12 Penyebab Mata Pedih, Merah, dan Cara Mengatasinya

Salah satu gangguan atau keluhan pada mata yang tergolong sering adalah mata pedih dan merah, terasa seperti terbakar. Tentu ini merupakan kondisi yang tidak menyenangkan dan berpotensi mengganggu aktifitas sehari-hari, bahkan tidak hanya itu saja gejala yang muncul, karena biasanya mata merah dan pedih disertai juga dengan keluarnya air mata, penglihatan kabur, bahkan sakit kepala. duh!

Apa penyebab mata pedih dan merah serta bagaimana mengatasinya?

Ada banyak kemungkinan penyebab kenapa mata menjadi terasa pedih dan merah mulai dari hal-hal sederhana seperti kelilipan atau terkena debu, asap, atau kurang tidur di malam hari. Di samping itu, ada juga penyebab yang lebih berbahaya seperti infeksi yang bahkan hal ini sering terjadi, terutama jika mata pedih, merah, dan banyaknya produksi kotoran mata.

mata merah pedih

ilustrasi mata pedih dan merah

Penyebab Mata Merah dan Pedih

1. Infeksi Mata

Gejala sakit mata yang terdiri dari banyaknya kotoran mata, gatal-gatal dan rasa pedih atau terbakar pada mata biasanya disebabkan oleh infeksi mata baik oleh virus ataupun bakteri. Kondisi ini disebut dengan konjungtivitis.

Konjungtivitis atau sakit mata adalah salah satu infeksi mata yang paling umum, yang diserang adalah konjungtiva, yakni selaput tipis yang menyelimuti bola mata dan kelopak mata. Gejala khas dari konjungtivitis adalah mata berair, gatal-gatal, dan biasanya akan terbentuk banyak kotoran mata yang sering terlihat pada bulu mata dan sudut mata.

Blepharitis atau peradangan pada kelopak mata juga merupakan salah satu penyebab mata pedih, merah dan gatal. Disamping itu terdapat pula mata bengkak, juga terkadang terlihat adanya sisik-sisik atau ketombe pada bulu mata.

2. Benda Asing

Mata berair, merah, pedih, dan gatal-gatal juga bisa disebabkan oleh adanya benda asing yang masuk ke mata. Benda asing yang mungkin menyebabkan gejala-gejala ini antara lain:

  • Serbuk bumbu
  • Debu
  • Pasir
  • Serangga
  • Serbuk sari

3. Cedera Mata

Cedera pada setiap bagian mata yang terjadi saat bekerja, bermain, atau berolahraga juga dapat menyebabkan mata berair dan pedih. Ini adalah alasan mengapa memakai kacamata pelindung dianggap sangat penting ketika melakukan kegiatan tersebut. Kuku yang tajam juga dapat mengakibatkan cedera mata jika mengucek mata dengannya atau pada saat memakai lensa kontak.

4. Mata Kering

Mata kering adalah suatu kondisi di mana air mata gagal diproduksi, padahal air mata ini sangat diperlukan untuk menjaga kelembaban mata. Ada sejumlah penyebab air mata menjadi kering. Misalnya, Gejala-gejala mata kering umumnya dialami ketika Anda berada di ruang ber-AC, di depan layar komputer dalam waktu lama, selama 2-3 jam, perjalanan menggunakan pesawat atau sering bersepeda.

5. Alergi

Mata terbakar bisa juga disebabkan karena peradangan akibat alergi. Alergen lokal pada mata seperti pelembab dan make up atau Alergen yang berterbangan di udara seperti bulu binatang dan serbuk sari, keduanya dapat mengiritasi dan membuat  mata menjadi merah dan pedih.

6. Penyebab Mata Merah lainnya

  • Paparan polutan yang ada di atmosfer seperti debu, asap kendaraan atau asap rokok juga bisa menjadi penyebab mata pedih dan merah.
  • Sampo, pemutih, sabun dan pelarut pembersih rumah tangga lainnya yang mengandung bahan kimia juga dapat menyebabkan mata merah dan pedih.
  • Klorin dalam kolam renang.
  • Udara kering
  • Penggunaan lensa kontak jangka panjang.

Langkah investigasi dengan dokter untuk semua keluhan gejala yang Anda alami adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah mata merah dan pedih merupakan kondisi yang serius atau tidak. Pengobatan juga akan disesuaikan dengan itu.

Bagaimana Cara Mengobatinya?

Kebanyakan kasus mata merah dan pedih akan mereda dengan sendirinya jika penyebabnya telah dihilangkan, misalnya mata yang terkena asap atau debu, maka dalam beberapa jam setelah menghindari penyebabnya itu maka mata akan pulih seperti sedia kala.

Gatal di mata dapat ditenangkan dengan menerapkan kompres dingin. Jika terdapat kotoran atau kerak pada bulu mata, Anda bisa membersihkannya dengan menggunakan air hangat. Beberapa juga mengnjurkan untuk menggunakan sabun bayi cair guna membersihkan kelopak mata dan bulu mata.

Mata kering dan penyebab lain dari iritasi mata dapat diobati dengan menggunakan air mata buatan untuk sekitar 4 sampai 6 kali sehari.

Menghindari kontak dengan alergen seperti kosmetik, hewan peliharaan dan rumput dapat membantu mengobati mata merah dan pedih karena alergi. Tetes mata antihistamin biasanya juga diresepkan oleh dokter untuk mengatasi mata merah alergi.

Konjungtivitis atau sakit mata dapat bertahan dalam jangka waktu hingga 10 hari. Jika Anda mengalaminya maka yang perlu Anda lakukan adalah:

  • Rajin mencuci tangan.
  • Jangan menyentuh mata yang belum terkena.
  • Resep antibiotik dalam bentuk tetes mata sering merupakan pilihan pengobatan untuk infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri. Dokter mungkin meresepkan antibiotik oral juga jika tetes mata tidak cukup untuk melawan bakteri penyebab infeksi mata.
  • Infeksi mata yang disebabkan oleh virus tidak perlu menggunakan obat khusus. Karena biasanya akan sembuh sendiri dalam jangka waktu dua sampai tiga minggu.
  • Peradangan pada mata dan terasa gatal dapat dikurangi dengan menggunakan obat tetes mata steroid. Ulkus atau tukak yang terbentuk pada mata karena kerusakan yang disebabkan oleh infeksi juga dapat diobati dengan sangat efektif dengan obat tetes mata ini.

Konsultasikan segera dengan dokter apabila:

  • Kotoran mata kehijauan, tebal atau terlihat seperti nanah.
  • Penglihatan menurun
  • Pembengkakan di kelopak mata yang semakin parah.
  • Keluar darah dari mata
  • Penglihatan ganda atau kabur
  • Rasa sakiy yang hebat di mata
  • Penglihatan melayang atau berkedip-kedip.

Cukup sekian bahasan mengenai mata pedih dan merah, semoga bermanfaat.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer