Pilihan Tepat Mengobati Patah Tulang

Ketika anda atau kerabat anda mengalami patah tulang, tentunya ingin sekali patah tulang tersebut segera sembuh tanpa ada komplikasi yang menyertai. Untuk mencapai itu semua kita harus tentukan pilihan yang tepat untuk mengobati patah tulang. kepada siapa kita percayakan pasien patah tulang untuk mendapat pengobatan dan perawatan. dukun atau dokter?

Sebagai tambahan pengetahuan disini terlebih dahulu akan saya jelaskan mengenai Prinsip pengobatan patah tulang. Prinsip pengobatan patah tulang yaitu mengembalikan posisi tulang patah ke posisi semula sebelum dia patah atau disebut dengan istilah reposisi, setelah posisi sudah benar seperti semula lalu mempertahankan posisi tersebut sambil menunggu proses penyembuhan patah tulang (immobilisasi) agar tulang tersebut dapat tersambung dengan posisi yang benar. Reposisi dan immobilisasi ini dapat dilakukan secara operasi (pasang pen) maupun tidak operasi (pemasangan gips).

penanganan tepat patah tulang

macam-macam patah tulang

Di Indonesia, kita sering mendengar istilah dukun sangkal putung (dukun patah tulang), dan mungkin saja beberapa dari kita atau saudara kita pernah berobat ke dukun sangkal putung tersebut. Biasanya mereka yang berobat ke dukun sangkal putung ini karena alasan biaya pengobatan dan operasi orthopaedi/tulang yang relatif mahal, selain itu juga karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai ilmu medis dan bingung mengenai langkah atau pilihan yang tepat untuk mengobati patah tulang.

Pada kenyataannya pengobatan yang dilakukan dukun sangkal putung pun mengikuti prinsip pengobatan patah tulang secara kedokteran, yaitu reposisi (dengan diurut ke posisi semula) dan immobilisasi (ditopang/ diganjal dengan bidai).

Namun yang perlu digaris bawahi ketika anda melakukan pengobatan ke dukun patah tulang antara lain :

1. Bagaimanakah kesempurnaan reposisi yang dilakukan dukun patah tulang, apakah tulang tersebut benar-benar telah kembali keposisi semula. Pada dasarnya semua patah tulang akan mengalami proses penyembuhan dan menyatu kembali, namun bila posisinya tidak tepat, maka tulang akan menyambung dengan keadaan miring / bengkok atau malah tidak dapat menyatu sama sekali, sehingga dapat menimbulkan kecacatan atau penyembuhan patah tulang yang tak sempurna. Berdasarkan apa yang saya lihat, tidak sedikit pasien-pasien patah tulang yang sebelumnya berobat ke dukun sangkal putung (karena reposisi yang kuranga tepat), ketika datang ke Rumah Sakit pengeluh anggota tubuh yang tadinya patah kok terlihat bengkok atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, dan setelah di rongsen terlihat penyembuhan tulang menyatu dengan tidak tepat atau bengkok sehingga kemudian harus tetap menjalani operasi kembali untuk meluruskan tulang tersebut.

2. Bagaimanakah komplikasi dan faktor penyulit yang menyertai ?

Komplikasi patah tulang seperti contohnya infeksi pada patah tulang terbuka maupun tertutup, dimana dalam hal ini memerlukan pemberian antibiotik yang adekuat, sehingga tidak terjadi proses infeksi bakteri yang dapat berakibat fatal, sampai kematian.

3. Memang tidak semua patah tulang itu berat, dan pada umumnya, dukun patah tulang dapat menangani patah tulang yang bersifat tertutup dan sederhana, karena pada patah tulang terbuka, dan lebih berat tetap memerlukan tindakan operasi.

4. Bagaimana pertanggungjawaban medis seorang dukun patah tulang terhadap pasiennya.

Beberapa dukun sangkal putung memang menggunakan juga fasilitas kedokteran seperti foto rontgen, obat-obat antibiotik, dan obat-obat penahan rasa sakit. Namun biasanya setelah penggunaan fasilitas kedokteran tersebut, maka biaya pengobatannya pun menjadi tetap mahal.

Ditinjau dari segi biaya, memang pengobatan operasi orthopaedi/ bedah tulang memakan banyak biaya, sehingga bagi masyarakat golongan ekonomi yang rendah sangatlah sulit untuk mendapatkan pengobatan ini, dan terpaksa menjalani pengobatan alternatif dukun patah tulang, dengan resiko hasil dari proses penyembuhan patah tulang yang terkadang kurang sempurna untuk kasus kasus tertentu bahkan jika dibiarkan saja bisa menjadi suatu kecacatan. Dan bila ingin diperbaiki, akan tetap memerlukan tindakan operasi, sehingga biaya yang diperlukan dan waktu yang terbuang akan lebih banyak dibandingkan penanganan secara kedokteran dari sejak awal terjadinya patah tulang.

Lain halnya jika anda langsung mempercayakan kepada dokter ahli orthopaedi atau bedah tulang, Jika diperlukan (sesuai dengan jenis dan tingkat keparahan patah tulang) dengan melakukan operasi sang dokter akan melihat langsung tulang yang patah dan saat itu juga dengan jelas dan tepat tulang yang patah tersebut disambung dengan berbagai peralatan medis yang canggih, sehingga  tulang yang patah akan tersambung dengan tepat.

 

Kesimpulan

Tidak semua jenis patah tulang memerlukan operasi, untuk mengetahui apakah perlu operasi atau tidak maka diperlukan pemeriksaan fisik oleh dokter dan pemeriksaan penunjang berupa foto rongsen.

Pada kasus kasus yang ringan boleh boleh saja mempercayakan kepada dukun patah tulang dengan syarat setelah dilakukan pembidaian harus tetap dilakukan foto rongsen untuk mengetahui apakah posisi tulang yang patah sudah tepat atau belum, jika belum tepat segera diperbaiki, karena apabila tidak tepat dan sudah terlanjur menyambung akan diperlukan operasi untuk memperbaikinya.

Sekian, semoga dapat memberi gambaran untuk mengambil langkah yang tepat dalam mengobati patah tulang.

Nah, sekarang tinggal bagai mana agar tulang cepat menyambung, baca : Tips Agar Patah Tulang Cepat Sembuh

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya:

Tulis Komentar / Konsultasi tentang Pilihan Tepat Mengobati Patah Tulang

Bisa via Facebook atau Google+ yang berada di bawah, tapi Mohon maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan "obatnya apa?", karena dokter tidak dapat memberi terapi tanpa memeriksa terlebih dahulu. Terimakasih atas kunjungannya :)

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer