27 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri dan Obatnya

Sakit perut sebelah kiri adalah rasa nyeri pada perut yang terjadi di sisi kiri dari garis imajiner yang ditarik dari titik pusat tubuh, di bawah tulang dada dan lewat melalui pusar (umbilikus) dan berakhir tepat di atas daerah kemaluan. Kita perlu mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi penyebab sakit perut sebelah kiri, karena hal ini sangatlah penting agar penanganan yang kita lakukan bisa berhasil karena tepat sasaran sesuai dengan masalah yang terjadi.

Ada banyak organ dan struktur yang terletak pada perut sebelah kiri dan setiap penyakit atau masalah pada organ-organ tersebut dapat menjadi penyebab sakit perut sebelah kiri. Ada kalanya merupakan sesuatu yang ringan dan tidak berbahaya, namun sebagian bisa menjadi kondisi serius yang membahayakan. Khusus pada wanita yang memiliki lebih banyak organ dalam perut dibandingkan laki-laki, seperti rahim, ovarium, saluran tuba dan lain-lain, maka tentu saja akan lebih banyak kemungkinan yang bisa menyebabkan sakit perut sebelah kiri pada wanita dibanding pada laki-laki.

ilustrasi sakit perut sebelah kiri

ilustrasi sakit perut sebelah kiri

Organ Apa saja yang ada di perut sebelah kiri?

Di bawah ini adalah struktur dan organ-organ yang terletak di perut sebelah kiri, coba perhatikan baik-baik karena setiap masalah yang terjadi pada bagian-bagian ini bisa mengakibatkan sakit perut sisi kiri:

  • Kulit yang menutupi perut sebelah kiri.
  • Otot yang ada di daerah perut sebelah kiri.
  • Tulang dan tulang rawan di perut bagian atas.
  • Pembuluh darah misalnya aorta.
  • Ginjal.
  • Kelenjar adrenal.
  • Organ hati bagian.
  • Limpa.
  • Lambung.
  • Pankreas.
  • Ureter kiri.
  • Sisi kiri usus besar.
  • Kolon sigmoid.
  • Sisi kiri rahim.
  • Ovarium kiri.
  • Tuba falopi sebelah kiri.

Selain itu, ada struktur yang ada di luar perut tetapi dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri. Struktur yang dimaksud, yaitu: Jantung, paru-paru kiri bagian bawah dan diafragma sebelah kiri.

9 Penyebab Tersering Sakit Perut Sebelah Kiri

1. Sakit perut karena lapar

Anak-anak lebih sering terkena rasa lapar yang dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri atau ulu hati. Rasa sakit akibat lapar tidaklah begitu sakit, hanya terasa sedikit perih dan tidak nyaman di perut (keroncongan). Pengobatannya adalah dengan mengonsumsi makanan segera, namun jangan berlebihan, makanlah secara perlahan.

2. Sembelit

Juga disebut dengan dyschezia atau konstipasi. Bagi seseorang yang kesulitan buang ar besar, diakibatkan feses yang keras sehingga susah untuk dikeluarkan dan bisa mengalami sakit perut sebelah kiri, jika feses tertahan di usus besar kiri. Pasien juga merasa nyeri saat buang air besar. Mual dan muntah juga bisa terjadi.

Untuk mengetahui masalah ini maka diperluka pemeriksaan oleh dokter dan bila perlu dilakukan studi Barium, tes darah dan kolonoskopi. Pengobatan dengan cara meningkatan asupan cairan dan meningkatkan asupan makanan berserat. Pilihan lain termasuk enema atau obat pencahar.

3. Gas atau Angin yang Terjebak

Gas dapat terjebak dalam usus dan menimbulkan gejala nyeri perut kram. Jika hal ini terjadi, maka obat-obatan seperti buscopan atau mebeverine dapat membantu. Antibiotik diberikan jika diare menyertai rasa sakit, karena ini menunjukkan adanya infeksi bakteri.

4. Batu Ginjal

Juga dikenal sebagai kalkulus ginjal, menyebabkan sakit perut parah yang menyerupai nyeri kolik. Gejala utama batu ginjal berupa rasa sakit parah, nyeri mendadak di pinggang kiri yang menyebar ke perut kiri. Mual dan muntah dapat terjadi. Pengobatan tergantung pada ukuran batu. Jika kecil, maka biasanya akan melewati keluar dan tidak ada pengobatan tambahan yang dibutuhkan. Jika batu berukuran besar, maka operasi dilakukan seperti extracorporeal shock wave lithotripsy, ureteroscopy dan nephrolithotomy.

5. Kehamilan ektopik

Disebut juga dengan hamil di luar kandungan, terjadi ketika telur yang dibuahi  tertanam di luar rahim, dan tumbuh di sana. Pada awal mula gejala akan timbul rasa tak nyaman pada perut bagian bawah setelah itu rasa sakit berkembang menjadi nyeri spasmodik (melilit). Hal ini terjadi pada salah satu sisi perut, bisa sisi kiri atau kanan. Jika kehamilan terjadi pada tuba falopi dan terjadi ruptur atau pecah, maka pasien mungkin mengalami mual, muntah, pusing, sakit perut akut, tekanan pada dubur, pendarahan berat serta shock.

Untuk mengetahui hal ini maka diperlukan pemeriksaan USG, setelah diketahui maka obat-obatan seperti metotreksat / misoprostol bisa diberikan; namun, diperlukan operasi dalam kebanyakan kasus.

6. Endometriosis

Kondisi ini terjadi ketika jaringan rahim normal, yaitu endometrium, tumbuh di luar rahim. Sebagai akibatnya, maka akan timbul rasa nyeri pada panggul (kram) setiap jadwal atau periode menstruasi. Nyeri juga kadang terjadi ketika bersenggama dan buang air besar. Pasien juga mungkin mengalami infertilitas (kemandulan).

Untuk mengetahui hal ini maka diperlukan pemeriksaan panggul dengan USG dan laparoskopi. Pengobatan yang bisa diberikan berupa obat pereda nyeri, terapi hormonal dan operasi.

7. Diverticulitis

Peradangan dari satu atau lebih divertikulum disebut sebagai divertikulitis. Divertikulum adalah kantung-kantung dalam usus yang terbentuk sejak lahir. Gejalanya berupa sakit perut mendadak, demam, mual, muntah, sembelit, diare, perdarahan rektum dan kembung.

Untuk mengetahui kondisi ini, maka diperlukan pemeriksaan fisik, CT scan, sinar-X. Pengobatan yang bisa diberikan yaitu istirahat, diet cair ringan, antibiotik. Pembedahan dilakukan untuk kasus diverticulitis berulang, abses, fistula dan perforasi.

8. Aneurisma Aorta Abdominal (AAA)

Pembesaran atau melebarnya daerah tertentu pada aorta di perut. (Baca lebih lanjut tentang Aneurisma Aorta). Gejala yang bisa muncul antara lain nyeri perut konstan, sensasi berdenyut yang dirasakan dekat umbilikus, dan nyeri punggung.

Untuk mendeteksi kondisi ini, maka diperlukan pemeriksaan USG abdomen, computerized tomography (CT) scan dan MRI. Pengobatan bedah diperlukan untuk aneurisma besar.

9. Kista ovarium

Terjadi ketika kantung-kantung berisi cairan terbentuk di dalam ovarium atau indung telur wanita. Gejala kista ovarium berupa menstruasi yang tidak teratur, nyeri pada panggul, terasa berat di perut, nyeri selama hubungan seksual dan buang air besar, mual, dan muntah. Nyeri hebat terjadi ketika kista mengalami puntiran (terpuntir).

Kondisi ini bisa dideteksi dengan pemeriksaan USG panggul, laparoskopi, tes darah CA 125 dan tes kehamilan. Pembedahan dilakukan jika kista berukuran besar.

Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri lainnya

  • Otot perut yang tegang dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri
  • Infeksi ginjal dan kandung kemih
  • IBS
  • mittelschmerz (sakit perut saat ovulasi)
  • Penyakit inflamasi panggul (baca: Radang panggul) pada wanita
  • Gastritis dan mulas dapat menyebabkan rasa sakit di sisi kiri perut
  • Pankreatitis (radang pankreas)
  • Intoleransi makanan
  • Kolitis ulserativa juga dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri
  • Demam berdarah atau infeksi mononucleosis
  • Penyakit celiac
  • Torsi testis (testis terpuntir)
  • Obstruksi atau sumbatan usus
  • Hernia yang terjepit ( hernia inguinalis atau hernia femoralis ).
  • Pneumonia pada lobus kiri bawah.
  • Limfoma (kanker kelenjar getah bening)
  • Kanker perut
  • Penyakit tipes.

Seperti yang Anda lihat, ada berbagai penyebab sakit perut sisi kiri. Pengobatan tergantung pada apa yang menyebabkan rasa sakit. Jika Anda memiliki berat, nyeri persisten di perut, maka Anda harus segera mengunjungi ER, seperti mengabaikannya bisa membuktikan menjadi mengancam nyawa.

Pengobatan Rumah

Sakit perut sebelah kiri tanpa demam, muntah-muntah, bercak perdarahan, dan rasa sakit yang ringan biasanya akan sembuh sendiri tanpa pengobatan khusus.

Baca juga: Tips Obati Sakit Perut Anda Hingga Tuntas

Adapun cara alami yang dapat Anda terapkan untuk mengurangi rasa sakit perut sebelah kiri antara lain:

  • Beristirahat
  • Bantal pemanas atau kompres air hangat pada sisi perut yang sakit sakit dapat meringankan gejala.
  • Makan secara perlahan sedikit demi sedikit
  • Hindari makanan yang dapat mengiritasi lambung dan usus seperti makanan pedas, asam, kopi, dan makanan berminyak.
  • Obat penetral asam lambung, seperti antasida, dapat meringankan perut perih akibat sakit maag.
  • Obat pereda nyeri seperti parasetamol bisa digunakan untuk meringankan rasa sakit.

Hubungi dokter apabila penyebab sakit perut sebelah kiri belum diketahui dan ketika gejalanya tak kunjung membaik atau bahkan disertai tanda bahaya seperti demam, rasa sakit hebat, pusing, keringat dingin, dan lain-lain.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer