Tanda-tanda Dehidrasi pada Anak

Bayi dan anak-anak lebih rentan terhadap dehidrasi dibandingkan orang dewasa. Dehidrasi pada anak-anak dapat berkembang dengan cepat dan sangat berbahaya. Dehidrasi bisa terjadi jika bayi dan anak-anak mengalami kekurangan cairan akibat muntah, diare, demam, atau berkeringat. Dehidrasi dapat berupa dehidrasi ringan yang mudah diatasi, dehidrasi sedang, atau dehidrasi berat. Dehidrasi berat dapat menyebabkan shock, kondisi yang mengancam jiwa.

Anak-anak dan bayi mungkin belum dapat menyampaikan apa yang sedang ia rasakan kepada orang tuanya, sehingga agak sulit untuk mengtahui tanda-tanda dehidrasi pada anak. Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa anak kita mengalami dehidrasi?

dehidrasi pada anak bayi

Berikut tanda-tanda dehidrasi pada anak yang harus anda waspadai.

Tanda-tanda dehidrasi ringan pada anak:

  •      Anak lebih haus daripada biasanya (rewel).
  •      Urin anak lebih gelap dari biasanya.

Tanda-tanda dehidrasi sedang pada anak:

  •      Anak jauh lebih haus daripada biasanya.
  •      Mulut dan mata anak lebih kering dari biasanya.
  •      Urin anak jauh lebih gelap dari biasanya.
  •      Tidak pipis selama 6-8 jam atau lebih.
  •      Tidak ada air mata saat menangis
  •      Merasa pusing saat dia berdiri atau duduk tegak.

Tanda-tanda dehidrasi berat pada anak:

  •      Mulut dan mata anak sangat kering.
  •      Tidak pipis selama 12 jam atau lebih.
  •      Anak tampaknya tidak waspada atau tidak mampu berpikir jernih.
  •      Anak terlalu lemah atau pusing untuk berdiri.
  •      Anak mungkin pingsan.

Hubungi dokter jika anak Anda memiliki salah satu dari gejala dan tanda berikut:

  • Mulut kering
  • Menangis tanpa air mata
  • Tidak pipis selama enam jam
  • Mata cekung
  • Darah dalam tinja
  • Nyeri perut
  • Muntah selama lebih dari 24 jam, atau muntah yang konsisten berwarna hijau
  • Demam tinggi lebih dari 103 F (39,4 C)
  • Kurang aktif dari biasanya
  • Buang air kecil lebih dari biasanya

Dehidrasi berat merupakan keadaan darurat medis, sehingga Anda harus segera membawanya ke Unit Gawat Darurat (UGD).

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer