Polysilane adalah obat maag sekaligus perut kembung yang mengandung tiga kombinasi zat aktif; dimetilpolisiloksan, aluminium hidroksida, dan magnesium hidroksida. Obat ini digunakan untuk mengatasi gejala maag akibat asam lambung tinggi seperti nyeri ulu hati, sering bersendawa, rasa penuh pada perut, dan sebagainya.

Mengenal Obat Polysilane

Polysilane (baca: polisilen) merupakan sebuah merek obat maag yang cukup dikenal di tengah masyarakat kita. Obat ini dapat dibeli di apotek atau toko obat tanpa memerlukan resep dokter.

polysilane obat maag

Obat ini tersedia dalam dua bentuk, yaitu Polysilane tablet dan Polysilane syrup suspensi. Keduanya memiliki komposisi bahan aktif yang sama untuk setiap tablet kunyah setara dengan 5 ml (1 sedok takar) sirup suspensi mengandung:

  • Dimetilpolisiloksan 80mg
  • Aluminium Hidroksida (Mg(OH)2) 200mg
  • Magnesium Hidroksida (Al(OH)3) 200mg

Dimetilpolisiloksan merupakan zat aktif yang bertugas untuk mengurangi gas dalam saluran cerna. Gas-gas di lambung dan usus bisa terbentuk akibat asam lambung yang tinggi, intoleransi makanan, makanan tidak tercerna sempurna, ataupun pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Jika dibiarkan begitu saja gas yang terkumpul akan menyebabkan kembung dan perut terasa penuh.

Aluminium Hidroksida dan Magnesium Hidroksida merupakan kombinasi pas yang sering disebut sebagai antasida. Sesuai dengan namanya antasida berarti (anti acid atau asam) yang menetralkan asam lambung yang sudah terbentuk sehingga mampu meringankan atau bahkan mengatasi rasa sakit ulu hati akibat iritasi asam lambung dan pepsin pada lapisan lambung. Kombinasi keduanya memiliki efek menguntungkan, karena magnesium hidroksida memiliki efek laksatif yang dapat mengurangi efek konstipasi aluminium hidroksida.

Indikasi

Polysilane obat apa? Dengan memperhatikan komposisi dan masing-masing mekanisme kerjanya, maka obat maag Polysilane digunakan untuk kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Asam lambung tinggi
  • Gastritis atau radang lambung
  • Tukak lambung (ulkus gaster)
  • Tukak usus dua belas jari

Kondisi-kondisi di atas menyebabkan gejala-gejala seperti mual, nyeri ulu hati, nyeri perut kiri atas, perut kembung,  rasa penuh pada perut, sering bersendawa, dan sebagainya.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat Polysilane, kondisi-kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakannya.

  • Tidak boleh diberikan pada pasien yang alergi terhadap komponen obat.
  • Tidak dianjurkan pemberian pada penderita gangguan fungsi ginjal yang berat, jika dipaksakan berpotensi menimbulkan hipermagnesia atau tingginya kadar magnesium (Mg) dalam tubuh.
  • Tidak direkomendasikan untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun, kecuali dokter menganjurkannya.

Dosis Polysilane dan Cara Penggunaan

Berikut ini merupakan dosis yang dianjurkan berdasarkan usia pemakai dan bentuk sediaan obat:

  • Anak-anak  usia 6 -12 tahun: Digunakan 3-4 kali sehari, 1/2 – 1 tablet. Pada anak-anak lebih direkomendasikan Polysilane syrup 1/2 – 1 sendok takar.
  • Dewasa : Digunakan 3-4 kali sehari, 1-2 tablet atau setara dengan Polysilane syrup 1 – 2 sendok takar.

Keterangan:

  • Bentuk sirup memiliki keunggulan lebih cepat bekerja.
  • Diminum saat perut dalam keadaan kosong, yaitu 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.
  • Digunakan juga menjelang tidur (untuk mencegah kambuh).
  • Agar bekerja lebih efektif, Polysilane tablet dikonsumsi dengan cara dikunyah lembut terlebih dahulu sebelum ditelan.
  • Obat tidak perlu dihabiskan, hentikan penggunaan apabila gejala maag sudah menghilang.

Efek Samping Polysilane

Seperti halnya obat-obatan lain, Polysilane juga memiliki potensi efek samping. Adapun beberapa efek samping yang bisa muncul berdasarkan komponen obat antara lain:

  • Dimetilpolisiloksan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menemukan adanya efek samping yang merugikan terkait zat ini.
  • Magnesium dalam antasida dapat menyebabkan diare. Namun efek samping ini dapat diminimalisir dengan kandungan aluminium di dalamnya.
  • Aluminium dalam obat ini berpotensi menyebabkan sembelit. Namun hal ini dapat diminimalisir dengan kandungan Magnesium, dengan minum banyak cairan dan olahraga. Aluminium juga dapat mengikat fosfat di dalam usus. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya kadar fosfat dalam tubuh, terutama pada penggunaan dosis besar dan dalam waktu yang lama.

Gejala-gejala efek samping tersebut akan hilang bila pemakaian obat Polysilane dihentikan.

Temui dokter segera, apabila Anda mengalami gejala kekurangan fosfat seperti tidak nafsu makan, kelelahan, dan lemah otot. Juga apabila mengalami gejala yang lebih serius seperti pusing atau pingsan.

Informasi Keamanan

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, hendaknya memperhatikan beberapa aspek keamanan obat berikut ini:

  • Tidak dianjurkan digunakan terus menerus lebih dari 2 minggu, kecuali dokter menganjurkannya.
  • Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, apabila hendak menggunakan Polysilane untuk ibu hamil dan menyusui.
  • Berikan selang waktu 1 -2 jam, apabila sedang menggunakan obat tukak lambung lain seperti simetidin atau antibiotika tetrasiklin (super tetra)
  • Harap waspada apabila diberikan pada penderita yang memiliki fosfor rendah karena efek samping obat ini akan memperburuk keadaan.