Pengobatan

Arthritis adalah hilangnya tulang rawan yang menutupi ujung tulang, yang memungkinkan untuk gerakan halus pada sendi. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai alasan, termasuk genetika, keausan, dan luka-luka, seperti patah tulang. Biasanya, namun tidak selalu, arthritis disertai dengan nyeri pada sendi dan pembengkakan. taji tulang dapat terbentuk dan memperluas diri pada sendi, ini bisa menyebabkan jari cacat.

Pengobatan arthritis didasarkan pada lokasi jari tangan yang terkena, sebagai berikut:

  • NSAID (obat anti-inflamasi nonsteroid) seperti ibuprofen, aspirin, dan naproxen, dapat membantu pada tahap awal. Untuk arthritis lanjut, obat-obat tersebut biasanya menjadi kurang efektif.
  • Suntikan steroid pada sendi dapat memberikan bantuan mengatasi gejala arthritis.
  • Tergantung pada lokasi arthritis, splints atau penyokong juga dapat membantu.
  • Operasi. Jika pengobatan di atas tidak berhasil, maka operasi dapat dipertimbangkan sebagai pilihan untuk mengobati radang sendi. Operasi untuk arthritis di jari bervariasi berdasarkan lokasi dari arthritis.

Apabila Anda masih belum mengetahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab jari tangan kaku dan hingga kini belum mendapatkan solusinya, maka sebaiknya periksakanlah ke dokter khususnya dokter spesialis orthopaedi atau bedah tulang. Semoga bermanfaat.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer