Sakit Ulu Hati – Penyebab, Gejala, Diganosis dan Pengobatan

Sakit ulu hati merupakan gejala sakit perut yang sering dikeluhkan oleh kebanyakan orang, kebanyakan dari mereka menduga nyeri ulu hati ini disebabkan oleh sakit maag. Memang, ini merupakan penyebab tersering, tapi tahukah Anda ternyata tidak hanya maag saja yang menjadi penyebabnya.

Dimanakah lokasi atau letak ulu hati itu?

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai sakit ulu hati ini, mari kita samakan persepi terlebih dahulu bagian perut manakah letak ulu hati itu.

Dalam dunia kedokteran ulu hati disebut epigatrium (epigastric region) yaitu terletak pada perut atas bagian tengah, kurang lebih seperti segitiga dengan tulang rusuk sebagai atap segitiganya.

letak ulu hati sakit

Gambar perut. Letak ulu hati (epigastrium) tepat di nomor 2

Pada area ulu hati ini terdapat organ-organ dalam bagian besar lambung, pankreas, usus 12 jari (duodenum), bagian atas ujung hati, otot, peritoneum, dan fasia.

Gejala dan Penyebab Sakit Ulu hati

Ada banyak penyebab sakit ulu hati umumnya berkaitan dengan organ yang terletak padanya. Penyebab tersering adalah masalah lambung atau sakit maag bahasa kerennya dispepsia. Namun ingat, ini bukanlah satu-satunya penyebab.

Penyakit GERD. Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah suatu kondisi di mana seseorang merasa sensasi terbakar di belakang tulang dada (heartburn). Sensasi ini juga dapat dirasakan di daerah ulu hati. Hal ini timbul akibat regurgitasi makanan dan asam lambung dari lambung kembali ke kerongkongan. Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan baca: Panyakit GERD

Gastritis (Radang lambung). Merupakan peradangan lapisan lambung. Terjadi akibat asam lambung yang tinggi sehingga menyebabkan ulu hati sakit, mual, kembung dan penurunan berat badan.

Ulkus Peptikum dan duodenum (Tukak lambung). Merupakan penyebab tersering nyeri ulu hati. Adanya luka pada lambung ini selain menyebabkan sakit, juga menimbulkan mual dan jika berat penderita dapat mengalami muntah darah dan BAB berwarna hitam. Pada Ulkus duodenum rasa sakit ulu hati akan lebih buruk setelah makan, yakni 2-3 jam setelah makan.

Kanker Lambung. Keganasan pada lambung juga menyebablan sakit di ulu hati. Hal ini ditandai dengan tidak hanya rasa sakit tetapi juga penurunan berat badan, sakit perut dan manifestasi lain yang berbeda.

Gastroenteritis. Merupakan penyakit peradangan pada lambung dan sekaligus usus. Gejala utama adalah nyeri perut, demam, mual dan diare.

Radang Pankreas (Pankreatitis). Radang pankreas ini dapat akut atau kronis. Pankreatitis akut menimbulkan sakit ulu hati yabg parah yang memancar ke arah belakang. Pankreatitis kronis ditandai dengan nyeri ringan di epigastrium.

Kanker Pankreas. Ini adalah salah satu penyebab dari sakit parah di daerah epigastrium.

Penyakit Kandung empedu. Batu kandung empedu ataupun peradangan pada kandung empedu biasanya menghasilkan nyeri di daerah perut kanan yang juga menjalar ke daerah ulu hati.

Penyakit Liver (Hati). Hepatitis atau peradangan hati sering menyebabkan ulu hati sakit. Peradangan hati ini paling sering akibat dari infeksi oleh virus. Hepatitis ditandai dengan perubahan kulit dan sclera mata menjadi warna kuning, tidak nafsu makan, lemes, mual, muntah dan demam.

Selain masalah pada organ-organ di atas ulu hati sakit juga dapat disebabkan oleh:

  • Batuk lama (kronis)
  • Hital hernia
  • Ketegangan otot perut
  • Aneurisma aorta abdominal

Dalam beberapa kasus, gejala sakit di ulu hati bisa menjadi tanda serangan jantung atau kondisi yang serius. Oleh karena iti Carilah perawatan medis Darurat (UGD) jika mengalami gejala-gejala berikut:

  • Nyeri dada, sesak dada, dada seperti tekanan, debar-debar (palpitasi)
  • Sakit yang menjalar ke bahu dan lengan
  • Gangguang Pernapasan seperti sesak napas, kesulitan bernapas, atau tersedak
  • Muntah darah atau muntah berwarna hitam seperti kopi.

Diagnosis Ulu Hati Sakit

Untuk menentukan masalah apa yang sebenarnya menyebabkan nyeri pada ulu hati, dokter akan melalukan wawancara (anamnesis) dan pemeriksaan fisik, jika masih belum yakin maka diperlukan pemeriksaan penunjang yang tentunya sesuai indikasi, seperti:

  • Hitung Darah Lengkap
  • Tes Darah Enzim hati dan pankreas
  • Sinar X atau rongsen
  • Endoskopi
  • USG
  • CT-scan

Pengobatan Sakit Ulu Hati

Pengobatan yang diberikan akan tergantung pada diagnosis. Berikut ini adalah obat sakit uluhati yang biasanya diresepkan untuk mengatasi atau meringankan gejala.

H2 Reseptor Blockers. Obat maag ini biasanya diresepkan untuk mengobati tukak lambung dan heartburn. Berfungsi mencegah pembentukan asam lambung yang berlebihan.

Antasida. Obat maag yang cukup terkenal ini berfungsi untuk menetralkan asam lambung. Garam-garam yang mengandung aluminium dan magnesium dalam antasida ini biasanya diberikan untuk mengobati ulkus peptikum.

Obat anti-inflamasi Non steroid (NSAID). Obat ini cukup membantu mengurangi rasa sakit, peradangan dan demam. Contohnya Ibuprofen. Namun obat ini tidak dianjurkan untuk gangguan lambung karena akan memperberat penyakit.

Biasanya sakit ulu hati yang ringan tidak mengancam nyawa dan akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika sakit ulu hati dirasa sangat berat atau parah dengan gejala-gejala penyerta lainnya maka memerlukan intervensi medis segera. Cara terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter ketika Anda mengalami hal ini.

18 Komentar

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer