Penyebab Sakit Leher dan Cara Mengatasinya

Sakit leher dapat membuat seseorang tidak dapat melakukan aktifitas harian dengan nyaman, bahkan sampai bolos kerja karena leher sakit ini. Mungkin Anda masih penasaran apa penyebab sakit leher yang saat ini sedang dialami dan bagaimana solusi mengatasinya.

Sekarang coba cermati sakit leher di bagian manakah yang sedang Anda alami, contohnya sakit leher bagian belakang, samping kanan-kiri, terasa kaku, dan gejala lain yang menyertai misalnya sakit kepala, demam, dan lain-lain. Karena ha ini penting untuk membantu menyesuaikan dengan penyebabnya.

sakit leher

Melalui media online ini mari kita pelajari berbagai penyebab sakit leher dan cara mengatasinya dengan langkah mudah yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah sebelum memeriksakannya ke dokter jika diperlukan.

Penyebab Sakit Leher

Sebagian besar sakit leher bukan merupakan kondisi yang serius dan dapat sembuh dalam beberapa hari. Namun dalam beberapa kasus, leher sakit dapat disebabkan oleh kondisi medis yang serius dan memerlukan perawatan dokter. Secara lebih rinci, berikut berbagai penyebab sakit leher.

Tegang otot
Terjadi akibat penggunaan otot-otot leher secara berlebihan atau posisi leher yang salah yang berlangsung lama contohnya terlalu lama menyetir, tidur dengan posisi kepal dan leher yang buruk, mengangkat benda berat di leher, menyentak leher selama olah raga, dan sebagainya.

Cedera leher
Leher sangat rentan terhadap cedera, bisa karena terjatuh, kecelakaan lalu lintas, dan olahraga, di mana otot-otot dan ligamen leher dipaksa untuk bergerak di luar jangkauan normalnya. Jika leher terkilir atau patah, sumsum tulang belakang juga dapat rusak. Cedera leher yang disebabkan oleh sentakan kepala yang tiba-tiba disebut “whiplash.” yang terasa sangat menyakitkan.

Kerusakan Sendi
Sama seperti semua sendi lainnya, sendi-sendi leher juga dapat mengalami keausan dengan bertambahnya usia, yang dapat menyebabkan osteoarthritis di leher. Tak jarang ini menjadi penyebab sakit leher.

Saraf terjepit (tertekan)
Herniated disc atau taji tulang di tulang belakang leher dapat menekan cabang saraf yang berasal dari sumsum tulang belakang di leher sebagai akibatnya timbullah rasa sakit di leher yang biasanya menjalar sampai ke bahu hingga tangan.

Meningitis (Radang Selaput Otak)
Meningitis adalah peradangan pada jaringan tipis yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Gejala khas yaitu leher kaku dan terasa sakit biasanya disertai dengan demam dan sakit kepala parah. Meningitis dapat mematikan dan merupakan keadaan darurat medis. Oleh karena cermati gejala meningitis, jika dicurigai segeralah periksakan ke dokter.

Cara Mengatasi Sakit Leher

Sakit leher atau kaku leher yang ringan, dapat diatasi dengan cara-cara sederhana sebagai berikut:

  • Kompres es pada leher yang sakit di hari pertama ketika leher terasa sakit sekitar 10 menit sehari 3-4 kali. Besoknya gunakan kompres air hangat atau mandi air hangat.
  • Minum obat penghilang rasa sakit (analgetik) yang dijual bebas seperti ibuprofen atau acetaminophen.
  • Istirahatkan leher Anda. Jangan olahraga, angkat berat, atau melakukan gerakan / posisi tertentu yang membuat leher tambah sakit.
  • Pijatan lembut pada leher, jangan memijat kuat-kuat karena malah akan membuat sakit leher makin parah dan tak kunjung sembuh.
  • Jika sudah mendingan, lanjtkan aktivitas normal secara perlahan, jangan dipaksa.
  • Latihan leher setiap hari. Perlahan-lahan meregangkan kepala dengan gerakan ke kiri-kanan dan atas-bawah.
  • Atur posisi yang baik, jangan biarkan leher dalam posisi buruk atau posisi monoton dalam jangka waktu yang lama.

Kapan harus ke dokter?

Jika sakit leher menetap selama lebih dari seminggu, konsultasikan dengan dokter. Apalagi disertai dengan gejala berikut:

  • Sakit leher yang parah tanpa sebab yang jelas
  • Terdapat benjolan di leher
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Susah menelan
  • Susah bernafas
  • Mati rasa dan kesemutan
  • Lemah atau tak mampu menggerakkan lengan atau tangan

Disamping itu, jika merasakan sakit leher setelah mengalami  kecelakaan atau jatuh, maka segeralah mencari pertolongan medis.

2 Komentar

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer